JAKARTA - Persaingan menuju seri MotoGP Prancis 2026 dipastikan berlangsung panas akhir pekan ini. Sirkuit Le Mans kembali menjadi pusat perhatian setelah sejumlah pembalap tampil impresif pada seri sebelumnya di MotoGP Spanyol. Nama Alex Marquez, Marco Bezzecchi, hingga Marc Marquez diprediksi bakal menjadi sorotan utama dalam perebutan podium di MotoGP Prancis 2026.
MotoGP Prancis 2026 menjadi salah satu balapan paling dinanti musim ini. Selain karena atmosfer fanatik publik Le Mans, duel para pembalap papan atas juga dipastikan berlangsung sengit. Alex Marquez datang dengan modal kuat usai tampil sempurna di MotoGP Spanyol dan sukses mengamankan kemenangan kandang secara beruntun.
Pembalap bernomor 73 tersebut perlahan bangkit setelah awal musim yang tidak mudah. Kini Alex Marquez bertekad mencetak kemenangan beruntun pertamanya di kelas premier MotoGP. Saat ini dirinya berada di posisi ketujuh klasemen sementara dan ingin terus mendekati barisan depan.
Marc Marquez Incar kebangkitan di Le Mans. Sementara itu, kakaknya Marc Marquez justru datang dengan tekanan besar. Rider bernomor 93 itu mengalami kecelakaan pada seri sebelumnya dan kembali gagal menuntaskan balapan utama. Meski demikian, Le Mans tetap menjadi salah satu trek favorit Marc Marquez.
Meski belum pernah menang lagi di Le Mans sejak 2019, Marc punya catatan cukup konsisten di sana. Pada musim lalu ia finis kedua setelah duel sengit di lap terakhir melawan rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Kini sang juara dunia bertahan berharap bisa meraih kemenangan Grand Prix pertamanya musim ini.
Namun tantangan terbesar datang dari Marco Bezzecchi. Pembalap Aprilia tersebut tampil luar biasa sepanjang MotoGP 2026 dan kini memimpin klasemen sementara. Meski gagal menang pada seri sebelumnya, Bezzecchi tetap finis kedua dan menjaga konsistensi podium.
Le Mans juga menyimpan kenangan manis bagi Bezzecchi karena ia pernah menang di sana pada 2023. Dengan performa motor Aprilia yang sedang kompetitif, peluang Bezzecchi kembali berjaya terbuka lebar. Aprilia Sedang Panas di MotoGP 2026.
Dominasi Aprilia menjadi cerita menarik sepanjang musim ini. Jorge Martin yang kini membela Aprilia juga menunjukkan performa menjanjikan. Pembalap nomor 89 itu finis keempat pada seri sebelumnya dan kembali ke Le Mans dengan motivasi tinggi setelah pernah menang di sana pada 2024.
Tak hanya itu, seluruh motor Aprilia kini berhasil masuk delapan besar klasemen sementara. Raul Fernandez menempati posisi keenam, sedangkan Ai Ogura berada di posisi kedelapan. Konsistensi tersebut membuat Aprilia menjadi pabrikan paling diperhitungkan jelang MotoGP Prancis 2026.
Meski demikian, Ducati belum habis. Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati dengan posisi tertinggi di klasemen sementara. Rider Italia itu sudah mengoleksi tiga podium sepanjang musim, termasuk hasil bagus pada seri terakhir.
Francesco Bagnaia juga diprediksi tampil agresif. Meski sempat meraih podium sprint race di seri sebelumnya, Bagnaia gagal finis pada balapan utama. Le Mans bisa menjadi ajang pembuktian sekaligus balas dendam setelah dirinya terjatuh di sana musim lalu. KTM dan pembalap kejutan siap mengancam.
Persaingan di MotoGP Prancis 2026 tidak hanya melibatkan nama-nama besar. Pedro Acosta kembali berpotensi menjadi kuda hitam setelah tampil kompetitif di beberapa seri awal musim. Rekan setimnya di KTM, Enea Bastianini, juga mulai menunjukkan tren positif dan kini masuk 10 besar klasemen.
Bastianini punya modal kuat karena pernah menang di Le Mans saat masih membela Gresini Racing pada 2022. Karena itu, peluang pembalap Italia tersebut untuk kembali mencuri perhatian cukup terbuka.
Di sisi lain, tim Red Bull KTM Tech3 harus kehilangan Maverick Vinales yang masih cedera. Posisi Vinales akan digantikan Jonas Folger yang kembali membalap di MotoGP setelah absen selama tiga tahun.
Folger terakhir tampil di Le Mans pada 2023 dan berhasil meraih poin. Dengan prediksi cuaca yang kurang bersahabat, pengalaman Folger bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi KTM.
Publik Prancis menanti kejutan Johann Zarco, Tak lengkap membahas MotoGP Prancis tanpa menyinggung Johann Zarco. Pembalap tuan rumah itu mencetak sejarah musim lalu setelah menjadi rider Prancis pertama yang menang di kelas utama MotoGP di kandang sendiri sejak 1954.
Selebrasi backflip Zarco menjadi salah satu momen paling ikonik musim lalu. Kini ia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih hasil terbaik musim ini berupa finis ketujuh.
Selain Zarco, publik Prancis juga berharap banyak kepada Fabio Quartararo. Musim lalu Quartararo sempat merebut pole position di Le Mans sebelum akhirnya gagal finis akibat terjatuh ke gravel.
Diperkirakan lebih dari 300 ribu penonton akan memadati Le Mans sepanjang akhir pekan. Balapan MotoGP Prancis 2026 sendiri dimulai sejak sesi latihan bebas Jumat pagi waktu setempat dan diprediksi kembali menghadirkan drama seru seperti musim lalu. (*)
Editor : Adinda Putri Sefiana