JAKARTA - Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan menjelang seri Moto3 Republik Ceko 2026. Pembalap muda Indonesia yang membela Honda Team Asia itu dikabarkan bakal mendapatkan peningkatan performa motor dari timnya setelah menghadapi balapan sulit di Moto3 Hungaria.
Kabar mengenai Veda Ega Pratama dan upgrade motor Honda langsung menarik perhatian para penggemar balap. Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, disebut tengah menyiapkan paket pengembangan khusus untuk membantu Feda bersaing lebih kompetitif di papan atas klasemen Moto3 2026.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Veda Ega Pratama kini mengincar posisi lima besar klasemen dunia. Seri Moto3 Republik Ceko diyakini menjadi momentum penting bagi pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut untuk bangkit dan memperbaiki posisinya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Juara Liga, Ini Proyek Ambisius Persib Bandung untuk Jadi Raksasa Sepak Bola Asia
Honda Team Asia Siapkan Upgrade Khusus
Berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan paddock Moto3, Honda Team Asia tidak tinggal diam setelah melihat kendala yang dialami Feda pada seri Hungaria. Tim teknis disebut fokus meningkatkan performa Honda NSF250RW, khususnya pada sektor akselerasi dan traksi saat keluar tikungan.
Meski muncul rumor mengenai penggunaan mesin baru, regulasi Moto3 membuat kemungkinan tersebut sulit terjadi. Sebaliknya, pengembangan lebih diarahkan pada pemetaan elektronik atau ECU mapping, pengaturan suspensi, serta penyempurnaan setelan sasis.
Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan karakter motor dengan gaya balap agresif yang selama ini menjadi kekuatan utama Feda. Dengan pengaturan yang lebih optimal, Honda berharap pembalap Indonesia itu mampu lebih kompetitif saat bertarung melawan rival-rival dari KTM, Husqvarna, dan GasGas.
Pelajaran Berharga dari Moto3 Hungaria
Perjalanan Feda di Hungaria menjadi ujian berat bagi pembalap berusia muda tersebut. Layout sirkuit yang sempit dan teknikal membuatnya kesulitan menemukan ritme terbaik sepanjang akhir pekan balapan.
Situasi semakin sulit ketika dirinya harus menjalani long lap penalty akibat pelanggaran track limit. Hukuman tersebut membuat Feda kehilangan waktu berharga dan tercecer dari rombongan depan yang tengah bertarung memperebutkan posisi penting.
Namun, alih-alih larut dalam kekecewaan, Feda menunjukkan sikap dewasa. Ia menganggap penalti tersebut sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan mengelola balapan di level dunia.
Sikap profesional itu disebut mendapat apresiasi langsung dari Hiroshi Aoyama. Manajemen Honda Team Asia menilai Feda memiliki mental kuat yang menjadi modal penting untuk berkembang lebih jauh di ajang Moto3.
Mentalitas Feda Jadi Sorotan
Selain performa di lintasan, mentalitas Feda juga mendapat perhatian. Setelah balapan Hungaria yang penuh tekanan, pembalap Indonesia tersebut tetap menunjukkan sikap tenang saat berinteraksi dengan tim maupun media.
Feda lebih memilih mengevaluasi data telemetri dan berdiskusi dengan para teknisi dibanding menyalahkan situasi yang terjadi selama balapan. Sikap tersebut dinilai mencerminkan kematangan seorang pembalap profesional.
Bahkan beberapa pengamat menilai ketenangan Feda menjadi salah satu faktor yang membuat Honda Team Asia semakin yakin memberikan dukungan penuh melalui pengembangan motor menjelang seri berikutnya.
Target Besar di Moto3 Republik Ceko
Menjelang balapan di Sirkuit Brno, target Honda Team Asia cukup jelas. Tim ingin memastikan Feda mampu langsung menembus sesi kualifikasi kedua atau Q2 tanpa harus melalui Q1 yang lebih berisiko.
Karakteristik Brno yang memiliki kombinasi trek lurus panjang dan tikungan cepat diyakini lebih cocok dengan gaya balap Feda. Jika paket pengembangan motor bekerja sesuai harapan, peluang pembalap Indonesia untuk bersaing di kelompok depan terbuka lebar.
Saat ini persaingan klasemen Moto3 2026 masih sangat ketat. Selisih poin antarpembalap tidak terlalu jauh sehingga satu hasil positif di Republik Ceko dapat mengubah peta persaingan secara signifikan.
Dengan modal pengalaman, peningkatan mental, serta dukungan teknis dari Honda Team Asia, Feda Ega Pratama diharapkan mampu menunjukkan performa terbaiknya. Para penggemar Indonesia pun menaruh harapan besar agar pembalap kebanggaan Tanah Air itu mampu mencetak hasil impresif dan semakin dekat dengan target menembus lima besar klasemen dunia Moto3 musim 2026.
Editor : Divka Vance Yandriana