Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Persib Bandung Mendunia, ESPN Belanda Sorot Maung Bandung hingga Tom Haye Bangun Rumah di Bandung

Cholifatun Nisak • Minggu, 24 Mei 2026 | 20:38 WIB
 Persib Bandung mendunia usai disiarkan ESPN Belanda, Tom Haye bangun rumah di Bandung, dan bonus miliaran dari AFC.
Persib Bandung mendunia usai disiarkan ESPN Belanda, Tom Haye bangun rumah di Bandung, dan bonus miliaran dari AFC.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Persib Bandung semakin menjadi sorotan dunia setelah pertandingan mereka ditayangkan ESPN Belanda dan aksi Bobotoh mendapat perhatian media Arab. Tak hanya itu, gelandang Timnas Indonesia Tom Haye juga dikabarkan membangun rumah di Bandung, mempertegas citra Persib Bandung sebagai klub sepak bola Indonesia yang kini mendunia.

Fenomena Persib Bandung mendunia menjadi perbincangan hangat usai Maung Bandung tampil impresif di AFC Champions League 2 musim 2026. Klub kebanggaan Jawa Barat itu berhasil memuncaki klasemen Grup G dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan setelah mengalahkan Selangor FC 2-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Keberhasilan tersebut membuat nama Persib Bandung terus diperbincangkan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Eropa dan Timur Tengah. Popularitas klub asuhan Bojan Hodak itu kini dianggap telah naik level seiring performa stabil mereka di kompetisi Asia.

Baca Juga: Persib Bandung Juara Liga 1 Super League 2025-2026, Hattrick Bersejarah Boyong Maung Bandung ke Asia

ESPN Belanda Siarkan Persib Bandung, Nama Maung Bandung Makin Mendunia

Persib Bandung mendapat sorotan besar setelah pertandingan mereka ditayangkan ESPN Belanda atau ESPN NL. Tayangan tersebut bukan sekadar cuplikan singkat, melainkan siaran penuh lengkap dengan komentator berbahasa Belanda.

Hal itu menjadi sinyal kuat bahwa sepak bola Indonesia mulai menarik perhatian publik Eropa. Faktor utama yang disebut membuat Persib menarik bagi pasar Belanda adalah keberadaan pemain naturalisasi Timnas Indonesia seperti Tom Haye dan Eliano Reijnders.

Analis sepak bola Tommy Desky menyebut keputusan ESPN NL menyiarkan laga Persib bukan tanpa alasan. Menurutnya, atmosfer stadion GBLA yang penuh Bobotoh serta meningkatnya kualitas kompetisi Asia membuat Persib memiliki daya tarik komersial yang kuat.

“ESPN punya banyak pilihan pertandingan Asia, tetapi mereka memilih Persib karena popularitas klub dan pemainnya,” ungkap Tommy dalam tayangan video tersebut.

Selain tayang di televisi Belanda, aksi Bobotoh saat mengibarkan bendera Palestina bertuliskan “Freedom for Palestine” juga menjadi perhatian media internasional asal Timur Tengah, Al Jazeera.

Momen itu terjadi saat Persib menghadapi Selangor FC di AFC Champions League 2. Sorotan tersebut membuat Persib tidak hanya dipandang sebagai klub sepak bola, tetapi juga simbol solidaritas dan budaya suporter Asia Tenggara.

Baca Juga: Lagu Bobotoh Viral! “Persib Bandung Hattrick Juara” Jadi Selebrasi Kemenangan Maung Bandung

Tom Haye Bangun Rumah di Bandung, Bukti Nyaman Bersama Persib

Di tengah euforia Persib Bandung mendunia, kabar mengenai Tom Haye ikut mencuri perhatian publik. Gelandang berdarah Belanda-Indonesia itu disebut sedang membangun rumah pribadi di Bandung.

Tom Haye dikabarkan telah berkonsultasi dengan arsitek dan kontraktor untuk membangun hunian tetap di Kota Kembang. Langkah tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pemain berusia 31 tahun itu merasa nyaman tinggal di Indonesia.

Dalam narasi video, Tom Haye disebut sangat menikmati atmosfer Bandung yang sejuk dan dukungan fanatik Bobotoh. Bahkan, ia mulai menjadikan Bandung sebagai rumah kedua, bukan sekadar tempat bermain sepak bola.

Keputusan pemain Eropa membangun rumah di Indonesia tergolong langka. Karena itu, langkah Tom Haye langsung menjadi sorotan publik Belanda. Dari yang awalnya hanya mengenal Persib lewat siaran ESPN, kini masyarakat Belanda mulai melihat klub tersebut sebagai bagian penting perkembangan sepak bola Asia.

Tom Haye juga dinilai menjadi simbol transformasi Persib Bandung. Kehadirannya bukan hanya meningkatkan kualitas permainan di lini tengah, tetapi juga mendongkrak citra profesional klub di mata internasional.

Bonus Miliaran dari AFC Bikin Persib Disebut Klub Sultan

Kesuksesan Persib di kompetisi Asia juga berdampak besar pada kondisi finansial klub. Dari dua kemenangan di AFC Champions League 2, Persib disebut telah mengantongi bonus sekitar Rp6,4 miliar dari AFC.

Jumlah tersebut berasal dari uang partisipasi sebesar 300 ribu dolar AS atau sekitar Rp4,8 miliar, ditambah bonus kemenangan masing-masing 50 ribu dolar AS. Nilai itu belum termasuk pemasukan sponsor, hak siar internasional, dan potensi market pool AFC.

Situasi tersebut membuat banyak pihak menjuluki Persib sebagai klub “uang unlimited”. Bahkan pelatih Persis Solo, Peter de Roo, sempat menyinggung perbedaan anggaran timnya dengan Persib.

“Persib punya anggaran yang jauh lebih besar dari kami dan itu terlihat dari performa mereka,” ujarnya.

Namun kekuatan Persib tidak hanya berasal dari faktor finansial. Manajemen klub dinilai sukses membangun sistem profesional, infrastruktur modern, dan kultur juara yang kuat.

Dari stadion GBLA yang selalu penuh hingga eksposur internasional lewat ESPN Belanda, Persib Bandung kini menjelma menjadi wajah baru sepak bola Indonesia di mata dunia. Maung Bandung tak lagi sekadar klub besar nasional, tetapi sudah berkembang menjadi simbol kebangkitan sepak bola Indonesia di level Asia.

Baca Juga: Lagu “Yang Kalah Jadi Cacing, yang Menang Jadi Naga” Viral usai Persib Bandung Berpesta Juara

Editor : Cholifatun Nisak
#Tom Haye #ESPN Belanda #persib bandung #afc champions league 2 #bobotoh persib