Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Megawati Hangestri Trending di Korea, Transfer ke Hyundai Hillstate Bikin Bukilic Sampai Mengaku Menyesal

Muhamad Ahsanul Wildan • Jumat, 15 Mei 2026 | 20:00 WIB
Megawati Hangestri trending di Korea usai gabung Hyundai Hillstate, Bukilic sampai beri pengakuan mengejutkan. (Pinterest)
Megawati Hangestri trending di Korea usai gabung Hyundai Hillstate, Bukilic sampai beri pengakuan mengejutkan. (Pinterest)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali mengguncang Liga Voli Korea atau KOVO setelah resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk musim 2026-2027.

Transfer Megawati Hangestri langsung menjadi trending topic di Korea Selatan dan menyita perhatian media olahraga setempat.

Bahkan, kabar kepindahan pemain berjuluk Megatron itu disebut-sebut lebih heboh dibanding transfer pemain asing lain, termasuk kepulangan Fanya Bukilic ke Red Sparks.

Publik voli Korea menilai kehadiran Megawati Hangestri bukan sekadar transfer biasa, melainkan perpindahan pemain yang bisa mengubah peta persaingan liga musim depan.

Sorotan semakin panas setelah muncul pernyataan kontroversial dari Fanya Bukilic.

Dalam komentarnya kepada media, Bukilic mengaku sempat ragu kembali ke Red Sparks setelah mengetahui Megawati bergabung dengan Hyundai Hillstate.

Pernyataan itu langsung memancing reaksi fans dan membuat rivalitas kedua tim semakin menarik dinantikan.

Baca Juga: Pantai Soge Pacitan Viral di Jalur JLS, Punya Pasir Putih dan Sunset Eksotis yang Bikin Wisatawan Betah

Megawati Hangestri Jadi Magnet Baru Liga Voli Korea

Kembalinya Megawati Hangestri ke Korea Selatan langsung menciptakan gelombang antusiasme besar.

Dalam hitungan jam usai pengumuman resmi Hyundai Hillstate, nama Mega mendominasi pembahasan di media sosial hingga portal olahraga Korea.

Banyak media menyebut transfer tersebut sebagai salah satu transfer terbesar dalam sejarah KOVO. Tidak hanya fans Indonesia, pencinta voli dari Jepang, Thailand hingga Eropa ikut meramaikan pemberitaan mengenai Megawati.

Pengaruh besar Mega dinilai bukan hanya berasal dari kualitas permainan di lapangan, tetapi juga daya tarik global yang dimilikinya. Kehadirannya dianggap mampu meningkatkan popularitas Liga Voli Korea di level internasional.

Beberapa analis Korea bahkan menyebut Megawati sebagai ikon baru voli Asia dengan aura superstar internasional. Hal itu terlihat dari membanjirnya komentar internasional di akun resmi Hyundai Hillstate setelah pengumuman transfer diumumkan.

Transfer Bukilic Tenggelam karena Efek Megatron

Di tengah hebohnya transfer Megawati Hangestri, kepulangan Fanya Bukilic ke Red Sparks justru kurang mendapat sorotan besar.

Padahal sebelumnya transfer Bukilic diprediksi menjadi salah satu berita utama musim ini.

Namun efek Megatron membuat perhatian publik Korea sepenuhnya tertuju pada Hyundai Hillstate. Banyak fans menyebut transfer Bukilic terasa biasa dibanding kepulangan Mega ke KOVO.

Situasi makin panas setelah Bukilic mengeluarkan pengakuan mengejutkan. Ia mengaku sempat berpikir ulang bergabung dengan Red Sparks setelah mengetahui Mega akan memperkuat Hyundai.

Pernyataan tersebut dianggap sebagai sinyal bahwa Bukilic memahami betapa berbahayanya Megawati ketika sedang berada dalam performa terbaik. Fans Korea pun menilai komentar itu sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas Mega.

Diketahui, Bukilic dan Megawati sebelumnya pernah menjadi duet mematikan saat sama-sama membela Red Sparks. Mega sering dianggap sebagai sosok yang menutupi kekurangan permainan Bukilic ketika tim berada dalam tekanan.

Duet Megawati dan Jordan Wilson Disebut Bisa Jadi Monster Baru

Hyundai Hillstate juga resmi mendatangkan Jordan Wilson sebagai tandem baru Megawati Hangestri.

Outside hitter muda asal Amerika Serikat itu dinilai memiliki gaya bermain agresif dan eksplosif.

Analis voli Korea menyebut kombinasi Jordan Wilson dan Megawati sangat cocok untuk sistem permainan cepat milik Hyundai. Mega akan berperan sebagai mesin poin utama, sedangkan Jordan menjadi pembuka serangan dari sisi luar.

Pelatih Kang Song Hyung dinilai sukses membangun skuad ideal untuk menghadapi musim baru KOVO. Hyundai kini disebut memiliki dua senjata utama dengan karakter berbeda yang sulit dibaca lawan.

Jika kondisi fisik Megawati benar-benar pulih maksimal, Hyundai Hillstate diprediksi menjadi kandidat kuat juara Liga Voli Korea musim depan.

Sementara itu, Red Sparks juga tak tinggal diam. Pelatih Koh Jin mengatakan dirinya tahu cara terbaik memaksimalkan kemampuan Bukilic. Pernyataan tersebut dianggap sebagai sinyal perang terbuka antara Red Sparks dan Hyundai Hillstate.

Duel Megawati melawan mantan timnya pun diprediksi menjadi laga paling panas musim depan. Pertemuan Mega dan Bukilic diyakini bakal menyedot perhatian besar pecinta voli Asia, termasuk fans Indonesia yang dipastikan membanjiri media sosial Korea untuk mendukung sang Megatron.

Baca Juga: Pantai Soge Pacitan Viral di Jalur JLS, Punya Pasir Putih dan Sunset Eksotis yang Bikin Wisatawan Betah

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Hyundai Hillstate #Fanya Bukilic #Red Sparks #Liga Voli Korea #Megawati Hangestri