MALANG - Dalberto Belo tampil gemilang saat Arema FC menutup musim Super League 2025-2026 dengan kemenangan 3-1 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan, Malang. Penampilan apik striker asal Brasil itu sekaligus disebut menjadi perpisahan manis untuk Aremania di tengah rumor kepindahannya musim depan.
Dalberto menjadi bintang kemenangan Singo Edan setelah mencetak satu gol dan dua assist dalam laga pekan terakhir tersebut. Satu assist diberikan pada awal babak pertama, sedangkan satu gol dan assist lainnya lahir di paruh kedua pertandingan.
Kemenangan ini juga membawa Arema FC menutup musim dengan catatan positif. Selain meraih tiga kemenangan beruntun di akhir kompetisi, Singo Edan sukses mengoleksi 48 poin atau lebih baik satu angka dibanding musim sebelumnya.
Baca Juga: Arema FC Tutup Musim dengan Kemenangan 3-1 atas PSIM, Aremania Bikin Stadion Kanjuruhan Bergemuruh
Dalberto Bersinar, Persik Kediri Disebut Jadi Pelabuhan Baru
Penampilan impresif Dalberto langsung menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Striker asal Brasil itu tampil dominan sepanjang pertandingan dan menjadi aktor utama kemenangan Arema FC atas PSIM Yogyakarta.
Kontribusi satu gol dan dua assist disebut sebagai hadiah perpisahan terbaik untuk Aremania. Pasalnya, Dalberto dikabarkan akan meninggalkan Arema FC pada akhir musim ini.
Rumor yang berkembang menyebut Persik Kediri menjadi klub tujuan Dalberto untuk kompetisi musim 2026/2027. Meski belum ada pengumuman resmi dari manajemen, isu kepindahan sang striker terus menguat dalam beberapa pekan terakhir.
Dalberto sendiri menjadi salah satu pemain penting Arema FC sepanjang musim. Ketajamannya di lini depan beberapa kali membantu Singo Edan keluar dari tekanan dalam persaingan Super League.
Kemenangan atas PSIM Yogyakarta juga menjadi penutup manis perjalanan Arema FC musim ini di hadapan ribuan Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan.
Marcos Santos Tegaskan Ingin Bertahan di Arema FC
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, juga menjadi perhatian usai pertandingan terakhir musim ini. Pelatih asal Brasil tersebut secara terbuka mengaku ingin melanjutkan karier bersama Singo Edan pada musim depan.
Marcos Santos menyatakan dirinya merasa nyaman tinggal di Malang dan menikmati atmosfer besar yang dimiliki Arema FC bersama dukungan fanatik Aremania.
“Mengenai kelanjutan masa depan saya, itu adalah harapan dan keinginan pribadi saya untuk bisa terus berlanjut di sini,” ujar Marcos Santos usai pertandingan.
Meski demikian, pelatih berusia 46 tahun itu menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen klub. Kontrak Marcos Santos bersama Arema FC memang hanya berlaku selama satu musim.
Sepanjang musim 2025-2026, Marcos Santos mencatatkan 13 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 12 kekalahan dari total 34 pertandingan. Raihan 48 poin yang diperoleh Arema FC juga lebih baik dibanding musim sebelumnya yang hanya mengumpulkan 47 poin.
Marcos Santos mengaku dalam waktu dekat akan kembali ke Brasil untuk bertemu keluarganya. Momentum tersebut disebut akan menjadi bahan pertimbangan terkait masa depannya bersama Arema FC.
Persis Solo Terancam Kehilangan Banyak Pemain
Di sisi lain, Persis Solo dikabarkan terancam mengalami cuci gudang besar-besaran menjelang musim depan. Ancaman degradasi serta banyaknya kontrak pemain yang habis pada Mei hingga Juni 2026 membuat situasi klub semakin sulit.
Beberapa klub besar Super League mulai dikabarkan memburu pemain-pemain Persis Solo. Arema FC, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya disebut ikut memantau situasi tersebut.
Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah Zanadin Fariz. Gelandang muda berusia 21 tahun itu dikabarkan masuk radar Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Garuda Yaksa FC.
Selain Zanadin, bek asal Kroasia Dusan Mijic juga disebut menjadi incaran Arema FC dan Persija Jakarta. Pemain berusia 32 tahun tersebut tampil solid bersama Persis Solo sejak putaran kedua Super League.
Dusan Mijic mencatatkan 16 penampilan dengan torehan satu gol dan hanya tiga kartu kuning. Kemampuannya bermain di beberapa posisi membuatnya menjadi aset menarik di bursa transfer.
Kontrak Dusan Mijic bersama Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026. Jika Persis Solo benar-benar terdegradasi, peluang Arema FC dan klub lain mendapatkan pemain tersebut secara gratis diprediksi semakin terbuka lebar.
Kini, masa depan Persis Solo tak hanya bergantung pada hasil kompetisi, tetapi juga kemampuan mempertahankan pemain-pemain penting mereka dari godaan klub besar Super League.
Editor : Novica Satya Nadianti