Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Rumor 10 Poin untuk Veda Ega Pratama Gegerkan Moto3 2026, Dorna dan FIM Dikabarkan Evaluasi Hasil GP Hungaria

M. Helmi Nurhisam • Rabu, 10 Juni 2026 | 18:16 WIB
Rumor 10 poin untuk Veda Ega Pratama usai Moto3 Hungaria 2026 bikin geger. Benarkah Dorna dan FIM evaluasi hasil balapan? (Pinterest)
Rumor 10 poin untuk Veda Ega Pratama usai Moto3 Hungaria 2026 bikin geger. Benarkah Dorna dan FIM evaluasi hasil balapan? (Pinterest)

Trenggalek Njelenggek - Rumor mengenai potensi kompensasi 10 poin untuk Veda Ega Pratama mendadak mengguncang persaingan Moto3 2026. Nama pembalap muda Indonesia itu kembali menjadi pusat perhatian setelah beredar kabar bahwa Dorna Sports dan FIM tengah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan long lap penalty (LLP) pada Moto3 GP Hungaria di Sirkuit Balaton Park.

Meski belum ada pernyataan resmi dari otoritas balap, isu tersebut langsung memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan pengamat internasional.

Spekulasi bermula dari dugaan adanya ketidaksesuaian teknis pada jalur long lap penalty yang digunakan di Balaton Park. Jika benar terbukti tidak sesuai standar regulasi FIM, maka bukan hanya Veda Ega Pratama yang berpotensi dirugikan, melainkan seluruh pembalap yang menjalani hukuman serupa sepanjang akhir pekan balapan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bangkit Usai Penalti Kontroversial Moto3 Hungaria 2026, Dunia Balap Dibuat Kagum oleh Mental Bajanya

Kronologi Penalti Veda Ega Pratama

Berdasarkan kronologi resmi yang beredar usai GP Hungaria, Veda Ega Pratama menerima hukuman long lap penalty setelah dianggap menghalangi laju pembalap lain saat sesi kualifikasi kedua (Q2).

Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul itu sebelumnya sempat melebar ke area gravel dan berupaya kembali ke lintasan menuju pitlane.

Dalam keterangannya, Veda mengaku mengira para pembalap di belakang sedang melaju pelan karena fase pergantian ban. Namun steward menilai tindakannya menghambat pembalap lain di Tikungan 5 sehingga penalti dijatuhkan.

Hukuman tersebut berdampak besar terhadap balapan utama.

Veda yang sebenarnya berpeluang bersaing di kelompok depan akhirnya finis di posisi ke-16 dan gagal meraih poin.

 

Muncul Rumor Jalur LLP Tidak Sesuai Standar

Setelah balapan berakhir, muncul kabar mengenai evaluasi internal terkait desain jalur long lap penalty Balaton Park.

Rumor yang beredar menyebut jalur penalti Moto3 diduga terlalu panjang sehingga menyebabkan kehilangan waktu lebih besar dibanding standar yang berlaku.

Data tidak resmi yang beredar di paddock menyebut pembalap kehilangan lebih dari empat detik ketika menjalani LLP.

Dalam kelas Moto3 yang persaingannya sangat rapat, selisih empat detik dapat mengubah hasil akhir secara drastis.

Namun hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Dorna maupun FIM mengenai adanya kesalahan desain sirkuit ataupun evaluasi terhadap hasil balapan.

Baca Juga: Kontroversi LLP Veda Ega Pratama di Moto3 Hungaria 2026: Podium Sirna, Publik Indonesia Murka dan Tuntut Transparansi

Benarkah Veda Akan Mendapat 10 Poin?

Di tengah polemik tersebut, muncul spekulasi bahwa Veda berpotensi menerima kompensasi hingga 10 poin.

Angka itu berasal dari perhitungan teoritis sejumlah penggemar yang memperkirakan posisi akhir Veda apabila tidak kehilangan waktu akibat penalti.

Meski demikian, pemberian poin kompensasi pasca-balapan merupakan hal yang sangat jarang terjadi dalam sejarah MotoGP modern.

Karena itu, isu tersebut masih sebatas rumor dan analisis publik, bukan keputusan resmi.

Klasemen Moto3 2026 Makin Panas

Berdasarkan klasemen sementara Moto3 2026 pasca GP Hungaria, Maximo Quiles masih memimpin dengan koleksi 170 poin.

Alvaro Carpe berada di posisi kedua dengan 111 poin, disusul Marco Morelli dengan 77 poin.

Sementara itu, Veda Ega Pratama menempati posisi keenam klasemen dengan 71 poin.

Ia hanya terpaut satu angka dari Brian Uriarte yang mengoleksi 72 poin di peringkat kelima.

Selisih tipis tersebut membuat perebutan gelar Rookie of the Year 2026 semakin menarik.

Uriarte masih unggul tipis atas Veda, sementara Hakim Danish dari Malaysia membuntuti dengan 48 poin.

Tetap Tenang di Tengah Polemik

Di tengah derasnya rumor dan kontroversi, Veda memilih untuk tetap fokus.

Sejumlah laporan menyebut pembalap berusia 17 tahun itu pulang ke Indonesia untuk beristirahat, mengurus persiapan administrasi, serta mempersiapkan diri menghadapi seri berikutnya.

Alih-alih larut dalam polemik, Veda justru menegaskan tekadnya untuk merebut hasil terbaik melalui performa di lintasan.

Kini perhatian publik tertuju pada seri berikutnya di Brno, Republik Ceko. Terlepas dari benar atau tidaknya rumor kompensasi 10 poin tersebut, satu hal yang pasti: Veda Ega Pratama masih menjadi salah satu kandidat rookie terbaik yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar Moto3 2026.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #GP Hungaria #Dorna FIM #Rookie of the Year