Trenggalek Njelenggek - Peluang Veda Ega Pratama tembus lima besar klasemen Moto3 2026 masih terbuka lebar meski gagal meraih poin maksimal pada GP Hungaria. Pembalap Honda Team Asia itu kini hanya terpaut satu poin dari posisi kelima klasemen sementara menjelang seri Moto3 GP Ceko 2026.
Kondisi tersebut membuat Moto3 GP Ceko 2026 diprediksi menjadi salah satu balapan terpenting dalam perjalanan karier Veda musim ini. Hasil positif di Sirkuit Automotodrom Brno bisa mengubah peta persaingan klasemen dunia secara drastis.
Meski harus finis di posisi ke-16 akibat hukuman long penalty di Hungaria, Veda Ega Pratama tetap menunjukkan konsistensi yang patut diapresiasi. Raihan 71 poin yang dikoleksinya sejauh ini menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing dengan para rider terbaik dunia.
Peluang Lima Besar Masih Terbuka
Usai delapan seri berlangsung, persaingan papan tengah Moto3 2026 berlangsung sangat ketat. Selisih poin yang tipis membuat posisi klasemen dapat berubah hanya dalam satu akhir pekan balapan.
Saat ini, Brian Uriarte menempati posisi kelima dengan 72 poin. Tepat di belakangnya ada Veda Ega Pratama dengan 71 poin.
Artinya, Veda hanya membutuhkan tambahan poin lebih baik dibanding Uriarte di GP Ceko untuk mengambil alih posisi lima besar dunia.
Situasi ini tentu menjadi motivasi tersendiri bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut untuk tampil maksimal di Brno.
Drama Hungaria Jadi Pelajaran Berharga
GP Hungaria menjadi salah satu balapan paling menantang bagi Veda musim ini. Saat sedang berusaha mempertahankan ritme di tengah persaingan ketat, ia harus menerima hukuman long penalty.
Hukuman tersebut membuatnya kehilangan waktu berharga dan terlempar dari rombongan perebutan poin besar.
Namun, alih-alih larut dalam kekecewaan, Veda memilih mengambil sisi positif dari pengalaman tersebut. Mentalitas seperti inilah yang menjadi modal penting bagi seorang pembalap muda untuk berkembang di level kejuaraan dunia.
Kegagalan di Hungaria pun diyakini dapat menjadi bekal berharga menghadapi tantangan berikutnya di Republik Ceko.
Brno Bisa Jadi Titik Balik
Sirkuit Automotodrom Brno dikenal memiliki karakter flowing dengan kombinasi tikungan cepat dan perubahan elevasi yang menantang.
Karakter lintasan tersebut dinilai cukup sesuai dengan gaya balap Veda yang agresif namun tetap mampu menjaga momentum motor saat melibas tikungan.
Jika mampu menemukan setelan motor yang tepat sejak sesi latihan bebas, peluang Veda untuk bersaing di barisan depan bukan hal mustahil.
Selain itu, keberhasilan mengamankan posisi start yang baik saat kualifikasi juga akan menjadi faktor penentu hasil balapan.
Klasemen Moto3 2026 Sementara
Berikut 10 besar klasemen Moto3 2026 usai GP Hungaria:
Maximo Quiles – 170 poin
Alvaro Carpe – 111 poin
Marco Morelli – 77 poin
David Almansa – 76 poin
Brian Uriarte – 72 poin
Veda Ega Pratama – 71 poin
Valentin Perrone – 60 poin
David Munoz – 52 poin
Guido Pini – 48 poin
Hakim Danish – 48 poin
Dengan masih banyak seri tersisa, peluang Veda untuk memperbaiki posisi klasemen sangat terbuka.
GP Ceko pun diprediksi menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi Moto3.
Dukungan publik Tanah Air kini kembali dibutuhkan agar Garuda Muda bisa terus terbang tinggi membawa Merah Putih bersaing di panggung dunia.
Editor : M. Helmi Nurhisam