Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Drama Proliga 2026! Hoaks Wilma Salas Mundur Dibongkar, Irina Foronkova Kritik Keras JPE Usai Kalah dari Elektrik PLN

Divka Vance Yandriana • Senin, 4 Mei 2026 | 22:20 WIB
Hoaks Wilma Salas mundur dari JPE terbongkar usai laga Proliga 2026. Simak fakta, kritik Foronkova, dan peluang tim!
Hoaks Wilma Salas mundur dari JPE terbongkar usai laga Proliga 2026. Simak fakta, kritik Foronkova, dan peluang tim!

JAKARTA - Isu panas mengenai Wilma Salas mundur dari Jakarta Pertamina Enduro (JPE) akhirnya terbukti tidak benar alias hoaks. Kabar yang sempat viral di media sosial itu muncul setelah kekalahan dramatis JPE dari Jakarta Elektrik PLN pada laga pembuka Final Four Proliga 2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, JPE harus menyerah dengan skor tipis 2-3. Kekalahan ini langsung memicu berbagai spekulasi, termasuk isu Wilma Salas mundur hingga kritik tajam dari pemain asing anyar, Irina Foronkova.

Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, kabar mengenai Wilma Salas mundur dipastikan hanya karangan belaka. Informasi tersebut sengaja dibuat sebagai edukasi agar publik lebih bijak dalam menyaring berita yang beredar di media sosial.

Baca Juga: Tecno Pova 8 Series Siap Guncang Pasar HP Gaming 2026, Snapdragon Baru dan Layar 4.500 Nits Jadi Senjata Utama

Kritik Pedas Foronkova Jadi Sorotan

Di balik isu tersebut, perhatian justru tertuju pada pernyataan Irina Foronkova. Pemain asal Rusia itu secara terbuka mengkritik pola permainan JPE, khususnya distribusi bola yang dinilai kurang efektif.

Menurutnya, dalam beberapa momen krusial, bola tidak diarahkan kepada pemain yang sedang dalam performa terbaik. Ia menyebut bahwa variasi serangan JPE terlalu mudah dibaca lawan, terutama oleh blok solid milik Jakarta Elektrik PLN.

“Ini bukan sekadar soal kalah atau menang, tapi bagaimana tim bermain di lapangan,” ujarnya usai pertandingan.

Baca Juga: Alva One XP Motor Listrik Meluncur: TFT Full Warna, Jarak Tempuh 140 Km, Harga Bisa Jadi Rp31 Juta Usai Subsidi!

Foronkova juga menyinggung bahwa dirinya dan Megawati Hangestri Pertiwi tidak mendapatkan peran maksimal dalam skema permainan. Padahal, keduanya dianggap sebagai ujung tombak utama tim.

Kekalahan Dramatis di Laga Perdana

Pada set pertama, JPE sebenarnya tampil dominan. Kombinasi serangan antara Megawati, Foronkova, dan Wilma Salas sempat membuat lawan kewalahan.

Namun memasuki set berikutnya, ritme permainan berubah drastis. Jakarta Elektrik PLN berhasil bangkit dengan pertahanan rapat dan blok yang disiplin.

Baca Juga: Motor Listrik Smooth Zuzu Mirip Vespa Bikin Heboh! Harga Rp19 Juta, Bisa Jadi Rp12 Jutaan dengan Subsidi, Ini Fakta Lengkapnya

Dipimpin oleh pemain andalan mereka, tim PLN sukses membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan di set penentuan. Hasil ini sekaligus membawa mereka ke puncak klasemen sementara Final Four Proliga 2026.

Isu Internal dan Evaluasi Tim

Kekalahan ini juga memunculkan dugaan adanya masalah internal dalam tim JPE. Suasana ruang ganti disebut cukup tegang usai pertandingan.

Meski demikian, manajemen tim belum memberikan pernyataan resmi terkait isu tersebut. Fokus utama saat ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi laga berikutnya.

Kabar Wilma Salas mundur yang sempat beredar pun menjadi pengingat penting bahwa tidak semua informasi di media sosial dapat dipercaya.

Megawati Jadi Sorotan Internasional

Di sisi lain, nama Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian publik internasional. Atlet yang dijuluki “Megatron” itu bahkan menjadi trending di Korea Selatan.

Hal ini dipicu oleh kabar reuni dirinya dengan mantan rekan setim di klub Red Sparks, yang disambut antusias oleh penggemar voli.

Popularitas Megawati dinilai menjadi aset penting bagi JPE, terutama dalam menjaga mental tim di tengah tekanan kompetisi.

Peluang JPE Masih Terbuka

Meski kalah di laga pembuka, peluang JPE untuk melaju ke babak final masih terbuka lebar. Kompetisi Final Four masih menyisakan beberapa pertandingan krusial.

Dengan materi pemain yang dimiliki, termasuk Megawati dan Foronkova, JPE diyakini mampu bangkit jika mampu memperbaiki pola permainan.

Kunci utama ada pada konsistensi dan kemampuan tim dalam membaca situasi pertandingan.

Isu Wilma Salas mundur yang sempat viral kini telah terbantahkan. Fokus tim pun kembali ke lapangan, mengejar target mempertahankan gelar juara Proliga 2026.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Wilma Salas #wilma salas voli