Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Profil Veda Ega Pratama Si 'Marc Marquez Kecil' dari Gunung Kidul, Bikin Komentator Dunia Takjub Lewat Aksi Penyelamatan Spektakuler!

Cholifatun Nisak • Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB
Profil Veda Ega Pratama, pembalap muda Gunung Kidul yang dijuluki Marc Marquez Kecil usai aksi penyelamatan lutut gempar di Asia Talent Cup!
Profil Veda Ega Pratama, pembalap muda Gunung Kidul yang dijuluki Marc Marquez Kecil usai aksi penyelamatan lutut gempar di Asia Talent Cup!

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Nama pembalap muda bertalenta asal Indonesia, Veda Ega Pratama, terus mengundang decak kagum di panggung balap internasional. Pemuda berdarah Yogyakarta ini tidak hanya dikenal karena kecepatannya di lintasan, melainkan juga karena skill berkendara tingkat tinggi yang membuatnya dijuluki sebagai 'Marc Marquez Kecil'. Julukan prestisius tersebut melekat bukan tanpa alasan, melainkan berkat aksi-aksi fenomenal dan mentalitas baja yang ia tunjukkan saat bertarung sengit melawan para pembalap terbaik dari berbagai belahan dunia.

Lahir di Wonosari, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 23 November 2008, Veda sesungguhnya mengawali kiprahnya di jagat balap internasional sejak usia yang masih sangat belia. Pada tahun 2022 lalu, ia tercatat sebagai salah satu kontestan termuda yang berhasil lolos seleksi ketat untuk berkompetisi di ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC). Dunia adu kecepatan ini memang sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil, mengingat sang ayah, Sudarmono, merupakan salah satu mantan pembalap nasional yang namanya disegani di tanah air.

Kepada wartawan saat ditemui langsung di area Sirkuit Mandalika, Veda sempat berbagi cerita mengenai awal mula dirinya memutuskan untuk terjun secara total ke dunia balap motor profesional. Ia mengaku motivasi terbesarnya muncul karena sejak kecil sering diajak untuk melihat langsung sang ayah saat sedang melakoni sesi latihan maupun balapan resmi. Terinspirasi oleh pencapaian sang ayah, Veda kecil pun bertekad kuat untuk mengikuti jejak tersebut. Menariknya, sebelum fokus di trek aspal road race, Veda sebenarnya mengawali petualangannya sebagai seorang pembalap motocross.

Baca Juga: Profil Lengkap Veda Ega Pratama: Pembalap Muda Asal Gunung Kidul Pembuat Sejarah yang Kini Kuasai Puncak Klasemen Dunia!

Aksi Penyelamatan Lutut yang Bikin Dunia Tercengang

Salah satu momen magis yang membuat nama Veda Ega Pratama mendadak viral dan menjadi buah bibir para pengamat balap dunia terjadi pada balapan pembuka musim di Sirkuit Losail, Qatar. Dalam balapan tersebut, pembalap muda Indonesia ini sukses menyuguhkan tontonan berkelas tinggi dengan terus merangsek ke barisan depan, bahkan sempat memimpin jalannya balapan selama beberapa kali. Meskipun pada akhirnya ia menyentuh garis finis di posisi ketiga untuk mengamankan podium perdananya, ada satu aksi dramatis yang jauh lebih membekas di hati para penonton.

Insiden menegangkan itu terjadi saat balapan menyisakan dua putaran terakhir. Veda yang sedang asyik memacu motornya di posisi kedua tepat di belakang pembalap Amon Odaqi, mendadak mengalami slip ban depan dan nyaris mengalami low side crash saat merebahkan motornya masuk di tikungan kedua. Ketika motornya sudah berada dalam sudut yang terlalu miring dan hampir mencium aspal, Veda secara refleks melakukan aksi penyelamatan luar biasa menggunakan lututnya untuk menegakkan kembali posisi motor.

Aksi spektakuler yang menyerupai gaya membalap khas juara dunia MotoGP, Marc Marquez, tersebut langsung membuat komentator resmi Asia Talent Cup serta para penggemar balap takjub sekaligus tercengang. Meskipun akibat aksi penyelamatan tersebut posisi Veda sempat melorot karena berhasil disalip oleh Shinya Ezawa, keputusan cepatnya untuk tidak terjatuh menyelamatkan peluang Indonesia untuk tetap berdiri di atas podium juara. Rekaman video tayangan ulang momen langka itu bahkan diunggah secara khusus oleh akun resmi Asia Talent Cup sebagai bentuk apresiasi atas bakat luar biasanya.

Menatap Masa Depan Bersama Idemitsu Asia Talent Cup

Bagi Veda sendiri, setiap kemenangan dan podium yang berhasil ia raih di ajang internasional memiliki ruang tersendiri di dalam hatinya. Ia mengungkapkan bahwa rentetan podium yang berhasil dikoleksinya di Malaysia, Thailand, hingga Qatar menjadi momen-momen yang paling berkesan sepanjang karier balapnya. Pembalap muda Gunung Kidul ini mengaku sangat bangga dan emosional setiap kali berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di podium internasional karena itu merupakan pembuktian bahwa talenta lokal Indonesia mampu bersaing sejajar di level dunia.

Ajang Idemitsu Asia Talent Cup sendiri dikenal sebagai kawah candradimuka yang sangat kompetitif karena hanya diikuti oleh 21 pembalap muda terbaik hasil seleksi ketat dari seluruh negara di kawasan Asia. Kompetisi yang dipromotori oleh Dorna Sports ini memang sengaja didesain untuk menempa mental dan pengalaman tanding para pembalap muda sebelum mereka dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti kelas Moto3, Moto2, hingga MotoGP. Dengan kombinasi bakat alami, didikan disiplin, serta skill penyelamatan magis yang sudah ia miliki sejak usia muda, jalan Veda Ega Pratama untuk menjadi legenda balap masa depan Indonesia kini terbuka sangat lebar.

Baca Juga: Kisah Veda Ega Pratama: Bocah Ajaib Gunung Kidul Binaan Astra Honda yang Siap Guncang Panggung MotoGP!

Editor : Cholifatun Nisak
#Veda Ega Pratama #Pembalap Gunung Kidul #Marc Marquez Kecil #Asia Talent Cup 2022 #Aksi Penyelamatan Veda