Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 Spanyol 2026, Jerez Jadi Ajang Pembuktian Setelah Insiden di Austin

Novica Satya Nadianti • Kamis, 11 Juni 2026 | 19:31 WIB
Veda Ega Pratama siap bangkit di Moto3 Spanyol 2026 setelah insiden Austin. Jerez menjadi peluang kembali ke papan depan.(Gemini AI)
Veda Ega Pratama siap bangkit di Moto3 Spanyol 2026 setelah insiden Austin. Jerez menjadi peluang kembali ke papan depan.(Gemini AI)

 

JAKARTA - Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan menjelang Moto3 Spanyol 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez pada 24-26 April. Pembalap muda Indonesia tersebut datang dengan motivasi tinggi setelah mengalami akhir pekan yang sulit di Austin, Amerika Serikat.

Nama Veda Ega Pratama semakin dikenal di ajang Moto3 setelah mencetak sejarah dengan meraih podium pada seri Brasil. Namun, momentum positif tersebut sempat terhenti akibat insiden yang membuatnya gagal menyelesaikan balapan di Austin.

Kini, Moto3 Spanyol menjadi kesempatan penting bagi Veda untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya sekaligus menjaga persaingan di papan atas klasemen musim ini.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Brian Uriarte Tersungkur di Moto3 Thailand, Talenta Indonesia Mulai Guncang Dominasi Eropa

Bangkit Setelah Podium Bersejarah di Brasil

Beberapa pekan sebelum balapan di Spanyol, Veda mencuri perhatian dunia balap setelah finis di posisi ketiga pada seri Brasil.

Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang terus menunjukkan perkembangan sejak naik ke level Grand Prix. Podium di Brasil juga menjadi bukti bahwa Veda mampu bersaing dengan para pembalap muda terbaik dunia.

Performa impresifnya terlihat dari kemampuan menjaga ritme balapan hingga lap-lap akhir. Selain itu, Veda mampu memanfaatkan peluang saat bertarung di grup depan dan menjaga konsistensi kecepatan sepanjang balapan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Rebut Puncak Rookie Moto3 usai Brian Uriarte DNF, Kini Unggul dengan 81 Poin

Pencapaian tersebut sekaligus meningkatkan ekspektasi publik Indonesia terhadap kiprahnya di Moto3 musim ini.

Insiden Austin Jadi Pelajaran Berharga

Setelah sukses di Brasil, Veda datang ke Austin dengan kepercayaan diri tinggi. Ia bahkan memulai balapan dari posisi start yang kompetitif dan sempat digadang-gadang berpeluang kembali naik podium.

Namun, balapan berlangsung tidak sesuai harapan. Sebuah insiden membuat Veda kehilangan kendali dan terjatuh saat berusaha mempertahankan posisinya di lintasan.

Akibat kejadian tersebut, kesempatan meraih poin penting pun sirna. Meski demikian, kegagalan di Austin justru menjadi pelajaran berharga bagi pembalap berusia 17 tahun itu dalam menghadapi ketatnya persaingan Moto3.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Naik ke Puncak Rookie of The Year Moto3 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi, Posisi Empat Besar Dunia Kini di Genggaman

Tim teknis Honda Team Asia juga melakukan evaluasi menyeluruh untuk memahami faktor yang menyebabkan insiden tersebut, termasuk analisis data telemetri dan kondisi motor selama balapan.

Jerez Jadi Lintasan yang Tidak Asing

Menjelang Moto3 Spanyol, Veda memiliki modal positif karena cukup mengenal karakter Sirkuit Jerez.

Sebelum tampil di Grand Prix, pembalap Indonesia itu beberapa kali membalap di lintasan tersebut saat mengikuti Red Bull MotoGP Rookies Cup maupun FIM JuniorGP. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu proses adaptasi selama akhir pekan balapan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kembali Puncaki Klasemen Rookie Moto3 2026, Rival Utama Brian Uriarte Didiskualifikasi FIM

Jerez dikenal sebagai salah satu sirkuit legendaris dalam kalender balap motor dunia. Lintasan ini memiliki kombinasi tikungan cepat dan sektor teknis yang menuntut presisi tinggi dari setiap pembalap.

Pengalaman sebelumnya membuat Veda memahami sejumlah titik penting di sirkuit tersebut, mulai dari area pengereman hingga karakter aspal yang berbeda di setiap sektor.

Rival Berat Menanti

Persaingan di Moto3 Spanyol diperkirakan berlangsung ketat. Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Brian Uriarte, pembalap Spanyol yang tampil di hadapan publik sendiri.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Masuk 4 Besar Moto3 2026, Jadwal Moto3 Hungaria Jadi Penentu Perburuan Podium Pembalap Indonesia

Selain itu, ada pula Hakim Danish dari Malaysia yang telah lama menjadi rival Veda sejak tampil di ajang balap junior Asia.

Kehadiran para pembalap muda berbakat tersebut membuat persaingan di Jerez diprediksi berlangsung sengit sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama.

Bagi Veda, hasil positif di Spanyol akan menjadi modal penting untuk menjaga momentum dalam persaingan musim ini.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kembali Puncaki Klasemen Rookie Moto3 2026, Rival Utama Brian Uriarte Didiskualifikasi FIM

Honda Team Asia Siapkan Paket Terbaik

Tim Honda Team Asia juga dikabarkan terus melakukan pengembangan untuk meningkatkan performa motor yang digunakan Veda.

Karakter Honda yang dikenal lincah di tikungan dinilai cukup sesuai dengan layout Jerez yang banyak memiliki sektor teknis. Selain itu, pengaturan suspensi dan pemetaan mesin menjadi fokus utama tim menjelang balapan.

Kemampuan Veda dalam menjaga kondisi ban juga diperkirakan menjadi salah satu faktor penting yang dapat membantu dirinya bersaing di grup depan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kembali Puncaki Klasemen Rookie Moto3 2026, Rival Utama Brian Uriarte Didiskualifikasi FIM

Jika seluruh paket teknis bekerja sesuai rencana, peluang Veda untuk kembali finis di posisi lima besar bahkan naik podium tetap terbuka.

Moto3 Spanyol 2026 pun menjadi ajang pembuktian berikutnya bagi Veda Ega Pratama. Setelah merasakan manisnya podium di Brasil dan pahitnya insiden di Austin, pembalap muda Indonesia itu kini bertekad kembali menunjukkan kemampuannya di salah satu sirkuit paling bersejarah dalam dunia balap motor.

Editor : Novica Satya Nadianti
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Brian Uriarte #Moto3 Spanyol 2026 #Jerez