JAKARTA - Klasemen Moto3 2026 terbaru usai GP Hungaria menjadi perhatian besar para pecinta balap motor dunia. Seri kedelapan yang berlangsung di Hungaria membawa sejumlah perubahan penting dalam persaingan para pembalap muda menuju gelar juara dunia musim ini.
Pada klasemen Moto3 2026 terbaru, pembalap asal Spanyol, Maximo Quiles, masih belum tergoyahkan di puncak klasemen sementara. Hasil konsisten yang diraihnya sepanjang musim membuat dirinya semakin nyaman memimpin persaingan menjelang seri-seri berikutnya.
Sementara itu, Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan publik Indonesia. Pembalap muda andalan Honda Team Asia tersebut terus menunjukkan performa kompetitif dan kini hanya terpaut satu poin dari Brian Uriarte yang berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026.
Maximo Quiles Dominasi Puncak Klasemen
Berdasarkan klasemen sementara setelah GP Hungaria, Maximo Quiles berhasil mengumpulkan total 170 poin. Raihan tersebut membuatnya unggul cukup jauh dari para pesaing terdekatnya.
Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe yang telah mengoleksi 111 poin. Meski masih terpaut cukup jauh dari Quiles, pembalap Spanyol tersebut tetap menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar musim ini.
Sementara posisi ketiga menjadi milik Marco Morelli dengan raihan 77 poin. Tepat di bawahnya terdapat David Almansa yang mengoleksi 76 poin atau hanya terpaut satu angka dari Morelli.
Persaingan papan atas semakin menarik karena selisih poin antarpembalap mulai menipis. Setiap hasil balapan pada seri berikutnya berpotensi mengubah posisi klasemen secara signifikan.
Veda Ega Pratama Masih Berpeluang Tembus Lima Besar
Perhatian penggemar Indonesia tertuju kepada Veda Ega Pratama yang kini berada di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 71 poin.
Veda hanya terpaut satu poin dari Brian Uriarte yang berada di posisi kelima dengan 72 poin. Selisih yang sangat tipis tersebut membuat peluang pembalap Indonesia untuk menembus lima besar masih sangat terbuka.
Sepanjang musim 2026, Veda menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Meski berstatus rookie, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mampu bersaing dengan para rider muda terbaik dunia.
Konsistensi dalam meraih poin menjadi salah satu kekuatan utama Veda musim ini. Faktor tersebut membuatnya tetap bertahan di papan atas klasemen meskipun persaingan berlangsung sangat ketat.
Persaingan Sengit di Posisi 10 Besar
Di bawah Veda Ega Pratama terdapat Valentin Perrone yang menempati posisi ketujuh dengan 60 poin. Kemudian David Munoz berada di posisi kedelapan dengan raihan 52 poin.
Persaingan semakin ketat di posisi sembilan dan sepuluh. Guido Pini serta Hakim Danish sama-sama mengoleksi 48 poin dan terus berusaha mendekati para pembalap di atasnya.
Posisi ke-11 ditempati Joel Esteban dengan 44 poin. Adrian Cruces berada di peringkat ke-12 dengan 42 poin, disusul Matteo Bertelle yang mengumpulkan 37 poin.
Sementara itu, Rico Salmela dan Eddie O'Shea menempati posisi ke-14 dan ke-15 dengan raihan masing-masing 35 poin. Casey O'Gorman berada di posisi ke-16 dengan koleksi 34 poin.
Peluang Juara Masih Terbuka
Meski Maximo Quiles saat ini memimpin cukup jauh, persaingan Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah seri penting. Kondisi tersebut membuat peluang perubahan klasemen masih sangat terbuka.
Para pembalap seperti Alvaro Carpe, Marco Morelli, David Almansa, hingga Brian Uriarte masih memiliki kesempatan untuk memangkas jarak poin jika mampu tampil konsisten pada balapan berikutnya.
Bagi Veda Ega Pratama, target realistis dalam waktu dekat adalah menembus lima besar klasemen. Dengan selisih hanya satu poin dari Brian Uriarte, peluang tersebut sangat mungkin terwujud pada seri selanjutnya.
Jika mampu mempertahankan performa dan menghindari kesalahan, bukan tidak mungkin pembalap Indonesia tersebut dapat terus merangsek ke papan atas dan menjadi salah satu penantang utama di Moto3 2026. Persaingan menuju akhir musim pun dipastikan semakin menarik untuk disaksikan para penggemar balap motor dunia.
Editor : Divka Vance Yandriana