TRENGGALEK NJENGGELEK - Veda Ega Pratama kembali memimpin klasemen Rookie Moto3 2026 setelah keputusan terbaru Dorna dan FIM mengubah hasil balapan Moto3 Hungaria.
Keputusan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi penggemar balap Indonesia karena membuat Veda mendapatkan tambahan poin penting yang mengantarkannya kembali ke posisi teratas klasemen rookie musim ini.
Nama Veda Ega Pratama menjadi sorotan setelah evaluasi pascabalapan Moto3 Hungaria selesai dilakukan.
Dalam keputusan resmi tersebut, pembalap muda Indonesia itu memperoleh tambahan 10 poin yang sebelumnya masih menjadi perdebatan akibat kasus long lap penalty yang terjadi selama balapan berlangsung.
Tambahan poin tersebut membuat posisi Veda Ega Pratama di klasemen Rookie Moto3 2026 kembali menguat.
Kini pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mengoleksi total 81 poin dan berhasil merebut kembali posisi puncak klasemen dari para rivalnya.
Investigasi Dorna dan FIM Berakhir
Kontroversi hasil Moto3 Hungaria menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah pihak mempertanyakan hasil akhir balapan karena terdapat beberapa keputusan steward yang dinilai berpengaruh terhadap klasemen kejuaraan.
Penyelenggara kemudian melakukan investigasi lanjutan dengan meninjau berbagai data balapan. Mulai dari rekaman video, data lintasan, laporan marshal hingga sejumlah bukti pendukung lainnya diperiksa untuk memastikan seluruh hasil sesuai regulasi yang berlaku.
Setelah proses evaluasi selesai, Dorna dan FIM dikabarkan menetapkan keputusan final yang mengubah hasil balapan secara signifikan.
Brian Uriarte Kehilangan Seluruh Poin
Salah satu perubahan terbesar terjadi pada pembalap Spanyol, Brian Uriarte. Sebelumnya, Uriarte tercatat finis di posisi keempat dan memperoleh poin penting dalam persaingan rookie musim ini.
Namun setelah investigasi selesai, status hasil balapannya direvisi menjadi DNF atau did not finish. Perubahan status tersebut membuat seluruh poin yang sebelumnya diperoleh dari Moto3 Hungaria otomatis dihapus dari klasemen.
Keputusan ini langsung memengaruhi peta persaingan Rookie Moto3 2026. Sebab poin yang sebelumnya menjadi modal penting bagi Uriarte kini tidak lagi dihitung dalam klasemen sementara.
Veda Naik ke Posisi Empat
Di sisi lain, hasil evaluasi terhadap kasus yang melibatkan Veda Ega Pratama menghasilkan kabar positif bagi Indonesia. Setelah dilakukan koreksi, posisi akhir Veda pada Moto3 Hungaria berubah menjadi peringkat keempat.
Posisi tersebut memberikan tambahan poin yang sangat berharga dalam perebutan klasemen rookie. Berkat tambahan 10 poin tersebut, total koleksi Veda kini mencapai 81 poin.
Capaian itu sekaligus mengembalikan statusnya sebagai pemimpin klasemen Rookie Moto3 2026. Sebuah hasil yang menunjukkan konsistensi pembalap Indonesia tersebut sepanjang musim.
Modal Besar Menuju Seri Berikutnya
Musim Moto3 2026 masih menyisakan banyak seri dan persaingan dipastikan belum berakhir. Meski demikian, posisi puncak klasemen yang kembali diraih Veda menjadi modal penting menghadapi balapan-balapan berikutnya.
Sepanjang musim ini, Veda menunjukkan perkembangan yang cukup impresif. Ia mampu beradaptasi dengan persaingan ketat Moto3 sekaligus mempertahankan konsistensi dalam mengumpulkan poin.
Meski tidak selalu finis di podium, kemampuannya meraih poin secara konsisten terbukti menjadi faktor penting dalam perburuan gelar rookie terbaik musim ini.
Keputusan terbaru Dorna dan FIM juga menjadi bukti bahwa setiap insiden di lintasan akan dievaluasi secara menyeluruh demi menjaga keadilan kompetisi. Kini hasil Moto3 Hungaria telah resmi ditetapkan dan Veda Ega Pratama kembali berada di posisi teratas klasemen Rookie Moto3 2026.
Perhatian selanjutnya akan tertuju pada seri berikutnya. Mampukah Veda mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim atau justru para rival kembali memberikan tekanan? Yang jelas, persaingan Rookie Moto3 2026 kini semakin menarik untuk disaksikan.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan