Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

7 Klub Pendiri PSSI yang Masih Eksis hingga Kini, Persib dan Persija Tetap Berjaya di Liga Indonesia

Cholifatun Nisak • Jumat, 22 Mei 2026 | 17:57 WIB
7 klub pendiri PSSI masih eksis hingga kini. Persib, Persija, dan Persebaya tetap jadi kekuatan besar Liga Indonesia.
7 klub pendiri PSSI masih eksis hingga kini. Persib, Persija, dan Persebaya tetap jadi kekuatan besar Liga Indonesia.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Sejarah berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran tujuh klub pendiri yang dahulu dikenal sebagai bond sepak bola. Menariknya, sebagian besar klub pendiri PSSI tersebut masih eksis hingga sekarang dan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan sepak bola nasional.

PSSI resmi berdiri pada 19 April dan lahir dari inisiatif tujuh perserikatan sepak bola di berbagai daerah Indonesia. Beberapa di antaranya kini berkembang menjadi klub besar dengan basis suporter fanatik serta prestasi panjang di kompetisi nasional.

Nama-nama seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, hingga Persebaya Surabaya masih menjadi kekuatan utama di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Lombok Paling Populer 2025, dari Mandalika hingga Gili Trawangan yang Bikin Wisatawan Ketagihan

Persija dan Persib Jadi Warisan Besar Klub Pendiri PSSI

Salah satu pendiri PSSI adalah Voetbalbond Indonesische Jacatra atau VIJ Jakarta yang berdiri pada 28 November 1928. Klub tersebut kemudian berubah nama menjadi Persija Jakarta dan hingga kini masih berkiprah di level tertinggi sepak bola nasional.

Persija dikenal sebagai salah satu klub tersukses di Indonesia dengan koleksi sembilan gelar kompetisi Perserikatan dan dua trofi Liga Indonesia. Basis suporter Macan Kemayoran juga menjadi salah satu yang terbesar di Tanah Air.

Selain Persija, Bandung juga memiliki sejarah penting dalam pembentukan PSSI. Awalnya terdapat klub bernama Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond atau BIVB yang berdiri pada era kolonial.

Perjalanan sepak bola Bandung kemudian melahirkan dua organisasi baru yakni Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung atau Persib dan National Voetbal Bond. Kedua organisasi tersebut melakukan fusi pada 14 Maret dan resmi melahirkan Persib Bandung.

Kini Persib menjadi salah satu klub paling populer di Indonesia. Dukungan Bobotoh dan prestasi Maung Bandung membuat klub ini tetap bertahan sebagai kekuatan utama Liga Indonesia hingga sekarang.

PSIM Yogyakarta hingga Persis Solo Masih Bertahan

Klub pendiri PSSI berikutnya adalah Persatuan Sepak Raga Mataram atau PSM yang lahir di Yogyakarta pada 5 September 1929. Klub tersebut kini dikenal sebagai PSIM Yogyakarta dan masih aktif di kompetisi nasional.

PSIM menjadi salah satu klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Basis suporter yang loyal membuat klub berjuluk Laskar Mataram itu tetap eksis meski lebih banyak bermain di kasta kedua.

Selain PSIM, ada pula Vorstenlandsche Voetbal Bond yang berasal dari Surakarta. Klub tersebut kemudian berubah nama menjadi Persis Solo.

Persis dikenal sebagai salah satu klub tradisional dengan sejarah kuat di sepak bola Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, Persis kembali mendapat sorotan setelah berhasil bangkit dan menarik perhatian publik nasional.

Sementara itu, Indonesia Voetbal Bond Magelang yang lahir pada 15 Maret kini berubah menjadi PPSM Magelang Sakti. Klub tersebut masih aktif di kompetisi regional Jawa Tengah dan menjadi bagian dari sejarah panjang sepak bola Magelang.

Persebaya dan Klub Pendiri PSSI yang Mulai Tenggelam

Dari Surabaya muncul Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond atau SIVB yang berdiri pada 18 Juni 1927. Organisasi tersebut kemudian dikaitkan dengan lahirnya Persebaya Surabaya.

Persebaya kini menjadi salah satu klub terbesar di Indonesia dengan dukungan Bonek yang sangat fanatik. Klub asal Surabaya itu juga terus bersaing di papan atas Liga Indonesia.

Namun tidak semua klub pendiri PSSI mampu bertahan stabil. Madiun Voetbal Bond yang kemudian berubah menjadi PSM Madiun sempat mengalami mati suri setelah tampil di Liga 3 zona Jawa Timur.

Meski demikian, keberadaan tujuh klub pendiri PSSI tetap menjadi bukti penting perjalanan sepak bola nasional sejak era awal kemerdekaan. Klub-klub tersebut bukan hanya organisasi olahraga, tetapi juga simbol perjuangan dan nasionalisme Indonesia pada masa kolonial.

Hingga kini, sejarah tujuh pendiri PSSI masih terus dikenang sebagai fondasi lahirnya sepak bola Indonesia modern. Dari Persija, Persib, hingga Persebaya, nama-nama besar itu tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam perkembangan Liga Indonesia.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Lombok Terbaik 2025, dari Gili Trawangan hingga Gunung Rinjani yang Wajib Masuk Bucket List

Editor : Cholifatun Nisak
#Klub Pendiri PSSI #Sejarah PSSI #persib bandung #persija jakarta #persebaya surabaya