Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Kembali Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026, Brian Uriarte Kehilangan Poin Usai Status Finis GP Hungaria Direvisi

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:08 WIB
Feda Ega Pratama kembali pimpin klasemen rookie Moto3 2026 usai mendapat tambahan poin, sementara Brian Uriarte kehilangan poin GP Hungaria.(Gemini AI)
Feda Ega Pratama kembali pimpin klasemen rookie Moto3 2026 usai mendapat tambahan poin, sementara Brian Uriarte kehilangan poin GP Hungaria.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Kabar menggembirakan datang bagi pecinta balap motor Indonesia. Feda Ega Pratama kembali memimpin klasemen rookie Moto3 2026 setelah adanya perubahan hasil resmi pasca balapan GP Hungaria 2026 yang berdampak besar pada persaingan pembalap debutan musim ini.

Perubahan tersebut terjadi setelah pihak penyelenggara bersama otoritas balap melakukan evaluasi lanjutan terhadap sejumlah insiden dan keputusan yang terjadi selama Moto3 Hungaria. Hasil investigasi itu membuat posisi Feda Ega Pratama di klasemen rookie mengalami peningkatan signifikan berkat tambahan poin yang diperoleh dari revisi hasil balapan.

Sementara itu, rival terdekatnya asal Spanyol, Brian Uriarte, harus menerima kenyataan pahit setelah kehilangan seluruh poin yang sebelumnya diraih pada seri Hungaria. Keputusan tersebut membuat peta persaingan klasemen rookie Moto3 2026 berubah drastis menjelang paruh kedua musim.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 4 Klasemen Moto3 2026, Latihan Gila Jelang Moto3 Hungaria Bikin Honda Terkejut

Investigasi Pasca Balapan Ubah Hasil GP Hungaria

Moto3 Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park ternyata belum benar-benar selesai saat bendera finis dikibarkan. Dalam beberapa hari setelah balapan, pihak FIM dan Dorna melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai data balapan.

Evaluasi dilakukan dengan meninjau rekaman video, laporan marshal, data lintasan, hingga aspek teknis yang berkaitan dengan penerapan regulasi selama balapan berlangsung. Proses tersebut menjadi sorotan karena hasil akhirnya berpengaruh langsung terhadap distribusi poin kejuaraan.

Setelah seluruh data dianalisis, pihak penyelenggara akhirnya mengeluarkan keputusan final yang mengubah hasil balapan. Salah satu dampak terbesarnya adalah perubahan status Brian Uriarte yang sebelumnya tercatat finis di posisi keempat.

Baca Juga: Klasemen Moto3 2026 Berubah Drastis! Efek Diskualifikasi Brian Uriarte Bikin Veda Ega Pratama Kembali Memimpin Perburuan Gelar Rookie

Brian Uriarte Kehilangan Seluruh Poin Hungaria

Dalam keputusan terbaru, Brian Uriarte dinyatakan tidak berhak mempertahankan hasil yang diraihnya di GP Hungaria. Akibatnya, seluruh poin yang sebelumnya masuk ke klasemen harus dihapus.

Keputusan tersebut menjadi pukulan berat bagi pembalap muda Spanyol itu karena poin dari Hungaria sangat penting dalam persaingan rookie musim ini. Kehilangan poin membuat posisinya di klasemen langsung merosot dan membuka peluang bagi para pesaing untuk mengambil alih posisi teratas.

Situasi ini juga memicu perdebatan di kalangan penggemar dan media balap karena perubahan hasil dilakukan beberapa hari setelah balapan berakhir. Namun pihak regulator menegaskan bahwa seluruh keputusan diambil berdasarkan hasil investigasi dan evaluasi yang dilakukan sesuai regulasi.

Baca Juga: Klasemen Moto3 2026 Berubah Drastis! Brian Uriarte Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 4 dan Dekati Tiga Besar

Tambahan 10 Poin Bawa Feda ke Puncak

Di sisi lain, revisi hasil balapan justru membawa kabar baik bagi Feda Ega Pratama. Pembalap binaan Astra Honda tersebut mendapatkan koreksi hasil yang membuat posisinya naik dalam klasifikasi akhir GP Hungaria.

Perubahan tersebut membuat Feda berhak memperoleh tambahan 10 poin yang sangat berharga. Tambahan poin itu mengangkat posisinya ke urutan keempat dalam hasil akhir balapan Hungaria.

Berkat tambahan tersebut, total koleksi poin Feda kini mencapai 81 poin, jumlah yang cukup untuk mengembalikannya ke posisi pertama klasemen rookie Moto3 2026.

Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi Feda sepanjang musim. Meski beberapa kali menghadapi kendala dan penalti, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mampu terus mengumpulkan poin penting yang akhirnya berpengaruh besar dalam perebutan gelar rookie terbaik.

Sistem Poin Moto3 Jadi Penentu Persaingan

Perubahan posisi Feda tidak lepas dari pentingnya sistem poin Moto3 yang sangat menentukan jalannya kompetisi. Dalam Moto3, pembalap yang finis posisi pertama mendapatkan 25 poin, posisi kedua 20 poin, posisi ketiga 16 poin, dan posisi keempat memperoleh 13 poin.

Karena itulah tambahan 10 poin yang diterima Feda dari revisi hasil GP Hungaria menjadi sangat krusial. Selisih poin yang relatif tipis di klasemen rookie membuat setiap tambahan angka memiliki dampak besar terhadap posisi pembalap.

Dengan total 81 poin, Feda kini unggul dalam persaingan rookie dan memiliki momentum positif untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Peluang Rookie Terbaik Semakin Terbuka

Meski berhasil kembali ke puncak klasemen rookie, perjuangan Feda masih jauh dari selesai. Musim Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah balapan dengan poin yang sangat besar untuk diperebutkan.

Namun modal kepercayaan diri, konsistensi performa, serta tambahan poin dari GP Hungaria membuat peluang Feda untuk mengakhiri musim sebagai rookie terbaik semakin terbuka lebar.

Kini perhatian penggemar Indonesia akan tertuju pada seri berikutnya. Mampukah Feda mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim atau justru para rival Eropa kembali memberikan tekanan? Jawabannya akan ditentukan dalam balapan-balapan mendatang.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Moto3 2026 #Feda Ega Pratama #GP Hungaria 2026 #Brian Uriarte #Klasemen Rookie Moto3