JAKARTA - Bursa transfer Liga 1 Indonesia mendadak memanas setelah rival abadi, Persija Jakarta, membuat gebrakan besar dengan mendatangkan pelatih kelas dunia, Shin Tae-yong. Kedatangan mantan juru taktik Timnas Indonesia itu ke kubu Macan Kemayoran menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim papan atas lainnya, termasuk Persib Bandung. Sontak, sorotan tajam kini tertuju pada Persib Bandung yang dikabarkan tidak ingin tinggal diam melihat manuver sang rival di bursa transfer musim ini.
Manajemen Persib Bandung sendiri telah memberikan respons dingin namun penuh percaya diri. Meski Persija Jakarta kini memiliki nakhoda baru yang membawa ambisi besar untuk mengakhiri puasa gelar, Maung Bandung dipastikan telah menyiapkan langkah tak terduga. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, memberikan sinyal kuat bahwa pemilik klub, Glenn Sugita, sedang merancang kejutan besar demi mempertahankan eksistensi Persib di puncak sepak bola nasional.
Langkah Persija yang membawa Shin Tae-yong memang menjadi topik hangat. Dalam perkenalannya di Jakarta International Stadium, STY menegaskan komitmennya untuk membawa Persija meraih gelar juara, terutama menyongsong dua momen bersejarah: perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027 dan ulang tahun ke-100 Persija pada 2028. STY bahkan menyebut bahwa meskipun banyak tawaran lain, sentimen emosionalnya terhadap Indonesia menjadi alasan utama ia memilih Macan Kemayoran. Tak hanya itu, Persija juga santer dikabarkan telah mengamankan tanda tangan mantan bintang Borneo FC, Mariano Peralta, untuk memperkuat lini serang mereka.
Persib Bandung Siapkan Respon Berkelas
Merespons langkah agresif sang rival, kubu Pangeran Biru kini mulai dikaitkan dengan beberapa nama besar. Salah satu rumor yang paling santer beredar adalah ketertarikan manajemen terhadap gelandang asal Albania, Enrico Papa. Pemain yang saat ini memperkuat klub kasta tertinggi Rumania, FC Botosani, tersebut dipandang sebagai kepingan puzzle yang pas untuk memperkuat lini tengah Maung Bandung.
Enrico Papa bukan sosok sembarangan. Dengan rekam jejak yang panjang di kompetisi Eropa, gelandang berusia 33 tahun ini memiliki pengalaman matang untuk menjaga keseimbangan permainan. Statistik menunjukkan performa Papa cukup impresif di Rumania, dengan torehan gol dan assist yang konsisten. Kehadiran sosok dengan pengalaman internasional seperti Papa akan menjadi amunisi berharga bagi tim, terutama mengingat jadwal padat yang menanti Persib di musim 2026-2027 mendatang.
Menatap Kompetisi Asia
Persiapan matang ini bukan hanya dilakukan demi mempertahankan gelar di Liga 1. Persib Bandung dituntut untuk tampil prima di kancah internasional, yakni Asian Club Championship Shopee Cup 2026-2027. Skuad asuhan Igor Tolik ini telah dipastikan tergabung dalam grup yang cukup berat. Mereka akan berhadapan dengan klub-klub elite Asia Tenggara, termasuk juara Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT), dan Port FC dari Thailand.
Laga perdana di Shopee Cup melawan Port FC pada 8 Oktober 2026 akan menjadi ujian awal bagi kesiapan mental dan fisik para pemain. Sementara itu, duel kontra Johor Darul Takzim pada 17 Desember 2026 diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling dinanti. Ini merupakan pertemuan perdana antara dua raksasa sepak bola Indonesia dan Malaysia tersebut, sebuah sejarah baru yang akan disaksikan oleh basis suporter besar di kawasan Asia Tenggara.
Manajemen Persib menyadari bahwa mempertahankan kedalaman skuad adalah kunci untuk menghadapi padatnya kompetisi domestik dan Asia. Oleh karena itu, rumor mengenai perombakan komposisi pemain asing dan lokal terus berkembang di kalangan Bobotoh. Meskipun hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai siapa pemain yang akan bertahan atau dilepas, pernyataan tegas dari manajemen memberikan optimisme bahwa tim akan lebih kuat musim depan.
Persaingan antara Persib dan Persija di musim depan dipastikan bakal lebih sengit dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan kehadiran juru taktik sekelas Shin Tae-yong di kubu Persija dan rencana transfer strategis dari Persib Bandung, sepak bola Indonesia tampaknya siap memasuki era baru yang lebih kompetitif dan profesional. Kini, publik hanya tinggal menunggu kejutan apa yang akan benar-benar diumumkan oleh manajemen Maung Bandung di sisa waktu bursa transfer ini.
Editor : Vicky Permana Saputra