JAKARTA - Duel panas Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League dipastikan kembali menyita perhatian publik sepak bola nasional. Meski pertandingan tidak digelar di Jakarta dan dipindahkan ke Samarinda, tensi rivalitas klasik kedua tim dipastikan tetap membara. Persib Bandung bahkan mendapat dukungan besar dari Bobotoh yang siap menyambut skuad Maung Bandung setibanya di Kota Tepian.
Laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta bukan sekadar perebutan tiga poin biasa. Pertemuan dua rival abadi ini selalu menghadirkan atmosfer berbeda yang sarat gengsi, emosi, dan harga diri. Karena itu, dukungan Bobotoh jelang pertandingan menjadi sorotan utama.
Meski pihak liga melarang suporter hadir langsung di stadion, Bobotoh tetap menunjukkan loyalitas tinggi kepada Persib Bandung. Kabar yang beredar menyebutkan Bobotoh di Samarinda telah bersiap memberikan dukungan moral dan pengawalan bagi skuad asuhan Bojan Hodak sebelum pertandingan dimulai.
Dukungan tersebut dianggap sangat penting untuk meningkatkan motivasi pemain Persib yang tengah berada dalam tekanan besar di penghujung musim kompetisi. Apalagi kemenangan atas Persija Jakarta bisa menjadi momentum penting dalam menjaga posisi di papan atas klasemen.
Bobotoh Jadi Kekuatan Tambahan Persib Bandung
Antusiasme Bobotoh juga terlihat saat Persib Bandung menggelar sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api sebelum bertolak ke Samarinda. Ribuan suporter hadir memberikan semangat langsung kepada Marc Klok dan kolega.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, mengaku takjub dengan dukungan luar biasa yang diberikan Bobotoh. Menurutnya, atmosfer tersebut menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk memenangkan laga melawan Persija Jakarta.
Umuh bahkan menyebut pertandingan kontra Persija layaknya partai final yang wajib dimenangkan. Ia meminta seluruh pemain tampil tanpa rasa takut demi menjaga kehormatan klub dan membalas dukungan luar biasa dari Bobotoh.
“Bobotoh itu tenaga ke-12. Ini final yang sebenarnya. Jangan sampai kita draw apalagi kalah,” ujar Umuh.
Atmosfer dukungan Bobotoh ternyata juga meninggalkan kesan mendalam bagi pemain anyar Persib Bandung, Layvin Kurzawa. Mantan pemain PSG tersebut membagikan momen dukungan suporter Persib melalui akun Instagram pribadinya.
Kurzawa menuliskan kalimat yang langsung mendapat perhatian besar dari Bobotoh. “Yang lain punya supporter, tapi kami punya Bobotoh,” tulis pemain asal Prancis itu.
Bagi Kurzawa, pertandingan melawan Persija Jakarta menjadi pengalaman pertamanya merasakan atmosfer El Clasico Indonesia. Pasalnya, ia baru bergabung dengan Persib Bandung pada putaran kedua musim ini sehingga absen pada pertemuan pertama kedua tim.
Kehadiran Kurzawa diharapkan mampu menambah kekuatan dan mental bertanding Persib Bandung. Pengalaman sang pemain di laga-laga besar Eropa dinilai bisa membantu para pemain muda Maung Bandung menghadapi tekanan pertandingan penuh gengsi.
Persija Jakarta Kecewa Laga Dipindah ke Samarinda
Di sisi lain, kubu Persija Jakarta mengaku kecewa karena kembali gagal menjamu Persib Bandung di Jakarta. Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyebut timnya sebenarnya ingin bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Namun, faktor keamanan membuat pertandingan dipindahkan ke Samarinda. Mauricio Souza mengaku tidak bisa berbuat banyak karena keputusan sepenuhnya berada di tangan operator liga dan pihak keamanan.
Menurut pelatih asal Brasil itu, bermain di kandang sendiri sangat penting bagi Persija Jakarta. Dukungan suporter dinilai bisa menjadi motivasi tambahan bagi Macan Kemayoran untuk menghadapi rival berat seperti Persib Bandung.
“Kami sangat menyesal pertandingan dipindah dari Jakarta. Sangat penting bermain di hadapan suporter kami,” ujar Mauricio Souza.
Fakta menarik pun terungkap jelang laga ini. Persija Jakarta ternyata sudah tujuh tahun tidak menjamu Persib Bandung di Jakarta. Terakhir kali Persija menghadapi Persib sebagai tuan rumah di ibu kota terjadi pada 2019 silam.
Sejak kompetisi kembali berjalan usai pandemi Covid-19, Persija selalu menjadi tim musafir saat berstatus tuan rumah melawan Persib Bandung. Mauricio Souza pun mengaku sedih melihat kondisi tersebut.
Ia menilai situasi itu tidak masuk akal karena pertandingan sepak bola seharusnya bisa digelar normal dengan dukungan penuh suporter tuan rumah. Mauricio berharap ke depan duel Persija kontra Persib kembali bisa dimainkan di Jakarta tanpa kendala.
Kini publik tinggal menantikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam duel sarat gengsi tersebut. Persib Bandung datang dengan dukungan moral luar biasa dari Bobotoh, sementara Persija Jakarta bertekad membalas kekecewaan dengan kemenangan penting di Samarinda.
Editor : Novica Satya Nadianti