TRENGGALEK NJENGGELEK - Borneo FC kembali menunjukkan mental juara dalam pertandingan sengit yang berlangsung panas sejak menit awal. Sempat tertinggal lebih dulu, Pesut Etam sukses bangkit lewat penampilan luar biasa Mariano Peralta yang menjadi motor serangan tim sepanjang laga.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Lawan langsung tampil agresif dan mencoba menekan pertahanan Borneo FC melalui kombinasi umpan cepat dari lini tengah. Kehadiran pemain seperti Hua Vitor, Bagas Adi, Timon, hingga Kopitovic membuat pertandingan berjalan ketat sejak awal babak pertama.
Namun ancaman terbesar tetap datang dari lini depan lawan yang diperkuat pemain-pemain cepat dan agresif. Situasi ini membuat pertahanan Borneo FC beberapa kali berada dalam tekanan.
Gol pertama pertandingan lahir lewat skema serangan cepat. Kadek Agung berhasil mengirim umpan chip matang ke area berbahaya sebelum diteruskan dengan tembakan keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang. Gol tersebut membuat lawan unggul lebih dulu dan pertandingan semakin panas.
Mariano Peralta Jadi Pembeda
Setelah tertinggal, Borneo FC mulai mengambil alih permainan. Mariano Peralta tampil dominan sebagai kreator serangan dan terus merepotkan lini belakang lawan.
Salah satu momen penting terjadi ketika Peralta memimpin serangan balik cepat. Bola dialirkan dengan satu sentuhan sebelum diteruskan ke Kayu Nunes yang bergerak bebas di area kotak penalti.
Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil setelah terjadi pelanggaran di area terlarang. Bagas Adi dinilai melakukan handball usai tangannya mengenai bola saat mencoba menghalau serangan.
Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih dan keputusan tersebut langsung disambut antusias pemain Borneo FC. Mariano Peralta yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna dan berhasil membawa timnya menyamakan kedudukan.
Gol penalti itu menjadi titik balik kebangkitan Pesut Etam.
Serangan Bertubi-tubi Borneo FC Sulit Dibendung
Usai menyamakan skor, Borneo FC tampil semakin percaya diri. Serangan terus dibangun melalui umpan-umpan pendek cepat dan pergerakan agresif dari lini depan.
Situasi sepak pojok sempat menciptakan kemelut di depan gawang lawan. Bola liar hasil sundulan gagal dibersihkan sempurna sehingga membuka peluang bagi pemain Borneo FC untuk kembali melancarkan serangan susulan.
Dari skema umpan tarik cepat, sebuah tembakan keras akhirnya kembali bersarang ke gawang lawan dan membuat Borneo FC berbalik unggul.
Momentum pertandingan sepenuhnya berubah. Lawan mulai kesulitan keluar dari tekanan karena lini tengah Borneo FC tampil dominan dalam penguasaan bola.
Mariano Peralta Nyaris Cetak Gol Spektakuler
Mariano Peralta kembali menjadi sorotan saat berhasil lolos dari kawalan pemain belakang lawan. Gelandang serang andalan Borneo FC itu berlari cepat menuju kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras.
Bola sempat mengarah tajam ke gawang dan memunculkan peluang besar untuk menambah keunggulan. Dalam proses berikutnya, Juan Vila disebut menjadi pemain yang kemungkinan mencetak gol tambahan untuk Borneo FC.
Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan secara sempurna meski proses serangannya dinilai sangat indah oleh komentator pertandingan.
Mental Juara Borneo FC Kembali Terlihat
Kebangkitan Borneo FC dalam pertandingan ini kembali menunjukkan kualitas mental tim yang kini bersaing di papan atas Liga 1. Meski sempat tertinggal, mereka mampu tetap tenang dan membalikkan keadaan lewat permainan menyerang yang efektif.
Mariano Peralta sekali lagi membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh musim ini. Kreativitas, visi bermain, dan ketenangannya dalam situasi penting menjadi faktor utama kebangkitan Pesut Etam.
Dengan performa seperti ini, Borneo FC semakin mempertegas status mereka sebagai kandidat kuat juara Liga 1 musim 2025/2026.
Editor : Fadhilah Salsa Bella