TRENGGALEK NJENGGALEK – Aturan Moto3 2026 kembali menjadi perhatian menjelang seri kesembilan yang akan berlangsung di Sirkuit Automotodrom Brno, Republik Ceko, pada 19-21 Juni 2026. Selain persaingan ketat di klasemen pembalap, regulasi dan sistem penilaian Moto3 juga menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi peluang para rider, termasuk pembalap Indonesia Feda Ega Pratama.
Moto3 merupakan kelas pembinaan utama menuju Moto2 dan MotoGP. Dalam setiap seri, pembalap wajib mengikuti rangkaian sesi mulai dari latihan bebas, practice, kualifikasi, hingga balapan utama. Posisi start ditentukan berdasarkan hasil kualifikasi, sehingga performa pada sesi Sabtu menjadi sangat krusial untuk menentukan peluang meraih poin pada hari balapan.
Berdasarkan aturan Moto3, poin hanya diberikan kepada 15 pembalap terdepan saat finis. Juara balapan mendapatkan 25 poin, posisi kedua memperoleh 20 poin, posisi ketiga meraih 16 poin, posisi keempat mendapatkan 13 poin, dan seterusnya hingga posisi ke-15 yang memperoleh satu poin. Sistem ini membuat setiap posisi sangat berharga dalam perebutan gelar juara dunia maupun penghargaan Rookie of the Year.
Menjelang GP Ceko 2026, Feda Ega Pratama berada di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 71 poin. Rider Honda Team Asia itu hanya terpaut satu poin dari Brian Uriarte yang berada di posisi kelima dengan 72 poin. Dengan selisih yang sangat tipis, satu hasil finis lebih baik saja sudah cukup untuk mengubah posisi keduanya di klasemen.
Persaingan Ketat di Klasemen Moto3 2026
Hingga seri kedelapan, klasemen sementara masih dipimpin Maximo Quiles dengan 170 poin. Alvaro Carpe berada di posisi kedua dengan 111 poin, disusul Marco Morelli yang mengoleksi 77 poin.
Di bawahnya terdapat David Almansa dengan 76 poin dan Brian Uriarte dengan 72 poin. Feda Ega Pratama membuntuti di posisi keenam dengan 71 poin, menjadikannya salah satu pembalap yang masih berpeluang naik ke lima besar dalam waktu dekat.
Ketatnya persaingan menunjukkan betapa pentingnya konsistensi dalam Moto3. Seorang pembalap tidak cukup hanya meraih podium sekali atau dua kali. Mereka harus mampu mengumpulkan poin di hampir setiap seri untuk tetap bersaing di papan atas.
Aturan Rookie of the Year Menguntungkan Feda
Selain klasemen utama, Moto3 juga memiliki penghargaan Rookie of the Year yang diberikan kepada pembalap debutan dengan performa terbaik sepanjang musim.
Dalam kategori ini, Brian Uriarte memimpin dengan 72 poin. Namun Feda Ega Pratama hanya tertinggal satu angka dengan raihan 71 poin. Posisi tersebut membuat peluang Feda untuk merebut status rookie terbaik musim 2026 masih sangat terbuka.
Aturan penilaiannya sama dengan klasemen utama, yakni berdasarkan total poin yang dikumpulkan sepanjang musim. Karena itu, setiap seri memiliki dampak besar terhadap perebutan gelar rookie terbaik.
Jadwal Moto3 GP Ceko 2026
Sesuai jadwal resmi, sesi latihan bebas pertama akan berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 14.00 WIB. Kemudian sesi practice digelar pukul 18.15 WIB.
Pada Sabtu, 20 Juni 2026, pembalap akan menjalani latihan bebas kedua sebelum mengikuti kualifikasi yang menentukan posisi start balapan.
Sementara itu, race Moto3 GP Ceko 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 16.00 WIB dengan total 16 lap.
Bagi Feda Ega Pratama, seri Brno menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus menekan Brian Uriarte dalam persaingan Rookie of the Year. Jika mampu memaksimalkan hasil kualifikasi dan menghindari kesalahan saat balapan, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk kembali meraih poin besar terbuka lebar.
Dengan regulasi Moto3 yang menuntut konsistensi dan kemampuan mengumpulkan poin di setiap seri, GP Ceko bisa menjadi salah satu balapan paling menentukan bagi perjalanan Feda Ega Pratama pada musim 2026.
Editor : Gita Dwi Nuraini