TRENGGALEK NJENGGELEK - Nama Veda Ega Pratama dan Hakim Danish belakangan sering menjadi perbincangan penggemar balap motor Asia.
Keduanya kerap dibanding-bandingkan oleh netizen Indonesia dan Malaysia karena sama-sama bersaing di ajang Moto3 musim ini.
Menanggapi ramainya pembahasan tersebut, Veda Ega Pratama akhirnya memberikan klarifikasi terkait hubungannya dengan Hakim Danish.
Pembalap Indonesia itu menegaskan bahwa hubungan mereka sebenarnya berjalan baik dan profesional.
Menurut Veda Ega Pratama, tidak ada masalah pribadi antara dirinya dan Hakim Danish.
Persaingan yang terjadi hanya berlangsung di lintasan balap sebagai bagian dari kompetisi normal seorang atlet profesional.
Veda Ega Pratama Tegaskan Hubungannya dengan Hakim Danish Baik-Baik Saja
Dalam wawancara terbaru, Veda menjelaskan bahwa dirinya dan Hakim Danish tetap berteman seperti biasa di luar lintasan.
"Teman seperti biasa saja. Maksudnya kita teman baik-baik saja," ujar Veda.
Meski demikian, ia tidak menampik bahwa suasana kompetitif memang selalu muncul ketika para pembalap berada di trek. Menurutnya, semua pembalap memiliki tujuan yang sama, yakni meraih kemenangan.
"Cuma kalau di lintasan balap ya wajarlah. Semua pembalap ingin menang," katanya.
Veda menilai sebagian besar isu yang berkembang justru berasal dari perdebatan para penggemar di media sosial yang terlalu membesar-besarkan rivalitas antara pembalap Indonesia dan Malaysia.
Fokus pada Performa, Bukan Drama
Di tengah berbagai komentar netizen, Veda memilih tetap fokus meningkatkan kemampuannya di Moto3. Pembalap muda Indonesia itu kini sedang menikmati musim debut yang cukup menjanjikan.
Setelah delapan seri berjalan, Veda berhasil mengoleksi dua podium dan menempati posisi keenam klasemen sementara. Hasil tersebut menjadi pencapaian yang cukup mengesankan mengingat dirinya sebelumnya hanya menargetkan proses belajar.
Veda bahkan mengaku tidak menyangka bisa langsung tampil kompetitif pada tahun pertamanya di kelas Grand Prix.
Salah satu hasil terbaiknya hadir di Brasil ketika berhasil naik podium pada sirkuit baru yang belum pernah digunakan sebagian besar pembalap.
Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan status Veda sebagai salah satu rookie yang patut diperhitungkan musim ini.
Belum Mau Pasang Target Tinggi
Meski berada di posisi yang cukup baik di klasemen, Veda belum ingin terburu-buru menetapkan target khusus.
Ia memilih fokus mengumpulkan poin dan memaksimalkan setiap kesempatan yang ada di sisa musim.
Menurutnya, masih banyak sirkuit baru yang harus dipelajari sehingga proses adaptasi tetap menjadi prioritas utama.
Veda juga menilai peluang tampil kompetitif akan lebih besar ketika memasuki sirkuit-sirkuit Asia seperti Mandalika dan Sepang yang sudah cukup dikenalnya.
Selain itu, ia belum mau berbicara terlalu jauh mengenai masa depannya, termasuk kemungkinan naik ke Moto2 pada musim depan.
Bagi Veda, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan musim debut Moto3 dengan hasil terbaik sambil terus menambah pengalaman di level tertinggi balap motor dunia.
Dengan performa yang terus meningkat serta dukungan besar dari penggemar Indonesia, Veda Ega Pratama berpeluang menutup musim dengan catatan yang lebih membanggakan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta muda terbaik Indonesia di arena balap internasional.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan