Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Brian Uriarte Dihukum DNF di Moto3 Hungaria 2026, Poin Dihapus Total, Veda Ega Pratama Kembali Kuasai Klasemen Rookie 81 Poin

Gita Dwi Nuraini • Minggu, 14 Juni 2026 | 17:12 WIB
Brian Uriarte DNF di Moto3 Hungaria 2026, poin dihapus. Veda Ega Pratama kembali puncak rookie dengan 81 poin.(Gemini AI)
Brian Uriarte DNF di Moto3 Hungaria 2026, poin dihapus. Veda Ega Pratama kembali puncak rookie dengan 81 poin.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Drama besar kembali terjadi di ajang Moto3 Hungaria 2026 setelah Race Direction dan FIM resmi menjatuhkan keputusan kontroversial yang mengubah peta persaingan klasemen rookie dunia. Pembalap muda Spanyol, Brian Uriarte, harus menerima kenyataan pahit setelah seluruh poinnya di Hungaria dihapus dan status finis keempatnya direvisi menjadi DNF (Did Not Finish).

Keputusan tersebut diumumkan usai investigasi panjang selama tiga hari terkait insiden dan temuan teknis pasca balapan di Sirkuit Balaton Park. Hasil akhir ini langsung memicu gejolak besar di paddock Moto3 karena berdampak signifikan terhadap klasemen sementara musim 2026.

Di sisi lain, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama justru mendapat keuntungan besar dari revisi hasil tersebut. Ia kembali naik ke puncak klasemen rookie dengan total 81 poin, menggantikan posisi Uriarte yang sebelumnya sempat memimpin

Baca Juga: Brian Uriarte Tetap Dapat Poin Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Pratama Tertahan di P16 karena Long Lap Penalty

Investigasi Teknis Jadi Pemicu Utama

FIM Stewards melakukan pemeriksaan ulang terhadap data balapan, rekaman video, hingga laporan marshal setelah insiden besar yang terjadi di Hungaria. Hasil investigasi menemukan adanya pelanggaran regulasi teknis yang membuat status finis Uriarte tidak sah.

Akibat temuan tersebut, Race Direction memutuskan untuk mengubah hasil akhir pembalap asal Spanyol itu menjadi DNF. Konsekuensinya, seluruh poin yang ia peroleh dari balapan Hungaria otomatis dihapus dari klasemen resmi.

Keputusan ini disebut sebagai langkah tegas FIM dalam menjaga integritas kompetisi, meski memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan tim.

Baca Juga: Brian Uriarte Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026, Poin Hangus dan Veda Ega Pratama Kembali Unggul di Klasemen Rookie

Veda Ega Pratama Diuntungkan Revisi Klasemen

Perubahan hasil tersebut turut berdampak langsung pada klasemen rookie Moto3 2026. Veda Ega Pratama, yang sebelumnya sempat mengalami penalti long lap dan terlempar ke posisi bawah, kini mendapatkan kompensasi hasil setelah evaluasi ulang jalur penalti yang dinilai tidak sesuai standar.

FIM memberikan tambahan poin yang membuat Veda kembali menempati posisi keempat di hasil Hungaria dan mengamankan total 81 poin di klasemen rookie.

Dengan hasil tersebut, pembalap asal Indonesia itu kembali memimpin persaingan rookie musim ini, sekaligus memperbesar peluangnya untuk menjadi rookie terbaik Moto3 2026.

Baca Juga: Brian Uriarte Kena DNF di Moto3 Hungaria 2026, 13 Poin Hangus Usai Investigasi FIM dan Dorna

Dampak Besar di Paddock Moto3

Keputusan terhadap Brian Uriarte dan Veda Ega Pratama memicu efek domino di paddock Moto3. Sejumlah pembalap lain turut mengalami perubahan posisi tanpa perubahan poin, akibat penyesuaian klasemen pasca diskualifikasi.

Di kubu Uriarte, keputusan ini disebut sebagai pukulan berat. Timnya dikabarkan mempertimbangkan langkah banding, meski FIM menegaskan bahwa hasil investigasi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Sementara itu, kubu Veda Ega Pratama menyambut positif keputusan tersebut karena dianggap mengembalikan hak poin yang sebelumnya hilang akibat kesalahan teknis di jalur penalti Balaton Park.

Long Lap Penalty Balaton Park Jadi Sorotan

Salah satu faktor yang ikut menjadi sorotan adalah jalur long lap penalty di Sirkuit Balaton Park yang dinilai tidak sesuai standar. Beberapa pembalap, termasuk Veda, disebut kehilangan waktu hingga lebih dari empat detik akibat desain lintasan penalti yang terlalu panjang.

Dalam balapan Moto3 yang sangat ketat, selisih waktu tersebut dianggap sangat krusial dan dapat mengubah posisi secara drastis.

FIM kemudian mengakui adanya ketidaksesuaian teknis pada infrastruktur lintasan dan memasukkan hal tersebut dalam bahan evaluasi resmi.

Penegasan Aturan dan Transparansi

Dorna dan FIM menegaskan bahwa keputusan ini diambil murni berdasarkan regulasi teknis tanpa intervensi politik tim. Mereka juga kembali menekankan bahwa standar teknis berlaku sama untuk semua pembalap tanpa pengecualian.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi seluruh tim Moto3 mengenai ketatnya regulasi teknis, mulai dari perangkat motor hingga kepatuhan prosedur balapan.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Veda Ega Pratama #Moto3 Hungaria 2026 #Dorna FIM #Brian Uriarte #Klasemen Rookie Moto3