Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria 2026, Tiga Rider Eropa Crash di Lap Terakhir, Honda Team Asia Bangga dengan Mental Baja Sang Garuda Muda

Divka Vance Yandriana • Rabu, 10 Juni 2026 | 21:45 WIB
Veda Ega Pratama kena long lap penalty di Moto3 Hungaria 2026, tetapi tetap raih poin usai drama crash pembalap depan.
Veda Ega Pratama kena long lap penalty di Moto3 Hungaria 2026, tetapi tetap raih poin usai drama crash pembalap depan.

JAKARTA - Balapan Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park menyisakan cerita dramatis bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Meski harus menjalani hukuman long lap penalty yang membuat posisinya merosot jauh ke belakang, Feda tetap mampu mengamankan satu poin penting setelah finis di posisi ke-15.

Nasib Veda Ega Pratama di Moto3 Hungaria 2026 menjadi sorotan penggemar balap motor Tanah Air. Pembalap Honda Team Asia tersebut harus menerima sanksi long lap penalty (LLP) usai sesi kualifikasi karena dianggap mengganggu laju pembalap lain saat berada di lintasan.

Keputusan tersebut memicu perdebatan di kalangan penggemar. Namun di tengah kontroversi yang berkembang, Feda menunjukkan sikap profesional dan mentalitas kuat sepanjang balapan berlangsung.

Baca Juga: Mengapa Training Center Persib Bandung Belum Terwujud? Menguak Alasan di Balik Penantian Panjang Bobotoh

Awal Mula Penalti Veda Ega Pratama

Drama bermula setelah sesi kualifikasi kedua (Q2) Moto3 Hungaria. Saat itu Feda tampil kompetitif dan sempat menempati posisi teratas dalam catatan waktu sementara.

Namun Race Direction kemudian menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada pembalap asal Gunungkidul tersebut. Berdasarkan keputusan resmi, Feda dinilai berkendara terlalu lambat di salah satu sektor lintasan sehingga dianggap mengganggu pembalap lain yang sedang mencatatkan waktu.

Sanksi tersebut membuat posisi start Feda menjadi kurang ideal dan menambah tantangan dalam balapan utama yang berlangsung pada Minggu malam.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kembali Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026, Brian Uriarte Kehilangan Poin Usai Hasil GP Hungaria Direvisi

Tampil Agresif Sejak Awal Balapan

Saat lampu start padam, Feda langsung menunjukkan determinasi tinggi. Memulai balapan dari posisi kesembilan, ia mampu menembus kelompok depan dan sempat naik hingga posisi keenam pada lap-lap awal.

Penampilan agresif pembalap Honda Team Asia itu mendapat perhatian komentator internasional. Feda terlihat percaya diri melakukan pengereman terlambat dan memanfaatkan celah sempit untuk menyalip sejumlah rival.

Sayangnya, momentum tersebut harus terhenti ketika papan informasi lintasan memerintahkan dirinya menjalani long lap penalty.

Baca Juga: Mengenal Sosok Glenn Sugita, Sang Bos di Balik Kejayaan Persib Bandung dan Total Kekayaannya yang Fantastis

Hukuman itu membuat Feda kehilangan beberapa detik yang sangat berharga. Dalam kelas Moto3 yang memiliki persaingan sangat rapat, kehilangan waktu tiga detik dapat berarti kehilangan banyak posisi sekaligus.

Usai keluar dari jalur penalti, Feda langsung melorot hingga posisi ke-17 dan harus memulai perjuangan dari kelompok belakang.

Bangkit dan Kejar Zona Poin

Meski kehilangan banyak posisi, Feda tidak menyerah. Pembalap berusia 17 tahun tersebut terus berusaha memangkas jarak dengan rombongan di depannya.

Pada pertengahan balapan, ia berhasil naik ke posisi ke-16 sebelum kembali memperbaiki posisinya ke urutan ke-15. Konsistensi dan keberaniannya dalam melakukan manuver mendapat pujian dari berbagai pihak.

Data telemetri yang diamati tim Honda Team Asia bahkan menunjukkan bahwa Feda tetap tampil agresif setelah menjalani hukuman, tanpa menunjukkan tanda-tanda kehilangan kepercayaan diri.

Mentalitas tersebut menjadi salah satu aspek yang paling diapresiasi oleh timnya.

Drama Besar di Lap Terakhir

Puncak ketegangan terjadi saat balapan memasuki lap terakhir. Di depan, persaingan memperebutkan posisi podium berlangsung sengit antara beberapa pembalap Eropa.

Namun menjelang garis finis, insiden besar terjadi. Sejumlah pembalap yang sedang bertarung di grup depan terlibat kecelakaan sehingga gagal menyelesaikan balapan.

Kecelakaan tersebut mengubah hasil akhir secara signifikan. Feda yang sebelumnya berada di luar zona poin akhirnya terdongkrak ke posisi ke-15 dan berhak memperoleh satu poin tambahan untuk klasemen kejuaraan dunia.

Sementara itu, kemenangan balapan berhasil diamankan oleh pembalap muda Spanyol, Máximo Quiles. Posisi kedua diraih David Almansa, sedangkan podium ketiga menjadi milik Álvaro Carpe.

Aoyama Puji Mental Baja Feda

Usai balapan, manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan apresiasi tinggi kepada pembalap Indonesia tersebut.

Menurutnya, hasil yang diraih Feda bukan hanya soal tambahan satu poin, tetapi juga bukti ketangguhan mental saat menghadapi situasi sulit.

Aoyama menilai Feda mampu tetap fokus dan terus berjuang meskipun harus menerima hukuman yang merugikan. Sikap tersebut menunjukkan kualitas seorang pembalap yang siap bersaing di level tertinggi.

Modal Berharga Menuju Seri Berikutnya

Tambahan satu poin memang terlihat kecil secara angka. Namun hasil tersebut menjadi modal penting bagi Feda Ega Pratama dalam persaingan klasemen Moto3 musim 2026.

Lebih dari itu, balapan di Hungaria memperlihatkan bahwa pembalap Indonesia tersebut memiliki daya juang tinggi dan kemampuan bangkit saat menghadapi tekanan besar.

Dengan sejumlah seri yang masih tersisa, peluang Feda untuk terus memperbaiki posisinya di klasemen dunia Moto3 masih terbuka lebar.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Moto3 Hungaria 2026