JAKARTA - Persaingan kompetisi BRI Super League musim 2026-2027 semakin memanas jelang berakhirnya musim. Sementara itu, kompetisi Pegadaian Liga 2 dipastikan resmi selesai dan melahirkan tiga tim promosi yang akan tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Tiga klub yang berhasil memastikan tiket promosi ke BRI Super League adalah Garuda Yaksya FC, PSS Sleman, dan Adiak Aksya FC. Ketiga tim tersebut sukses melewati persaingan ketat sepanjang musim Pegadaian Liga 2.
Keberhasilan Garuda Yaksya FC promosi menjadi salah satu sorotan utama. Klub asal Bogor itu tampil konsisten sepanjang musim dan berhasil keluar sebagai juara Grup A dengan raihan 52 poin.
Sementara dari Grup B, persaingan berlangsung jauh lebih sengit. PSS Sleman akhirnya berhasil mengamankan posisi juara grup setelah unggul selisih gol atas Persipura Jayapura yang harus puas finis di posisi kedua meski memiliki jumlah poin yang sama.
Garuda Yaksya FC Tampil Dominan
Garuda Yaksya FC menjadi salah satu tim yang paling konsisten di Pegadaian Liga 2 musim ini. Klub tersebut mampu menjaga performa stabil hingga akhirnya keluar sebagai pemuncak klasemen Grup A.
Dengan koleksi 52 poin, Garuda Yaksya FC memastikan diri promosi langsung ke BRI Super League musim depan. Keberhasilan itu sekaligus menjadi pencapaian besar bagi klub yang diproyeksikan siap memberikan kejutan di Liga 1 Indonesia.
Selain Garuda Yaksya FC, PSS Sleman juga berhasil kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. Klub berjuluk Super Elang Jawa itu sukses mengamankan tiket promosi usai unggul produktivitas gol atas Persipura Jayapura.
Persipura sendiri harus menerima kenyataan pahit gagal promosi meski tampil cukup kompetitif sepanjang musim. Klub asal Papua tersebut kembali tertahan di Liga 2 setelah kalah bersaing di fase penentuan.
Adiak Aksya FC Rebut Tiket Terakhir
Satu tiket promosi terakhir berhasil diamankan Adiak Aksya FC. Klub asal Banten itu sukses menumbangkan Persipura Jayapura dengan skor tipis 1-0 dalam laga playoff perebutan tiket promosi.
Kemenangan tersebut memastikan Adiak Aksya FC tampil di BRI Super League musim depan bersama Garuda Yaksya FC dan PSS Sleman.
Keberhasilan klub promosi ini diprediksi akan menambah warna baru dalam kompetisi Liga 1 Indonesia. Sejumlah tim promosi bahkan mulai aktif membangun skuad demi mampu bersaing di kasta tertinggi musim depan.
PSBS Biak dan Semen Padang Resmi Terdegradasi
Di sisi lain, dua tim dipastikan harus turun kasta ke Liga 2 musim depan. PSBS Biak menjadi tim pertama yang resmi terdegradasi setelah terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 18 poin.
Baca Juga: 10 Ribu Bobotoh Padati GBLA, Marc Klok Janji Bawa Persib Bandung Menang atas Persija di Samarinda
Selain PSBS Biak, Semen Padang FC juga dipastikan turun kasta usai hanya mampu mengoleksi 20 poin hingga pekan akhir kompetisi.
Hasil buruk sepanjang musim membuat kedua tim gagal mempertahankan posisi mereka di BRI Super League. Musim depan, PSBS Biak dan Semen Padang akan kembali berjuang di kompetisi Liga 2.
Empat Tim Masih Terancam Degradasi
Meski dua tim sudah dipastikan terdegradasi, persaingan di papan bawah klasemen masih berlangsung ketat. Setidaknya ada empat klub yang masih berpeluang menyusul turun ke Liga 2.
Persis Solo menjadi tim yang paling rawan setelah berada di posisi ke-16 dengan raihan 27 poin. Situasi Persis semakin sulit karena harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
Selain Persis Solo, Persijap Jepara yang mengoleksi 31 poin juga belum aman dari ancaman degradasi.
Kemudian ada Madura United dengan 32 poin dan PSM Makassar yang mengumpulkan 34 poin. Keempat tim tersebut masih harus berjuang keras demi memastikan bertahan di BRI Super League musim depan.
Persaingan sengit di papan bawah diprediksi akan menjadi perhatian besar hingga akhir musim. Satu kesalahan kecil saja bisa membuat tim harus turun kasta ke Liga 2 musim depan.
Editor : Novica Satya Nadianti