Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

FIFA ASEAN Cup 2026 Disebut Digelar di Indonesia, Format Divisi Mulai Terungkap dan Timnas Berpeluang Dongkrak Ranking FIFA

Divka Vance Yandriana • Rabu, 13 Mei 2026 | 20:15 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026 disebut digelar di Indonesia. Format divisi terungkap, Timnas berpeluang naik ranking FIFA.
FIFA ASEAN Cup 2026 disebut digelar di Indonesia. Format divisi terungkap, Timnas berpeluang naik ranking FIFA.

JAKARTA - Indonesia disebut berada di posisi terdepan untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen baru bentukan FIFA yang diproyeksikan menjadi ajang paling bergengsi di Asia Tenggara. Kehadiran kompetisi ini diyakini akan membawa dampak besar bagi perkembangan sepak bola nasional, termasuk peluang Timnas Indonesia mendongkrak ranking FIFA.

Kabar mengenai FIFA ASEAN Cup sebenarnya sudah mencuat sejak Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghadiri KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur pada Oktober tahun lalu. Dalam kesempatan itu, FIFA mengumumkan rencana pembentukan turnamen baru yang berada langsung di bawah kalender resmi FIFA.

Berbeda dengan Piala AFF yang selama ini hanya berstatus kompetisi regional Asia Tenggara, FIFA ASEAN Cup akan masuk agenda resmi FIFA Matchday. Artinya, seluruh klub di dunia wajib melepas pemainnya untuk membela tim nasional masing-masing.

Baca Juga: Jalur Lintas Selatan Pacitan-Trenggalek Jadi Favorit Rider, Riding Santai dari Sudimoro ke Panggul Sajikan View Laut dan Hutan Eksotis

Situasi tersebut menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia karena skuad Garuda dapat diperkuat para pemain abroad yang berkarier di luar negeri. Selain itu, setiap kemenangan dalam turnamen juga akan berpengaruh terhadap perolehan poin ranking FIFA.

FIFA ASEAN Cup Digelar September-Oktober 2026

Berdasarkan informasi yang beredar, FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Turnamen ini memanfaatkan jeda internasional FIFA Matchday sehingga seluruh peserta dapat tampil dengan kekuatan terbaik.

Awalnya, kompetisi ini direncanakan hanya diikuti 11 negara ASEAN. Namun FIFA disebut sedang mempertimbangkan mengundang negara di luar Asia Tenggara untuk meningkatkan kualitas turnamen.

Baca Juga: Road Trip Pacitan Lewat Jalur Pantai Selatan Jawa, Wisata Sungai Maron hingga Pantai Kasap yang Disebut Mirip Raja Ampat

Nama Australia sempat dikaitkan dengan FIFA ASEAN Cup, tetapi kabarnya batal bergabung. Sebagai gantinya, FIFA disebut mempertimbangkan kehadiran China, India, hingga Hong Kong.

Meski belum diumumkan secara resmi oleh FIFA, sejumlah media luar negeri menyebut Indonesia memiliki peluang terbesar menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Indonesia Disebut Jadi Tuan Rumah Divisi 1

Laporan media Singapura, The Straits Times, menyebut FIFA ASEAN Cup akan menggunakan format dua divisi. Divisi 1 disebut akan digelar di Indonesia, sementara Divisi 2 berlangsung di Hong Kong.

Baca Juga: HP 1 Jutaan Terbaik untuk Lebaran 2026 Bikin Kaget! RAM 8GB–256GB Sudah Setara Flagship, Ini Daftar 10 Paling Worth It

Format ini dibuat berdasarkan ranking FIFA terbaru negara-negara peserta. Divisi 1 akan diisi negara dengan ranking tertinggi di kawasan ASEAN dan negara undangan.

Indonesia yang kini berada di ranking 122 dunia diperkirakan akan bergabung bersama Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapore, dan Philippines.

Jika China resmi diundang, negara tersebut juga diproyeksikan masuk Divisi 1 karena memiliki ranking FIFA lebih tinggi dibanding sebagian besar negara ASEAN.

Sementara Divisi 2 diperkirakan dihuni Myanmar, Cambodia, Laos, Brunei, Timor-Leste, serta Hong Kong.

Format Kompetisi Tanpa Promosi dan Degradasi

FIFA ASEAN Cup 2026 disebut tidak menggunakan sistem promosi dan degradasi. Kompetisi hanya berlangsung dalam satu periode hingga menghasilkan juara pada awal Oktober 2026.

Skema pertandingan kemungkinan menggunakan sistem grup. Jika Divisi 1 diisi delapan tim, maka peserta akan dibagi menjadi dua grup berisi empat negara.

Juara masing-masing grup langsung melaju ke final untuk memperebutkan gelar juara FIFA ASEAN Cup. Sedangkan runner-up grup akan bertanding memperebutkan posisi ketiga.

Format serupa juga akan diterapkan di Divisi 2. Jika terdapat enam tim, maka kompetisi dibagi menjadi dua grup yang masing-masing berisi tiga negara.

Sistem tersebut dinilai membuat persaingan lebih singkat namun intens karena setiap pertandingan memiliki pengaruh besar terhadap peluang lolos ke final.

Peluang Timnas Indonesia Cetak Sejarah

Jika benar ditunjuk sebagai tuan rumah, Indonesia dipastikan mendapat keuntungan besar dari dukungan suporter sendiri. Atmosfer stadion yang penuh diyakini dapat menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda.

Selain itu, status FIFA Matchday memungkinkan Timnas Indonesia tampil dengan kekuatan penuh. Pemain-pemain yang berkarier di Eropa maupun Asia dapat bergabung tanpa hambatan dari klub masing-masing.

Kondisi ini membuat peluang Indonesia untuk berbicara banyak di FIFA ASEAN Cup 2026 semakin terbuka. Bahkan, bukan tidak mungkin skuad Garuda mampu mencetak sejarah dengan meraih gelar juara perdana di ajang resmi FIFA kawasan Asia Tenggara.

Kini publik tinggal menunggu pengumuman resmi FIFA terkait format kompetisi dan penunjukan tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.

Editor : Divka Vance Yandriana
#FIFA ASEAN Cup 2026 #FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia #timnas indoensia