Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Brian Uriarte Didiskualifikasi, Feda Ega Pratama Naik Puncak! Drama Moto 3 Hungaria 2026 Guncang Klasemen Rookie

Gita Dwi Nuraini • Minggu, 14 Juni 2026 | 17:20 WIB
Moto 3 Hungaria 2026 berubah dramatis! Uriarte didiskualifikasi, Feda Ega Pratama naik puncak klasemen rookie.(Gemini AI)
Moto 3 Hungaria 2026 berubah dramatis! Uriarte didiskualifikasi, Feda Ega Pratama naik puncak klasemen rookie.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Moto 3 Hungaria 2026 kembali menjadi sorotan dunia balap setelah keputusan mengejutkan dari FIM Stewards mengubah total peta persaingan klasemen rookie. Hasil akhir balapan di Balaton Park resmi direvisi, membuat pembalap Spanyol Brian Uriarte kehilangan poin penting, sementara rider Indonesia Feda Ega Pratama justru naik ke posisi teratas klasemen sementara.

Kontroversi Moto 3 Hungaria 2026 ini langsung memicu perdebatan di paddock dan media sosial, terutama terkait konsistensi regulasi dan dampaknya terhadap persaingan gelar rookie terbaik musim 2026.

Baca Juga: Brian Uriarte Tetap Dapat Poin Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Pratama Tertahan di P16 karena Long Lap Penalty

Hasil Moto 3 Hungaria 2026 Berubah Usai Investigasi Teknis

Keputusan besar ini muncul setelah otoritas balap melakukan investigasi menyeluruh pasca balapan di Sirkuit Balaton Park. Data lintasan, rekaman video, hingga laporan marshal diperiksa ulang untuk memastikan tidak ada pelanggaran regulasi yang terlewat.

Dalam proses tersebut, ditemukan adanya ketidaksesuaian teknis yang berdampak pada hasil akhir beberapa pembalap. Salah satu yang paling terdampak adalah Brian Uriarte, yang sebelumnya finis di posisi keempat. Namun, hasil tersebut kemudian dibatalkan dan diubah menjadi DNF (Did Not Finish).

Dengan perubahan ini, seluruh poin yang sempat diraih Uriarte di Moto 3 Hungaria 2026 otomatis dihapus dari klasemen. Keputusan ini disebut sebagai langkah penegakan aturan demi menjaga integritas kompetisi, meski memicu reaksi keras dari penggemar dan tim.

Baca Juga: Brian Uriarte Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026, Poin Hangus dan Veda Ega Pratama Kembali Unggul di Klasemen Rookie

Dampak Besar pada Klasemen Rookie Moto 3

Perubahan hasil Moto 3 Hungaria 2026 tidak hanya berdampak pada Uriarte, tetapi juga mengubah peta persaingan gelar rookie musim ini. Pembalap Indonesia, Feda Ega Pratama, menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan setelah dilakukan koreksi hasil balapan.

Sebelumnya, Feda sempat berada dalam situasi sulit akibat penalti yang membuatnya kehilangan posisi penting. Namun setelah evaluasi ulang terhadap sistem penalti dan dampaknya di lintasan, ia mendapatkan tambahan poin yang signifikan.

Tambahan tersebut membuat Feda kembali memimpin klasemen rookie dengan total 81 poin. Posisi ini sekaligus menggeser para rival utamanya dari Eropa dan memperkuat peluangnya dalam perebutan gelar musim 2026.

Di media sosial, keputusan ini memicu reaksi beragam. Sebagian penggemar menilai langkah FIM sudah tepat demi keadilan, sementara lainnya mempertanyakan mengapa perubahan besar baru dilakukan setelah balapan selesai.

Baca Juga: Brian Uriarte Kena DNF di Moto3 Hungaria 2026, 13 Poin Hangus Usai Investigasi FIM dan Dorna

Kontroversi Balaton Park dan Perdebatan Regulasi

Balaton Park yang menjadi lokasi Moto 3 Hungaria 2026 kini ikut disorot karena karakter sirkuit yang dinilai ekstrem dan teknikal. Beberapa analis menyebut desain jalur long lap penalty di trek tersebut menjadi salah satu faktor yang memicu perdebatan.

Laporan menyebutkan bahwa jarak jalur penalti dinilai tidak ideal sehingga berdampak pada kehilangan waktu yang lebih besar dari seharusnya. Dalam balapan Moto 3 yang sangat ketat, selisih waktu sekecil apa pun dapat mengubah posisi secara drastis.

Perdebatan pun meluas ke isu regulasi. Sebagian pihak menilai aturan harus ditegakkan tanpa kompromi, sementara lainnya menuntut evaluasi ulang terhadap desain sirkuit dan sistem penalti agar lebih adil bagi pembalap.

Reaksi Paddock dan Tekanan Menuju Seri Berikutnya

Situasi pasca Moto 3 Hungaria 2026 membuat tensi di paddock meningkat. Uriarte dikabarkan mengalami pukulan mental setelah kehilangan poin penting, sementara Feda memilih tetap tenang dan fokus menghadapi seri berikutnya.

Meski kontroversi terus berkembang, posisi Feda di puncak klasemen kini menjadi sorotan utama. Banyak pengamat menilai momentum ini bisa menjadi titik penting dalam perjalanan kariernya di level dunia.

Dengan masih panjangnya musim 2026, persaingan rookie Moto 3 dipastikan akan semakin panas. Setiap seri ke depan akan menjadi penentu apakah Feda mampu mempertahankan keunggulan atau justru disalip oleh rival-rival kuat dari Eropa.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Feda Ega Pratama #Balaton Park #Brian Uriarte #Moto 3 Hungaria 2026 #klasemen Moto 3