Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Megawati Hangestri Menggila! Red Sparks Bungkam IBK Altos 3-0, Awal Sejarah 13 Kemenangan Beruntun di Liga Voli Korea

Dyah Wulandari • Selasa, 28 April 2026 | 19:12 WIB
Megawati Hangestri cetak 23 poin saat Red Sparks kalahkan IBK Altos 3-0 dan mulai rekor 13 kemenangan beruntun
Megawati Hangestri cetak 23 poin saat Red Sparks kalahkan IBK Altos 3-0 dan mulai rekor 13 kemenangan beruntun
 
JAKARTA - Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian publik Liga Voli Korea setelah tampil luar biasa saat membawa Red Sparks membungkam IBK Altos dengan skor telak 3-0 pada 30 November 2024.

Laga ini bukan sekadar kemenangan biasa. Pertandingan pekan ke-11 musim 2024-2025 tersebut menjadi titik balik kebangkitan Red Sparks sekaligus awal dari sejarah besar berupa 13 kemenangan beruntun yang kemudian tercatat sebagai rekor baru klub.

Di balik cerita besar itu, nama Megawati Hangestri menjadi pusat sorotan. Opposite hitter asal Indonesia tersebut tampil dominan, mencetak 23 poin dan menjadi motor utama kemenangan Red Sparks di hadapan ribuan pendukung tuan rumah di Hwaseong Indoor Gymnasium.

Baca Juga: Megawati Hangestri Bikin Heboh di Proliga 2026, Tangan “Berubah” di Deli Serdang hingga Netizen Sebut Fix Bukan Manusia

Red Sparks Datang dengan Tekanan Besar

Sebelum laga melawan IBK Altos, situasi Red Sparks jauh dari ideal. Dari 10 pertandingan awal musim, mereka hanya meraih empat kemenangan dan menelan enam kekalahan.

Lebih buruk lagi, dari enam pertandingan terakhir sebelum duel ini, Red Sparks hanya menang sekali, itu pun dengan susah payah saat menghadapi GS Caltex. Kekalahan demi kekalahan membuat tim mulai diragukan.

Baca Juga: Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik April 2026, Ada Kamera Sony, Baterai 7000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Sebaliknya, IBK Altos sedang berada dalam performa terbaik. Mereka mengoleksi delapan kemenangan dari 10 pertandingan dan datang dengan enam kemenangan beruntun.

Secara statistik, mental, hingga momentum pertandingan, IBK Altos jauh lebih diunggulkan. Mereka bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh publik dan baru saja mengalahkan Red Sparks pada pertemuan sebelumnya.

Namun, Megawati Hangestri datang dengan keyakinan besar.

Baca Juga: Daftar Pemain Jakarta Pertamina Enduro Proliga 2026 Terungkap! Ada Megawati Hangestri dan Deretan Bintang Muda

“Bahkan jika saya sesekali mengalami penurunan performa, saya akan mengatasinya seperti yang saya lakukan musim lalu. Saya akan tampil lebih baik tahun ini,” ujar Mega dalam kutipan media Korea Selatan.

Kalimat itu menjadi bukti bahwa Megawati tidak datang ke Liga Voli Korea sekadar sebagai pemain asing biasa, tetapi untuk meninggalkan jejak besar.

Megawati dan Bukilic Hancurkan Mental IBK Altos

Sejak awal set pertama, Red Sparks langsung mengambil inisiatif menyerang. Servis keras Bukilic dengan kecepatan hingga 90 km/jam membuat receive IBK Altos berantakan.

Baca Juga: 5 HP 1 Jutaan Terbaik 2026 yang Paling Laris, Galaxy A07 hingga Advan X1 Punya Spek Bikin Kaget

Momentum itu dimanfaatkan sempurna oleh Megawati Hangestri. Spike kerasnya langsung menghantam pertahanan lawan meski dihadang Yuk So-young dan Choi Jeong-min.

Tak hanya menyerang, Mega juga menunjukkan kualitas bloknya. Saat Victoria Danchak mencoba spike keras, Megawati membaca arah bola dengan sempurna dan menghasilkan stuff block yang membuat lawan frustrasi.

Beberapa saat kemudian, giliran Mega melancarkan spike silang tajam yang gagal dijangkau setter asal China, Chen Xintong.

Baca Juga: Proliga 2026 Grand Final di Yogyakarta Makin Panas! Megawati Hangestri Beber Strategi Jakarta Pertamina Enduro Bidik Juara

Kombinasi brutal Megawati dan Bukilic membuat mental IBK Altos runtuh. Chen Xintong dan Victoria Danchak terlihat bermain di bawah performa terbaik mereka hingga akhirnya sempat ditarik keluar oleh pelatih.

Menjelang akhir set pertama, Mega kembali memperlihatkan kelasnya lewat back attack mematikan dari lini belakang. Timing lompatan yang sempurna membuat blok lawan terlambat bereaksi.

Set pertama pun ditutup dengan dominasi penuh Red Sparks.

Baca Juga: Rekomendasi HP Sejutaan RAM 8 GB Terbaik 2026, Memori 256 GB dan Baterai 6000 mAh Bikin Netizen Kaget

Queen of Headshot dan Teror di Set Kedua

Memasuki set kedua, tekanan Red Sparks semakin intens. Salah satu momen paling diingat terjadi saat Megawati melepaskan spike silang keras yang menghantam paha Victoria Danchak.Peristiwa itu membuat banyak penggemar kembali menyebut Mega sebagai “Queen of Headshot”.

Awalnya, blok Choi Jeong-min sempat memantulkan bola ke area Red Sparks. Namun Nohran melakukan dig sempurna dan menyelamatkan rally.

Baca Juga: Taktik Persib Bandung Era Bojan Hodak Makin Ganas, Tom Haye Bersinar, Peluang Hattrick Juara Kian Nyata

Pada serangan kedua, pergerakan cepat Jung Ho-young sukses mengecoh blok lawan. Megawati langsung membaca celah dan melepaskan spike tajam ke arah Victoria.

Bola melesat keras dan tepat menghantam paha sang opposite hitter IBK Altos.

Bukan hanya menghasilkan poin, momen itu juga menjadi pukulan mental besar bagi tim tuan rumah.

Baca Juga: Persib Bandung Resmi Gaet Cyrus Margono dan Gaston Avila, Amunisi Baru Maung Bandung Bikin Rival Waswas!

Statistik Megawati Hangestri Bikin Kagum

Memasuki set ketiga, Red Sparks tampil semakin matang. Variasi serangan yang rapi membuat blok lawan terus salah membaca arah bola.

Megawati kembali menjadi eksekutor utama. Bahkan dalam situasi satu lawan satu menghadapi blocker lawan, spike Mega tetap tak terbendung.

Baca Juga: Taktik Persib Bandung Era Bojan Hodak Makin Ganas, Tom Haye Bersinar, Peluang Hattrick Juara Kian Nyata

Pertandingan akhirnya berakhir hanya dalam tiga set dengan skor telak 25-17, 25-13, dan 25-14. Total laga berlangsung selama 1 jam 16 menit.

Berdasarkan data resmi dari KOVO, Megawati Hangestri mencetak 23 poin dengan attack success rate mencapai 56,76 persen.

Sementara tandemnya, Bukilic, mencetak 22 poin dengan efektivitas serangan 51,35 persen.

Baca Juga: Persib Bandung Bungkam Persija 1-0! Taktik Man to Man Marking Bojan Hodak Bikin Macan Kemayoran Tak Berkutik

Sebaliknya, Victoria Danchak yang saat itu berstatus top skor sementara Liga Voli Korea hanya mampu menghasilkan 14 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 38,89 persen.

Statistik tersebut menjadi bukti betapa dominannya Megawati Hangestri dalam pertandingan ini.

Lebih dari sekadar kemenangan, laga 30 November 2024 menjadi awal dari sejarah besar Red Sparks dan titik lahirnya rekor 13 kemenangan beruntun.

Baca Juga: Persib Bandung Rekrut Layvin Kurzawa dan Dion Mars di Bursa Transfer Liga 1 Januari 2026, Sinyal Kuat Bidik Gelar dan ACL2!

Dan di pusat cerita itu, nama Megawati Hangestri berdiri paling terang.

Editor : Dyah Wulandari
#IBK Altos #13 kemenangan beruntun #Red Sparks #Liga Voli Korea #Megawati Hangestri