TRENGGALEK NJENGGALEK - Jadwal Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada Jumat, 12 Juni 2026. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu akan berlangsung di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Edisi kali ini menjadi sejarah baru bagi FIFA karena untuk pertama kalinya Piala Dunia 2026 diikuti oleh 48 tim peserta. Seluruh negara tersebut dibagi ke dalam 12 grup yang akan bersaing memperebutkan tiket menuju fase gugur.
Antusiasme pecinta sepak bola dunia semakin tinggi karena jadwal Piala Dunia 2026 pekan pertama langsung menghadirkan sejumlah pertandingan menarik, termasuk laga pembuka antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan.
Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terbesar Sepanjang Sejarah
Piala Dunia FIFA 2026 merupakan edisi ke-23 sejak pertama kali digelar pada 1930. Selain menghadirkan jumlah peserta terbanyak, turnamen ini juga menjadi yang pertama diselenggarakan oleh tiga negara tuan rumah secara bersamaan.
Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi pusat perhatian dunia selama lebih dari satu bulan kompetisi berlangsung. Puluhan stadion modern telah disiapkan untuk menggelar total 104 pertandingan mulai fase grup hingga final.
Format baru ini membuat persaingan semakin ketat karena lebih banyak negara mendapatkan kesempatan tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
Meksiko vs Afrika Selatan Jadi Laga Pembuka
Rangkaian pertandingan fase grup akan dibuka oleh duel Grup A antara Meksiko dan Afrika Selatan.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Azteca, Meksiko, pada Jumat, 12 Juni 2026 dini hari WIB. Sebagai tuan rumah, Meksiko tentu berambisi mengawali turnamen dengan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Menariknya, duel ini menghadirkan nuansa nostalgia karena menjadi ulangan laga pembuka Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Saat itu, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
Setelah laga pembuka selesai, pertandingan Grup A lainnya akan mempertemukan Korea Selatan melawan Republik Ceko pada pukul 09.00 WIB.
Kanada dan Amerika Serikat Tampil di Hadapan Publik Sendiri
Pada Sabtu, 13 Juni 2026, giliran dua tuan rumah lainnya yang akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia.
Kanada dijadwalkan menghadapi Bosnia dan Herzegovina di Stadion Toronto. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Kanada untuk memanfaatkan dukungan penuh suporter mereka.
Sementara itu, Amerika Serikat akan menghadapi Paraguay dalam laga yang berlangsung di Stadion Los Angeles. Tim berjuluk The Stars and Stripes tersebut datang dengan skuad muda yang banyak disebut sebagai generasi emas baru sepak bola Amerika.
Kedua pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu sorotan utama pada pekan pertama turnamen.
Duel Brasil vs Maroko Jadi Pertandingan Paling Dinanti
Memasuki Minggu, 14 Juni 2026, perhatian pencinta sepak bola dunia dipastikan tertuju pada pertandingan Grup C antara Brasil dan Maroko.
Brasil yang merupakan pemilik lima gelar juara dunia datang dengan status sebagai salah satu favorit juara. Di sisi lain, Maroko merupakan tim yang mencuri perhatian setelah tampil impresif pada Piala Dunia 2022.
Pertandingan yang digelar di Stadion New York, New Jersey, East Rutherford tersebut diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim memiliki kualitas pemain yang sangat baik.
Selain duel Brasil kontra Maroko, pekan pertama juga menghadirkan sejumlah pertandingan menarik lainnya seperti Qatar melawan Swiss, Haiti versus Skotlandia, serta Australia menghadapi Turki.
Total 24 Pertandingan Digelar pada Pekan Pertama
Setelah laga pembuka berlangsung, turnamen akan terus berjalan hingga Kamis, 18 Juni 2026 pagi WIB.
Sebanyak 24 pertandingan fase grup akan dimainkan selama pekan pertama. Tim-tim unggulan seperti Jerman, Belanda, Spanyol, Belgia, Prancis, Argentina, Portugal, dan Inggris juga dijadwalkan menjalani pertandingan perdana mereka pada periode tersebut.
Dengan banyaknya laga besar yang tersaji sejak awal kompetisi, Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu edisi paling menarik dan kompetitif sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen sepak bola dunia.
Editor : Gita Dwi Nuraini