Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 4 Moto3 2026, Brian Uriarte Didiskualifikasi Akibat Oli Ilegal, Klasemen Rookie Berubah Total

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:12 WIB
Veda Ega Pratama naik ke peringkat 4 Moto3 2026 dan pimpin klasemen rookie setelah Brian Uriarte didiskualifikasi dari GP Catalunya.(Gemini AI)
Veda Ega Pratama naik ke peringkat 4 Moto3 2026 dan pimpin klasemen rookie setelah Brian Uriarte didiskualifikasi dari GP Catalunya.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Kabar mengejutkan datang dari Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mendapatkan keuntungan besar setelah rival utamanya, Brian Uriarte, resmi didiskualifikasi dari seluruh hasil Grand Prix Catalunya akibat pelanggaran regulasi teknis terkait penggunaan pelumas atau oli yang tidak sesuai spesifikasi.

Keputusan tersebut langsung berdampak pada klasemen Moto3 2026. Veda Ega Pratama yang sebelumnya berada di luar empat besar kini naik ke posisi keempat klasemen dunia sekaligus merebut kembali status sebagai rookie terbaik musim ini.

Perubahan klasemen ini menjadi kabar positif bagi Veda Ega Pratama yang sepanjang musim menunjukkan performa konsisten bersama Honda Team Asia. Tambahan poin yang diperoleh akibat revisi hasil Catalunya membuat peluang Veda untuk bersaing di papan atas semakin terbuka.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kembali Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026, Brian Uriarte Kehilangan Poin Usai Status Finis GP Hungaria Direvisi

Brian Uriarte Didiskualifikasi dari GP Catalunya

Hukuman berat dijatuhkan kepada Brian Uriarte setelah pengawas balapan FIM menemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi pelumas yang digunakan pada motor KTM miliknya saat GP Catalunya.

Sesuai regulasi Moto3 2026, seluruh peserta wajib menggunakan oli dari pemasok resmi yang telah ditunjuk penyelenggara. Aturan tersebut dibuat untuk menjaga kesetaraan performa dan mencegah adanya keuntungan teknis yang tidak adil.

Pelanggaran terungkap setelah FIM mengambil sampel oli motor Uriarte untuk diuji di laboratorium independen. Hasil pemeriksaan menunjukkan kandungan kimia pelumas berada di luar spesifikasi yang diizinkan.

Setelah proses investigasi selesai, FIM memutuskan untuk mendiskualifikasi Uriarte dari seluruh hasil kualifikasi dan balapan GP Catalunya. Dengan keputusan itu, seluruh poin yang diperoleh pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut resmi dihapus dari klasemen.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 4 Klasemen Moto3 2026, Latihan Gila Jelang Moto3 Hungaria Bikin Honda Terkejut

Sistem Poin Moto3 Bantu Veda Naik Posisi

Diskualifikasi Uriarte langsung memengaruhi hasil akhir balapan Catalunya. Pembalap yang finis di belakangnya otomatis naik satu posisi.

Dalam sistem poin Moto3, posisi ketujuh memperoleh 9 poin, sementara posisi kedelapan mendapatkan 8 poin. Karena Uriarte dicoret dari hasil resmi, Veda Ega Pratama yang awalnya finis di posisi kedelapan naik ke urutan ketujuh.

Kenaikan satu posisi memang hanya menambah satu poin. Namun dalam persaingan Moto3 yang sangat ketat, tambahan satu poin tersebut memiliki dampak besar terhadap klasemen keseluruhan.

Berkat revisi hasil tersebut, total poin Veda kini mencapai 67 poin, sementara Brian Uriarte kehilangan seluruh poin yang sebelumnya diperoleh di Catalunya.

Baca Juga: Klasemen Moto3 2026 Berubah Drastis! Efek Diskualifikasi Brian Uriarte Bikin Veda Ega Pratama Kembali Memimpin Perburuan Gelar Rookie

Veda Resmi Pimpin Klasemen Rookie

Tambahan poin dari Catalunya membuat Veda Ega Pratama berhasil melewati perolehan poin Brian Uriarte dalam klasemen rookie.

Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu kini resmi menjadi pemimpin klasemen Rookie of the Year Moto3 2026. Pencapaian tersebut menjadi bukti perkembangan pesat Veda pada musim debutnya di kejuaraan dunia.

Tidak hanya memimpin klasemen rookie, Veda juga berhasil menembus empat besar klasemen sementara Moto3 2026. Posisi tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan di antara para pembalap muda terbaik dunia.

Momentum Emas Jelang GP Hungaria

Keberhasilan merebut puncak klasemen rookie menjadi modal penting bagi Veda menjelang GP Hungaria di Sirkuit Balaton Park.

Persaingan memang masih panjang karena musim Moto3 2026 menyisakan sejumlah balapan. Namun momentum saat ini berada di pihak pembalap Indonesia tersebut.

Konsistensi dalam mengumpulkan poin menjadi salah satu kekuatan terbesar Veda sepanjang musim. Meski belum selalu naik podium, kemampuannya finis di zona poin secara rutin membuat posisinya terus membaik di klasemen.

Jika mampu mempertahankan performa hingga akhir musim, peluang Veda Ega Pratama untuk mengakhiri Moto3 2026 sebagai rookie terbaik dunia semakin terbuka lebar. Kini harapan publik Indonesia tertuju pada pembalap muda tersebut untuk terus menjaga momentum dan mengharumkan nama bangsa di pentas balap internasional.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Brian Uriarte #Klasemen Rookie Moto3 #GP Catalunya 2026