Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Kembali Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026, Brian Uriarte Kehilangan Poin Usai Hasil GP Hungaria Direvisi

Divka Vance Yandriana • Rabu, 10 Juni 2026 | 21:24 WIB
Veda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 usai revisi hasil GP Hungaria. Brian Uriarte kehilangan seluruh poin.
Veda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 usai revisi hasil GP Hungaria. Brian Uriarte kehilangan seluruh poin.

JAKARTA - Veda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 setelah adanya revisi hasil balapan GP Hungaria yang diumumkan usai proses evaluasi dan investigasi pascabalapan. Keputusan tersebut membuat pembalap Indonesia itu memperoleh tambahan poin penting, sementara rival utamanya, Brian Uriarte, kehilangan seluruh poin yang sebelumnya diraih di seri Hungaria.

Kabar mengenai 

JAKARTA - Veda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 setelah adanya revisi hasil balapan GP Hungaria yang diumumkan usai proses evaluasi dan investigasi pascabalapan. Keputusan tersebut membuat pembalap Indonesia itu memperoleh tambahan poin penting, sementara rival utamanya, Brian Uriarte, kehilangan seluruh poin yang sebelumnya diraih di seri Hungaria.

Kabar mengenai Veda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar balap motor dunia. Selama beberapa hari terakhir, hasil balapan Moto3 Hungaria memang memunculkan polemik karena adanya sejumlah keputusan yang masih dalam tahap peninjauan.

Baca Juga: Mengenal Sosok Glenn Sugita, Sang Bos di Balik Kejayaan Persib Bandung dan Total Kekayaannya yang Fantastis

Perubahan hasil ini berdampak besar terhadap persaingan gelar rookie terbaik musim ini. Dengan tambahan poin yang diperoleh, Veda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 dengan total 81 poin dan berhasil merebut kembali posisi puncak yang sebelumnya sempat berpindah tangan.

Investigasi Pascabalapan Moto3 Hungaria

Kontroversi bermula setelah berakhirnya balapan Moto3 Hungaria. Saat itu, Brian Uriarte tercatat finis di posisi keempat dan memperoleh tambahan poin penting untuk persaingan klasemen rookie.

Di sisi lain, hasil yang diraih Feda Ega Pratama masih menjadi perhatian karena adanya evaluasi terkait long lap penalty yang diterimanya selama balapan berlangsung. Banyak pihak mengira hasil tersebut sudah final, namun penyelenggara ternyata masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Klasemen Moto3 Rookie 2026 Berubah Drastis! Brian Uriarte DNF, Veda Ega Pratama Kembali Rebut Puncak Usai Tambahan 10 Poin

Berbagai data balapan kemudian dianalisis kembali, mulai dari rekaman video, laporan marshal, hingga data lintasan yang digunakan untuk memastikan seluruh keputusan sesuai regulasi yang berlaku.

Karena berpengaruh langsung terhadap klasemen kejuaraan, Dorna dan FIM disebut melakukan pembahasan mendalam sebelum mengeluarkan keputusan akhir.

Brian Uriarte Dinyatakan DNF

Setelah seluruh proses evaluasi selesai, keputusan final akhirnya diumumkan. Brian Uriarte yang sebelumnya tercatat finis di posisi keempat resmi direvisi statusnya menjadi DNF atau did not finish.

Baca Juga: Hasil Moto3 Hungaria 2026: Maximo Quiles Juara di Balaton Park, Veda Ega Pratama Kena Long Penalty dan Gagal Masuk Poin

Perubahan tersebut membuat seluruh poin yang diperoleh pembalap asal Spanyol itu dari GP Hungaria otomatis dihapus dari klasemen. Keputusan tersebut menjadi pukulan berat bagi Uriarte yang sedang bersaing ketat dalam perebutan gelar rookie terbaik Moto3 musim ini.

Status DNF yang diberikan kepada Uriarte juga mengubah peta persaingan klasemen rookie karena selisih poin antar pembalap menjadi semakin ketat menjelang seri-seri berikutnya.

Tambahan Poin Penting untuk Feda Ega Pratama

Kabar baik justru datang bagi Indonesia. Setelah dilakukan evaluasi terhadap kasus long lap penalty yang melibatkan Feda Ega Pratama, steward melakukan koreksi terhadap hasil akhir balapan pembalap Honda Team Asia tersebut.

Koreksi itu membuat Feda mendapatkan tambahan 10 poin yang sangat berharga. Hasil revisi tersebut juga mengubah posisinya dalam hasil akhir GP Hungaria menjadi finis di peringkat keempat.

Dengan tambahan poin tersebut, total koleksi poin Feda kini mencapai 81 angka. Raihan itu cukup untuk mengantarkannya kembali ke posisi teratas klasemen Rookie Moto3 2026.

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, sepanjang musim ini. Meski belum selalu finis di podium, Feda mampu menjaga performa dan terus mengumpulkan poin penting di setiap seri.

Modal Besar Menuju Seri Berikutnya

Keberhasilan merebut kembali posisi puncak klasemen rookie memberikan dorongan moral besar bagi Feda menjelang balapan-balapan berikutnya.

Sepanjang musim 2026, pembalap muda Indonesia itu menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia mampu beradaptasi dengan karakteristik Moto3 yang terkenal ketat dan kompetitif, sekaligus menghadapi tekanan sebagai rookie yang harus bersaing melawan pembalap muda terbaik dunia.

Meski demikian, perjuangan Feda masih belum selesai. Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah seri yang memungkinkan perubahan klasemen terjadi kapan saja.

Namun dengan performa yang terus meningkat serta konsistensi dalam meraih poin, peluang Feda untuk mempertahankan posisi puncak klasemen rookie tetap terbuka lebar.

Kini perhatian publik akan tertuju pada seri berikutnya untuk melihat apakah Feda Ega Pratama mampu mempertahankan keunggulannya atau justru mendapat tekanan baru dari para rival yang berusaha merebut kembali posisi teratas.

eda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar balap motor dunia. Selama beberapa hari terakhir, hasil balapan Moto3 Hungaria memang memunculkan polemik karena adanya sejumlah keputusan yang masih dalam tahap peninjauan.

Perubahan hasil ini berdampak besar terhadap persaingan gelar rookie terbaik musim ini. Dengan tambahan poin yang diperoleh, Feda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 dengan total 81 poin dan berhasil merebut kembali posisi puncak yang sebelumnya sempat berpindah tangan.

Investigasi Pascabalapan Moto3 Hungaria

Kontroversi bermula setelah berakhirnya balapan Moto3 Hungaria. Saat itu, Brian Uriarte tercatat finis di posisi keempat dan memperoleh tambahan poin penting untuk persaingan klasemen rookie.

Di sisi lain, hasil yang diraih Feda Ega Pratama masih menjadi perhatian karena adanya evaluasi terkait long lap penalty yang diterimanya selama balapan berlangsung. Banyak pihak mengira hasil tersebut sudah final, namun penyelenggara ternyata masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berbagai data balapan kemudian dianalisis kembali, mulai dari rekaman video, laporan marshal, hingga data lintasan yang digunakan untuk memastikan seluruh keputusan sesuai regulasi yang berlaku.

Karena berpengaruh langsung terhadap klasemen kejuaraan, Dorna dan FIM disebut melakukan pembahasan mendalam sebelum mengeluarkan keputusan akhir.

Brian Uriarte Dinyatakan DNF

Setelah seluruh proses evaluasi selesai, keputusan final akhirnya diumumkan. Brian Uriarte yang sebelumnya tercatat finis di posisi keempat resmi direvisi statusnya menjadi DNF atau did not finish.

Perubahan tersebut membuat seluruh poin yang diperoleh pembalap asal Spanyol itu dari GP Hungaria otomatis dihapus dari klasemen. Keputusan tersebut menjadi pukulan berat bagi Uriarte yang sedang bersaing ketat dalam perebutan gelar rookie terbaik Moto3 musim ini.

Status DNF yang diberikan kepada Uriarte juga mengubah peta persaingan klasemen rookie karena selisih poin antar pembalap menjadi semakin ketat menjelang seri-seri berikutnya.

Tambahan Poin Penting untuk Feda Ega Pratama

Kabar baik justru datang bagi Indonesia. Setelah dilakukan evaluasi terhadap kasus long lap penalty yang melibatkan Feda Ega Pratama, steward melakukan koreksi terhadap hasil akhir balapan pembalap Honda Team Asia tersebut.

Koreksi itu membuat Feda mendapatkan tambahan 10 poin yang sangat berharga. Hasil revisi tersebut juga mengubah posisinya dalam hasil akhir GP Hungaria menjadi finis di peringkat keempat.

Dengan tambahan poin tersebut, total koleksi poin Feda kini mencapai 81 angka. Raihan itu cukup untuk mengantarkannya kembali ke posisi teratas klasemen Rookie Moto3 2026.

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, sepanjang musim ini. Meski belum selalu finis di podium, Feda mampu menjaga performa dan terus mengumpulkan poin penting di setiap seri.

Modal Besar Menuju Seri Berikutnya

Keberhasilan merebut kembali posisi puncak klasemen rookie memberikan dorongan moral besar bagi Feda menjelang balapan-balapan berikutnya.

Sepanjang musim 2026, pembalap muda Indonesia itu menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia mampu beradaptasi dengan karakteristik Moto3 yang terkenal ketat dan kompetitif, sekaligus menghadapi tekanan sebagai rookie yang harus bersaing melawan pembalap muda terbaik dunia.

Meski demikian, perjuangan Feda masih belum selesai. Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah seri yang memungkinkan perubahan klasemen terjadi kapan saja.

Namun dengan performa yang terus meningkat serta konsistensi dalam meraih poin, peluang Feda untuk mempertahankan posisi puncak klasemen rookie tetap terbuka lebar.

Kini perhatian publik akan tertuju pada seri berikutnya untuk melihat apakah Feda Ega Pratama mampu mempertahankan keunggulannya atau justru mendapat tekanan baru dari para rival yang berusaha merebut kembali posisi teratas.

Editor : Divka Vance Yandriana
#moto3 #Veda Ega Pratama #Moto3 2026