TRENGGALEK NJENGGALEK - Hasil kualifikasi Moto3 Hungaria 2026 menghadirkan persaingan sengit di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026). Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan posisi start kesembilan setelah tampil kompetitif pada sesi Q2. Hasil ini sekaligus menjaga peluang rider Honda Team Asia tersebut untuk kembali bersaing di barisan depan pada balapan utama Moto3 Hungaria.
Sorotan utama akhir pekan ini tidak hanya tertuju pada performa para pembalap, tetapi juga pada aturan kualifikasi Moto3 yang memainkan peran penting dalam menentukan posisi start. Format Q1 dan Q2 di Moto3 kerap menjadi penentu nasib pembalap sebelum balapan berlangsung.
Aturan Kualifikasi Moto3 yang Menentukan Posisi Start
Dalam regulasi Moto3, pembalap yang gagal mencatat waktu terbaik pada sesi practice harus menjalani Q1. Hanya empat pembalap tercepat dari Q1 yang berhak melaju ke Q2 untuk memperebutkan posisi pole position.
Pada sesi Q1 Moto3 Hungaria 2026, Brian Uriarte tampil sebagai pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 46,232 detik. Selain Uriarte, Jesus Rios, Cormac Buchanan, dan Adrian Cruces berhasil lolos ke Q2.
Sementara itu, pembalap Malaysia Hakim Danis gagal menembus empat besar Q1 sehingga harus puas memulai balapan dari posisi ke-19. Situasi ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di kelas Moto3, di mana selisih waktu yang sangat tipis dapat menentukan peluang meraih poin.
David Almansa Rebut Pole Position
Pada sesi Q2, David Almansa tampil impresif dan berhasil mengamankan pole position. Pembalap Spanyol tersebut mengungguli Maximo Quiles yang menempati posisi kedua serta Brian Uriarte di posisi ketiga.
Baris kedua starting grid diisi Valentin Perrone, Jesus Rios, dan Rico Salmela. Sementara Marco Morelli, Adrian Cruces, dan Veda Ega Pratama melengkapi baris ketiga.
Bagi Veda, posisi start kesembilan merupakan hasil yang cukup positif. Pembalap Indonesia itu kembali menunjukkan perkembangan signifikan pada musim debutnya di Moto3. Kemampuannya menembus Q2 dan bersaing dengan para rider papan atas menjadi bukti bahwa proses adaptasinya berjalan dengan baik.
Peluang Veda di Balapan Utama
Start dari posisi kesembilan memberi peluang cukup besar bagi Veda untuk meraih poin penting. Dalam balapan Moto3 yang terkenal dengan pertarungan berkelompok, posisi start di tiga baris pertama masih memungkinkan pembalap untuk bertarung memperebutkan podium.
Keunggulan Veda musim ini terletak pada konsistensi dan kemampuannya membaca situasi balapan. Beberapa kali ia mampu memperbaiki posisi saat race berlangsung meski tidak selalu memulai balapan dari barisan depan.
Balapan Moto3 Hungaria 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Minggu (7/6/2026) dengan total 20 lap. Karakteristik Balaton Park yang teknis diprediksi akan menghadirkan banyak aksi saling salip hingga lap terakhir.
Klasemen Moto3 2026
Menjelang balapan Hungaria, Maximo Quiles masih memimpin klasemen sementara Moto3 2026 dengan 145 poin. Alvaro Carpe berada di posisi kedua dengan 95 poin.
Menariknya, Veda Ega Pratama berhasil naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 71 poin. Ia unggul atas Marco Morelli yang mengumpulkan 68 poin dan Valentin Perrone dengan 60 poin.
Posisi tersebut menunjukkan bahwa Veda bukan lagi sekadar pembalap rookie. Ia kini menjadi salah satu kandidat kuat yang mampu mengganggu dominasi para pembalap Eropa di papan atas klasemen Moto3 musim 2026.
Jika mampu memanfaatkan posisi start kesembilan dengan baik, bukan tidak mungkin Veda kembali mencatat hasil positif di Hungaria dan memperkuat posisinya dalam persaingan klasemen maupun perebutan gelar Rookie of The Year musim ini.
Editor : Gita Dwi Nuraini