JAKARTA - Pertandingan Persib Bandung vs Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi laga paling dinanti pada pekan terakhir Super League musim 2025-2026. Persib Bandung hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara, sementara Persijap Jepara berjanji memberikan perlawanan habis-habisan meski datang tanpa beban.
Atmosfer pertandingan dipastikan berlangsung panas dengan dukungan besar bobotoh yang memenuhi Stadion GBLA. Persib Bandung saat ini memimpin klasemen dengan 78 poin atau unggul dua angka dari pesaing terdekat, Borneo FC.
Pelatih Persib Bandung, Boyan Hodak, memastikan sebagian besar pemainnya berada dalam kondisi prima jelang laga penentuan. Meski demikian, Maung Bandung dipastikan kehilangan dua pemain penting akibat cedera dan akumulasi kartu.
Persib Bandung Hanya Butuh Satu Poin untuk Juara
Persib Bandung berada di ambang sejarah karena berpeluang meraih gelar juara liga secara beruntun untuk ketiga kalinya. Skenario juara cukup sederhana bagi Maung Bandung, yakni meraih kemenangan atau hasil imbang saat menghadapi Persijap Jepara.
Jika Persib kalah dan Borneo FC berhasil menang atas Malut United, gelar juara akan lepas ke tangan Pesut Etam. Karena itu, laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi penentuan paling krusial musim ini.
Boyan Hodak menegaskan timnya tetap memburu kemenangan meski hanya membutuhkan satu poin. Ia menyebut seluruh pemain dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi tekanan besar di laga terakhir.
“Semua baik-baik saja kecuali Kurzawa. Dia absen dan belum siap untuk pertandingan ini,” ujar Boyan Hodak.
Selain Layvin Kurzawa yang masih menjalani pemulihan cedera, Persib juga kehilangan Marc Klok akibat akumulasi kartu kuning.
Meski kehilangan dua pemain inti, Boyan memastikan persiapan tim berjalan sesuai rencana. Ia mengaku terus berkomunikasi dengan staf pelatih terkait taktik, komposisi pemain, hingga simulasi pergantian pemain selama sesi latihan.
Federico Barba dan Pemain Persib Diminta Tetap Fokus
Bek Persib Bandung, Federico Barba, meminta rekan-rekannya tidak cepat puas meski posisi tim sangat menguntungkan dalam perebutan gelar juara.
Menurut Barba, Persib belum mencapai apa pun sebelum pertandingan benar-benar selesai. Ia menilai fokus penuh tetap dibutuhkan agar tim tidak kehilangan momentum pada laga terakhir musim ini.
“Saya sangat fokus untuk pertandingan ini. Kami ada di posisi yang kami inginkan dan semuanya ada di tangan kami,” kata Federico Barba.
Persib memang tampil sangat konsisten sepanjang musim. Dukungan besar bobotoh di kandang sendiri juga menjadi modal penting untuk menjaga mental bertanding para pemain.
Namun, Boyan Hodak tetap mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena oleh euforia juara yang mulai terasa di Kota Bandung. Ia khawatir pembahasan mengenai konvoi dan pesta juara justru mengganggu fokus tim.
Karena itu, seluruh elemen tim diminta hanya memikirkan pertandingan melawan Persijap Jepara tanpa memedulikan skenario perayaan setelah laga usai.
Persijap Jepara Janji Beri Perlawanan Maksimal
Di sisi lain, pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, memastikan timnya datang ke Bandung tanpa tekanan. Meski target bertahan di liga sudah aman, Persijap tetap bertekad memberikan perlawanan terbaik kepada Persib Bandung.
Mario Lemos menilai pertandingan melawan Persib menjadi ujian penting untuk mengukur kualitas timnya menghadapi salah satu klub terbaik di Indonesia. Ia juga menegaskan Persijap tidak memiliki misi khusus menggagalkan Persib menjadi juara, tetapi tetap ingin tampil kompetitif.
“Kami menghormati pertandingan ini. Kami ingin tetap bersaing dan mencoba mendapatkan hasil terbaik,” ujar Mario Lemos.
Persijap diprediksi tampil lepas karena tidak lagi dibebani target khusus. Situasi tersebut justru dianggap bisa menjadi ancaman bagi Persib Bandung yang berada di bawah tekanan untuk memastikan gelar juara.
Sementara itu, Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, mengimbau bobotoh tetap tertib selama pertandingan berlangsung. Ia meminta suporter tidak melakukan aksi berlebihan agar laga berjalan aman hingga peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan Persib Bandung vs Persijap Jepara pun dipastikan menjadi salah satu duel paling menentukan dan emosional pada akhir musim Super League 2025-2026.
Editor : Novica Satya Nadianti