Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Persib Bandung dari Masa Kolonial hingga Juara Liga 1, Berawal dari BIVB dan Jadi Kebanggaan Jawa Barat

Divka Vance Yandriana • Rabu, 10 Juni 2026 | 22:04 WIB
Sejarah Persib Bandung dari BIVB tahun 1919 hingga juara Liga 1. Simak perjalanan Maung Bandung yang menjadi kebanggaan Jawa Barat
Sejarah Persib Bandung dari BIVB tahun 1919 hingga juara Liga 1. Simak perjalanan Maung Bandung yang menjadi kebanggaan Jawa Barat

BANDUNG - Sejarah Persib Bandung tidak hanya berbicara tentang prestasi di lapangan hijau, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan panjang sepak bola nasional sejak masa penjajahan Belanda. Klub yang kini dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar di Indonesia itu lahir dari semangat nasionalisme yang tumbuh di kalangan masyarakat pribumi pada awal abad ke-20.

Cikal bakal Persib Bandung bermula dari berdirinya Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) pada tahun 1919. Organisasi sepak bola tersebut dibentuk oleh para pemuda pribumi Bandung sebagai wadah olahraga sekaligus simbol perjuangan di tengah dominasi klub-klub milik Belanda dan masyarakat Eropa di Hindia Belanda.

Dalam perkembangannya, BIVB memiliki peran penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. Organisasi ini menjadi salah satu pendiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang resmi dibentuk pada 19 April 1930 di Yogyakarta. Saat itu, sepak bola tidak hanya menjadi olahraga, tetapi juga sarana memperkuat persatuan bangsa.

Baca Juga: Ivan Rakitic ke Persib Bandung Rp436 Miliar? Kabar Transfer Fantastis Ini Bikin Bobotoh Heboh dan Jadi Sorotan Dunia

Lahirnya Persib Bandung

Perjalanan menuju lahirnya Persib terjadi pada 14 Maret 1933. Saat itu BIVB bergabung dengan beberapa organisasi sepak bola lain di Bandung, termasuk National Voetbal Bond (NVB).

Penggabungan tersebut melahirkan Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung atau Persib Bandung. Organisasi baru ini dipimpin oleh Anwar St. Pamoentjak sebagai ketua umum pertama.

Sejak berdiri, Persib langsung menunjukkan eksistensinya dalam kompetisi Perserikatan yang menjadi kasta tertinggi sepak bola Indonesia saat itu. Tak membutuhkan waktu lama, Maung Bandung berhasil meraih gelar juara Perserikatan pertama pada 1937.

Baca Juga: Geger! Ciro Alves Kembali ke Persib: Ditebus dengan Harga Fantastis Demi Ambisi Juara Asia

Era Kejayaan di Kompetisi Perserikatan

Setelah Indonesia merdeka, Persib terus berkembang menjadi salah satu klub paling disegani di Tanah Air. Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu kembali meraih gelar juara Perserikatan pada 1961.

Memasuki era 1980-an hingga awal 1990-an, Persib kembali mengalami masa keemasan. Sejumlah pemain legendaris seperti Robby Darwis, Ajat Sudrajat, dan Yudi Guntara menjadi tulang punggung tim.

Prestasi kembali hadir ketika Persib menjuarai Perserikatan pada 1986 dan 1990. Puncak era Perserikatan terjadi pada 1994 saat Persib berhasil menjadi juara sebelum sistem kompetisi nasional berubah menjadi Liga Indonesia.

Baca Juga: Bursa Transfer Persib Bandung Memanas: Kurzawa Pamit, Dana Segar FIFA Siap Datangkan Amunisi Kejutan dari Eropa

Juara Liga Indonesia dan Tampil di Asia

Ketika Liga Indonesia pertama digelar pada musim 1994/1995, Persib kembali menunjukkan kualitasnya. Maung Bandung berhasil keluar sebagai juara dan mencatat sejarah sebagai salah satu klub tersukses pada awal era sepak bola profesional Indonesia.

Kesuksesan tersebut membawa Persib tampil di kompetisi Asia. Saat itu mereka berhasil melaju hingga babak perempat final kompetisi antarklub Asia, sebuah pencapaian yang masih dikenang hingga sekarang oleh para Bobotoh.

Namun setelah memasuki era profesional penuh, perjalanan Persib tidak selalu berjalan mulus. Klub sempat mengalami pasang surut prestasi dan tantangan dalam aspek manajemen.

 

Bobotoh Jadi Kekuatan Utama Persib

Di tengah berbagai dinamika, satu hal yang tidak pernah berubah adalah dukungan luar biasa dari Bobotoh. Basis suporter Persib dikenal sebagai salah satu yang terbesar dan paling loyal di Indonesia.

Dukungan Bobotoh selalu menjadi energi tambahan bagi tim, baik saat bermain di kandang maupun tandang. Kehadiran mereka menjadikan Persib tetap memiliki identitas kuat sebagai representasi masyarakat Jawa Barat.

Kebangkitan di Era Liga 1

Persib kembali meraih prestasi besar dengan menjuarai kompetisi tertinggi Indonesia pada 2014. Gelar tersebut menjadi salah satu momen penting dalam sejarah modern klub.

Memasuki era Liga 1, Persib terus melakukan pembenahan. Klub mendatangkan sejumlah pemain ternama dunia untuk meningkatkan kualitas tim sekaligus memperkuat citra sebagai klub profesional modern.

Penantian panjang kembali berakhir ketika Persib berhasil menjuarai Liga 1 musim 2023/2024. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Maung Bandung masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.

Tak berhenti di sana, Persib kembali meraih gelar pada musim 2024/2025. Prestasi tersebut membuat klub asal Bandung sukses mencatatkan gelar beruntun dan semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu klub tersukses dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Warisan Sepak Bola Indonesia

Perjalanan panjang Persib Bandung menjadi bukti bahwa klub ini lebih dari sekadar tim sepak bola. Dari masa kolonial hingga era modern, Persib telah menjadi bagian penting dalam perkembangan olahraga nasional.

Dengan sejarah yang kaya, basis suporter yang besar, serta tradisi prestasi yang terus terjaga, Persib Bandung tetap menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jawa Barat sekaligus salah satu ikon sepak bola Indonesia.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Sejarah Persib Bandung #Maung Bandung 2026 #persib bandung