Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Brian Uriarte Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026, Poin Hangus dan Veda Ega Pratama Kembali Unggul di Klasemen Rookie

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:44 WIB
Brian Uriarte didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026 akibat pelanggaran oli mesin. Veda Ega Pratama kembali naik klasemen rookie.(Gemini AI)
Brian Uriarte didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026 akibat pelanggaran oli mesin. Veda Ega Pratama kembali naik klasemen rookie.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEKBrian Uriarte resmi didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026 setelah motor yang digunakannya terbukti melanggar regulasi teknis terkait penggunaan oli mesin. Keputusan tersebut diumumkan setelah proses investigasi dan sidang yang dilakukan oleh otoritas balap dunia.

Sanksi ini menjadi pukulan telak bagi pembalap muda Spanyol tersebut. Sebab, sebelum keputusan dijatuhkan, Brian Uriarte sedang menikmati performa impresif setelah meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di Mugello dan bersaing ketat dalam perebutan gelar Rookie of the Year Moto3 2026.

Diskualifikasi tersebut juga berdampak langsung terhadap klasemen Moto3 musim ini. Posisi Uriarte merosot tajam, sementara pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mendapatkan keuntungan dan kembali naik dalam persaingan rookie.

Baca Juga: Brian Uriarte Kena DNF di Moto3 Hungaria 2026, 13 Poin Hangus Usai Investigasi FIM dan Dorna

Pelanggaran Ditemukan Saat Pemeriksaan Teknis

Kasus ini bermula dari pemeriksaan teknis pascakualifikasi Moto3 Catalunya 2026. Dalam inspeksi tersebut, motor Red Bull KTM milik Brian Uriarte ditemukan menggunakan oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi resmi yang ditetapkan FIM untuk kelas Moto3.

Regulasi Moto3 secara tegas menyebutkan bahwa seluruh peserta hanya diperbolehkan menggunakan oli dari pemasok resmi yang telah ditunjuk oleh FIM. Aturan itu berlaku untuk seluruh komponen mesin, termasuk bak engkol, gearbox, hingga sistem kopling.

Selain itu, penggunaan oli resmi harus dilakukan tanpa tambahan maupun modifikasi apa pun. Untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan tersebut, direktur teknis berhak mengambil sampel oli dari motor tim mana saja selama akhir pekan balapan berlangsung.

Baca Juga: Brian Uriarte Kena DNF Usai Moto3 Hungaria 2026, 13 Poin Hangus dan Posisi Klasemen Rookie Berubah Drastis

Sampel B Menguatkan Temuan Awal

Setelah temuan awal diperoleh, Brian Uriarte dipanggil untuk menjalani sidang pada akhir pekan MotoGP Mugello. Dalam proses tersebut, pembalap Spanyol itu menggunakan haknya untuk meminta analisis terhadap sampel kedua atau sampel B.

Namun hasil pengujian sampel B ternyata mengonfirmasi temuan sebelumnya. Oli yang digunakan pada motor Uriarte tetap dinyatakan tidak sesuai dengan spesifikasi resmi yang diwajibkan dalam regulasi Moto3.

Berdasarkan hasil tersebut, kasus kemudian dibawa ke sidang lanjutan yang digelar di Hungaria.

Baca Juga: Brian Uriarte Kehilangan Poin Usai Revisi Hasil Moto3 Hungaria 2026, Persaingan Rookie Makin Memanas

Diskualifikasi dari Kualifikasi dan Balapan

Dalam sidang yang berlangsung pada Kamis pagi di Hungaria, otoritas balap akhirnya menjatuhkan sanksi tegas kepada Brian Uriarte.

Pembalap muda Spanyol itu dinyatakan didiskualifikasi dari hasil kualifikasi maupun klasifikasi balapan Moto3 Catalunya 2026.

Sebelum hukuman dijatuhkan, Uriarte tercatat berhasil meraih posisi ketiga saat kualifikasi dan finis di posisi keempat pada balapan utama. Namun seluruh hasil tersebut dibatalkan sehingga poin yang diperoleh dari Catalunya resmi dihapus dari klasemen.

Keputusan tersebut menjadi salah satu sanksi teknis paling signifikan yang terjadi di Moto3 musim 2026.

Dampak Besar pada Klasemen Rookie

Sebelum diskualifikasi diumumkan, Brian Uriarte menempati posisi keempat klasemen Moto3 dan unggul satu poin atas rival terdekatnya dalam perebutan gelar Rookie of the Year, Veda Ega Pratama.

Namun setelah seluruh poin dari Catalunya dihapus, posisi Uriarte langsung merosot ke peringkat kedelapan klasemen.

Sebaliknya, perubahan tersebut memberikan keuntungan bagi Veda Ega Pratama. Pembalap muda Indonesia itu kembali naik ke posisi keempat klasemen sekaligus memperkuat peluangnya dalam persaingan rookie terbaik musim ini.

Perubahan klasemen ini menunjukkan betapa pentingnya kepatuhan terhadap regulasi teknis dalam ajang Moto3. Tidak hanya hasil balapan yang dipertaruhkan, tetapi juga peluang meraih gelar di akhir musim.

Peluang Uriarte dan Veda Masih Terbuka

Meski kehilangan poin penting, peluang Brian Uriarte untuk bangkit masih terbuka karena Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah seri balapan.

Namun, diskualifikasi ini jelas menjadi kerugian besar bagi pembalap Spanyol tersebut karena momentum yang dibangun setelah kemenangan di Mugello harus terhenti akibat pelanggaran teknis.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama kini berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Konsistensi yang ditunjukkan sepanjang musim membuat pembalap Indonesia itu kembali menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar Rookie of the Year Moto3 2026.

Dengan persaingan yang masih panjang, duel antara Veda Ega Pratama dan Brian Uriarte dipastikan akan menjadi salah satu cerita menarik dalam sisa musim Moto3 tahun ini.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Veda Ega Pratama #Moto3 Catalunya 2026 #Rookie of the Year Moto3 #Brian Uriarte #Diskualifikasi Moto3