JAKARTA - Persib Bandung berada di ambang sejarah jelang laga penentuan melawan Persijap Jepara pada pekan terakhir Super League musim 2025-2026. Maung Bandung hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar juara sekaligus mencetak hattrick juara beruntun, sesuatu yang belum pernah dicapai klub lain di era liga profesional Indonesia.
Pertandingan Persib Bandung vs Persijap Jepara menjadi sorotan utama karena menentukan perebutan gelar juara Super League musim ini. Seluruh laga pekan terakhir dimainkan bersamaan pada sore hari, termasuk duel pesaing terdekat Persib, Borneo FC, melawan Malut United.
Meski peluang juara sangat terbuka, pelatih Persib Bandung, Boyan Hodak, meminta seluruh pemain dan bobotoh tetap fokus. Ia khawatir euforia konvoi juara yang ramai di media sosial justru mengganggu konsentrasi tim menjelang pertandingan penting.
Persib Bandung Berpeluang Cetak Sejarah Hattrick Juara
Persib Bandung datang ke laga terakhir musim ini dengan posisi yang sangat menguntungkan. Tambahan satu poin saja sudah cukup untuk mengunci gelar juara tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan lain.
Jika berhasil menjadi kampiun, Persib akan mencatat sejarah sebagai klub pertama yang meraih tiga gelar juara liga secara beruntun di era kompetisi profesional Indonesia yang diakui FIFA.
Dukungan besar dari bobotoh dipastikan membanjiri Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Atmosfer pertandingan diprediksi berlangsung panas karena laga ini menjadi momentum bersejarah bagi Maung Bandung.
Namun, Persib tetap memiliki catatan yang perlu diwaspadai. Pada putaran pertama lalu, Persijap Jepara berhasil mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 lewat gol dramatis di menit akhir.
Kekalahan tersebut menjadi pengingat bahwa Persijap bukan lawan mudah. Apalagi tim asal Jepara itu sedang menunjukkan performa positif pada akhir musim.
“Persib harus tetap waspada,” demikian pandangan yang berkembang menjelang pertandingan penentuan tersebut.
Boyan Hodak Tak Ingin Pemain Terlalu Percaya Diri
Di tengah antusiasme bobotoh, Boyan Hodak justru meminta suasana tetap kondusif. Pelatih asal Kroasia itu sebelumnya mengaku tidak nyaman melihat banyak pembahasan soal konvoi juara sebelum gelar benar-benar dipastikan.
Menurut Boyan, pembicaraan berlebihan mengenai pesta juara bisa membuat fokus pemain terpecah. Ia ingin seluruh skuad Persib Bandung tetap berkonsentrasi penuh menghadapi Persijap Jepara.
Karena itu, bobotoh diminta cukup memberikan doa dan dukungan tanpa menciptakan tekanan tambahan kepada pemain. Boyan ingin timnya tampil maksimal demi memastikan kemenangan di laga terakhir.
Persib memang hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjadi juara. Namun, Boyan tetap menargetkan kemenangan agar Maung Bandung bisa menutup musim dengan hasil sempurna di kandang sendiri.
“Pertandingan terakhir dan penentuan juara harus dimenangkan dengan sungguh-sungguh,” menjadi pesan yang terus digaungkan jelang laga besar tersebut.
Catatan positif Persib sepanjang musim juga menjadi modal penting. Tim asal Bandung itu tampil konsisten dan mampu menjaga posisi di papan atas hingga pekan terakhir kompetisi.
Persijap Jepara dan Borneo FC Jadi Ancaman Serius
Meski Persib berada di posisi terdepan, persaingan gelar belum sepenuhnya selesai. Borneo FC masih memiliki peluang juara jika Persib gagal meraih poin pada laga terakhir.
Karena itu, duel Borneo FC melawan Malut United turut mendapat perhatian besar. Namun skenario tersebut tidak akan berarti jika Persib mampu menghindari kekalahan dari Persijap Jepara.
Persijap sendiri sedang berada dalam performa yang cukup impresif. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu baru saja menahan imbang Borneo FC dengan skor 0-0 pada pertandingan sebelumnya.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa Persijap mampu merepotkan tim-tim papan atas. Kondisi itu membuat Persib Bandung tidak boleh lengah meski bermain di hadapan pendukung sendiri.
Jika berhasil melewati laga ini dengan kemenangan atau hasil imbang, Persib Bandung dipastikan mengukir sejarah baru di sepak bola Indonesia lewat raihan hattrick juara Super League.
Ribuan bobotoh pun diperkirakan akan memadati kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api demi menyaksikan langsung momen bersejarah Maung Bandung pada akhir musim ini.
Editor : Novica Satya Nadianti