Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Klasemen Moto3 Rookie 2026 Berubah Drastis! Brian Uriarte DNF, Veda Ega Pratama Kembali Rebut Puncak Usai Tambahan 10 Poin

Divka Vance Yandriana • Rabu, 10 Juni 2026 | 21:12 WIB
Klasemen Moto3 Rookie 2026 berubah. Veda Ega Pratama kembali memimpin usai mendapat tambahan 10 poin dari GP Hungaria.
Klasemen Moto3 Rookie 2026 berubah. Veda Ega Pratama kembali memimpin usai mendapat tambahan 10 poin dari GP Hungaria.

JAKARTA - Klasemen Moto3 Rookie 2026 mengalami perubahan besar setelah adanya keputusan terbaru yang dikabarkan dikeluarkan Dorna dan FIM terkait hasil Moto3 Hungaria 2026. Keputusan tersebut membuat pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali merebut posisi puncak klasemen rookie setelah mendapatkan tambahan poin penting dari hasil evaluasi pascabalapan.

Kabar ini menjadi sorotan para penggemar balap motor dunia karena menyangkut hasil Grand Prix Hungaria yang sebelumnya sempat memicu perdebatan panjang. Dalam keputusan terbaru tersebut, Brian Uriarte yang awalnya finis di posisi keempat dikabarkan kehilangan seluruh poinnya setelah status hasil balapannya direvisi menjadi Did Not Finish (DNF).

Perubahan tersebut langsung berdampak besar terhadap klasemen Moto3 Rookie 2026. Veda Ega Pratama yang sebelumnya tertinggal kini kembali memimpin persaingan pembalap pendatang baru terbaik musim ini dengan total 81 poin.

Baca Juga: Revolusi Skuad Maung Bandung: Ini Daftar Pemain Asing Persib Terbaru 2026, Bintang Dunia hingga Eks Liverpool Masuk Radar!

Kronologi Kontroversi Moto3 Hungaria 2026

Drama bermula setelah berakhirnya balapan Moto3 Hungaria beberapa hari lalu. Saat itu, Brian Uriarte tercatat finis di posisi keempat dan berhak mendapatkan tambahan poin penting untuk klasemen rookie.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama mengalami masalah terkait penerapan long lap penalty yang dijalaninya selama balapan berlangsung. Situasi tersebut membuat hasil akhir pembalap Indonesia itu menjadi bahan evaluasi oleh pihak penyelenggara.

Meski banyak pihak menganggap hasil balapan sudah final, investigasi lanjutan ternyata tetap dilakukan. Berbagai data balapan dikaji ulang, mulai dari rekaman video, data telemetri lintasan, laporan marshal, hingga dokumen pendukung lainnya.

Baca Juga: Bursa Transfer Persib Bandung Memanas: Nadeo Argawinata Resmi Dikontrak, Persija Jakarta Siapkan Kejutan dengan Pelatih Grade A!

Karena dampaknya sangat berpengaruh terhadap klasemen kejuaraan, pembahasan kasus tersebut disebut melibatkan evaluasi menyeluruh guna memastikan seluruh keputusan sesuai regulasi yang berlaku.

Brian Uriarte Kehilangan Seluruh Poin

Hasil evaluasi yang dilakukan akhirnya menghasilkan keputusan mengejutkan. Brian Uriarte dinyatakan DNF atau gagal finis dalam balapan Moto3 Hungaria 2026.

Status baru tersebut otomatis menghapus seluruh poin yang sebelumnya diperoleh pembalap asal Spanyol itu dari seri Hungaria. Perubahan dari posisi keempat menjadi DNF menjadi salah satu keputusan paling signifikan yang terjadi sepanjang musim Moto3 2026.

Baca Juga: Perang Transfer Memanas! Persija Incar Tom Haye, Persib Bandung Balas dengan Operasi Senyap Rekrut Alano Brendon

Bagi Uriarte, keputusan tersebut tentu menjadi pukulan berat karena mengurangi peluangnya dalam persaingan klasemen rookie maupun klasemen keseluruhan.

Selain kehilangan poin penting, perubahan status tersebut juga mengubah komposisi klasemen yang sebelumnya cukup ketat di antara para pembalap muda.

Veda Ega Pratama Dapat Tambahan 10 Poin

Kabar baik justru datang untuk Veda Ega Pratama. Setelah dilakukan evaluasi terhadap kasus long lap penalty, pihak steward disebut melakukan koreksi terhadap hasil akhir pembalap Indonesia tersebut.

Koreksi itu membuat Veda memperoleh tambahan 10 poin yang sangat berharga. Dengan tambahan poin tersebut, posisi akhir Veda dalam hasil Moto3 Hungaria berubah menjadi finis di urutan keempat.

Tambahan poin itu membuat total koleksi Veda meningkat menjadi 81 poin. Raihan tersebut cukup untuk mengantarkannya kembali ke posisi pertama klasemen Moto3 Rookie 2026.

Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, yang terus menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim perdananya di Moto3.

Peluang Veda Ega Pratama di Sisa Musim

Kembalinya Veda ke puncak klasemen rookie menjadi modal berharga menjelang seri-seri berikutnya. Sepanjang musim 2026, pembalap Honda Team Asia itu dikenal sebagai salah satu rider paling konsisten dalam mengumpulkan poin.

Meski tidak selalu finis podium, Veda mampu menjaga performa di hampir setiap seri sehingga tetap berada dalam persaingan gelar rookie terbaik.

Namun persaingan masih jauh dari selesai. Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah balapan penting yang dapat mengubah peta klasemen kapan saja.

Karena itu, Veda harus mampu mempertahankan konsistensi dan menghindari kesalahan agar tetap berada di posisi terdepan. Dengan performa yang ditunjukkan sejauh ini, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk mengakhiri musim sebagai Rookie of The Year masih terbuka sangat lebar.

Keputusan terbaru terkait Moto3 Hungaria ini pun menjadi momentum penting yang kembali menghidupkan harapan Merah Putih di ajang balap motor dunia. Kini perhatian publik akan tertuju pada seri berikutnya untuk melihat apakah Veda Ega Pratama mampu mempertahankan posisi puncak klasemen rookie hingga akhir musim 2026.

- Klasemen Moto3 Rookie 2026 mengalami perubahan besar setelah adanya keputusan terbaru yang dikabarkan dikeluarkan Dorna dan FIM terkait hasil Moto3 Hungaria 2026. Keputusan tersebut membuat pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali merebut posisi puncak klasemen rookie setelah mendapatkan tambahan poin penting dari hasil evaluasi pascabalapan.

Kabar ini menjadi sorotan para penggemar balap motor dunia karena menyangkut hasil Grand Prix Hungaria yang sebelumnya sempat memicu perdebatan panjang. Dalam keputusan terbaru tersebut, Brian Uriarte yang awalnya finis di posisi keempat dikabarkan kehilangan seluruh poinnya setelah status hasil balapannya direvisi menjadi Did Not Finish (DNF).

Perubahan tersebut langsung berdampak besar terhadap klasemen Moto3 Rookie 2026. Veda Ega Pratama yang sebelumnya tertinggal kini kembali memimpin persaingan pembalap pendatang baru terbaik musim ini dengan total 81 poin.

Kronologi Kontroversi Moto3 Hungaria 2026

Drama bermula setelah berakhirnya balapan Moto3 Hungaria beberapa hari lalu. Saat itu, Brian Uriarte tercatat finis di posisi keempat dan berhak mendapatkan tambahan poin penting untuk klasemen rookie.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama mengalami masalah terkait penerapan long lap penalty yang dijalaninya selama balapan berlangsung. Situasi tersebut membuat hasil akhir pembalap Indonesia itu menjadi bahan evaluasi oleh pihak penyelenggara.

Meski banyak pihak menganggap hasil balapan sudah final, investigasi lanjutan ternyata tetap dilakukan. Berbagai data balapan dikaji ulang, mulai dari rekaman video, data telemetri lintasan, laporan marshal, hingga dokumen pendukung lainnya.

Karena dampaknya sangat berpengaruh terhadap klasemen kejuaraan, pembahasan kasus tersebut disebut melibatkan evaluasi menyeluruh guna memastikan seluruh keputusan sesuai regulasi yang berlaku.

Brian Uriarte Kehilangan Seluruh Poin

Hasil evaluasi yang dilakukan akhirnya menghasilkan keputusan mengejutkan. Brian Uriarte dinyatakan DNF atau gagal finis dalam balapan Moto3 Hungaria 2026.

Status baru tersebut otomatis menghapus seluruh poin yang sebelumnya diperoleh pembalap asal Spanyol itu dari seri Hungaria. Perubahan dari posisi keempat menjadi DNF menjadi salah satu keputusan paling signifikan yang terjadi sepanjang musim Moto3 2026.

Bagi Uriarte, keputusan tersebut tentu menjadi pukulan berat karena mengurangi peluangnya dalam persaingan klasemen rookie maupun klasemen keseluruhan.

Selain kehilangan poin penting, perubahan status tersebut juga mengubah komposisi klasemen yang sebelumnya cukup ketat di antara para pembalap muda.

Veda Ega Pratama Dapat Tambahan 10 Poin

Kabar baik justru datang untuk Veda Ega Pratama. Setelah dilakukan evaluasi terhadap kasus long lap penalty, pihak steward disebut melakukan koreksi terhadap hasil akhir pembalap Indonesia tersebut.

Koreksi itu membuat Veda memperoleh tambahan 10 poin yang sangat berharga. Dengan tambahan poin tersebut, posisi akhir Veda dalam hasil Moto3 Hungaria berubah menjadi finis di urutan keempat.

Tambahan poin itu membuat total koleksi Veda meningkat menjadi 81 poin. Raihan tersebut cukup untuk mengantarkannya kembali ke posisi pertama klasemen Moto3 Rookie 2026.

Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, yang terus menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim perdananya di Moto3.

Peluang Veda Ega Pratama di Sisa Musim

Kembalinya Veda ke puncak klasemen rookie menjadi modal berharga menjelang seri-seri berikutnya. Sepanjang musim 2026, pembalap Honda Team Asia itu dikenal sebagai salah satu rider paling konsisten dalam mengumpulkan poin.

Meski tidak selalu finis podium, Veda mampu menjaga performa di hampir setiap seri sehingga tetap berada dalam persaingan gelar rookie terbaik.

Namun persaingan masih jauh dari selesai. Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah balapan penting yang dapat mengubah peta klasemen kapan saja.

Karena itu, Veda harus mampu mempertahankan konsistensi dan menghindari kesalahan agar tetap berada di posisi terdepan. Dengan performa yang ditunjukkan sejauh ini, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk mengakhiri musim sebagai Rookie of The Year masih terbuka sangat lebar.

Keputusan terbaru terkait Moto3 Hungaria ini pun menjadi momentum penting yang kembali menghidupkan harapan Merah Putih di ajang balap motor dunia. Kini perhatian publik akan tertuju pada seri berikutnya untuk melihat apakah Veda Ega Pratama mampu mempertahankan posisi puncak klasemen rookie hingga akhir musim 2026.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Moto3 Rookie 2026