Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Drama Moto3 Hungaria Meledak! Dorna Hapus Poin Brian Uriarte, Feda Ega Pratama Turun ke P3 Usai Sanksi Maut Guncang Klasemen 2026

M. Helmi Nurhisam • Minggu, 14 Juni 2026 | 19:40 WIB
Dorna hapus poin Uriarte, Feda Ega Pratama naik ke P3 Moto3 2026 usai sanksi maut ubah klasemen Hungaria.(Pinterest)
Dorna hapus poin Uriarte, Feda Ega Pratama naik ke P3 Moto3 2026 usai sanksi maut ubah klasemen Hungaria.(Pinterest)

Trenggalek Njenggelek - Dunia balap Moto3 kembali diguncang keputusan besar setelah Dorna Sports dan FIM dikabarkan menjatuhkan sanksi berat yang mengubah klasemen Moto3 Hungaria 2026. Dalam keputusan terbaru yang disebut sebagai “sanksi maut jilid resmi”, Brian Uriarte resmi kehilangan seluruh poinnya, sementara Feda Ega Pratama naik ke posisi P3 klasemen sementara.

Kabar ini sontak menjadi perbincangan panas di paddock dan komunitas balap internasional. Keputusan tersebut disebut diambil setelah investigasi teknis mendalam terkait pelanggaran regulasi homologasi yang dilakukan oleh motor Uriarte. Hasil scrutineering menunjukkan adanya ketidaksesuaian teknis yang dianggap melanggar aturan, sehingga seluruh poin pembalap asal Spanyol itu dihapus tanpa sisa.

Baca Juga: Kontroversi LLP Feda Ega Pratama Bikin Heboh Moto3, Benarkah Dorna Kehilangan Penonton dan Kepercayaan Publik?

Dorna dan FIM Hapus Poin Uriarte

Dalam keputusan tegas tersebut, Brian Uriarte kehilangan seluruh poin Moto3 Hungaria, membuat posisinya langsung terjun bebas di klasemen. Tim Spanyol yang menaungi Uriarte langsung mengajukan banding resmi, namun ditolak mentah-mentah oleh FIM Stewards Panel.

Penolakan banding ini memperkuat sinyal bahwa Dorna Sports sedang menerapkan kebijakan “zero tolerance” terhadap pelanggaran teknis. Tidak ada kompromi, tidak ada pengurangan hukuman—yang ada hanya eksekusi penuh.

Langkah ini disebut sebagai salah satu keputusan paling keras dalam sejarah Moto3 modern, karena tidak hanya memengaruhi hasil balapan, tetapi juga mengubah struktur klasemen secara signifikan.

Dampak Besar di Klasemen Moto3 2026

Efek domino dari sanksi tersebut langsung terasa. Dengan hilangnya poin Uriarte, klasemen Moto3 2026 mengalami pergeseran besar. Pembalap yang sebelumnya berada di bawah kini naik posisi, termasuk Feda Ega Pratama, yang resmi masuk ke peringkat tiga besar (P3).

Perubahan ini membuat persaingan gelar dunia kembali terbuka lebar. Pembalap lain yang sebelumnya tertinggal kini mendapatkan peluang baru untuk menekan papan atas. Kondisi ini menciptakan ketegangan baru di antara tim-tim besar Eropa dan Asia.

Namun di sisi lain, keputusan ini juga memicu perdebatan. Sebagian pihak menilai bahwa sanksi tersebut terlalu keras, sementara yang lain menyebutnya sebagai langkah penting untuk menjaga integritas kompetisi.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Kembali Jadi Sorotan, Kontroversi LLP Moto3 Picu Perdebatan Panjang soal Transparansi FIM

Feda Ega Pratama Naik P3, Tapi Masih Penuh Tantangan

Kenaikan Feda Ega Pratama ke P3 klasemen Moto3 2026 menjadi sorotan utama publik Indonesia. Meski demikian, perjalanan pembalap muda ini tidak sepenuhnya mulus. Sebelumnya, ia mengalami hasil buruk di seri Hungaria yang membuatnya sempat terpuruk di luar posisi podium klasemen.

Sirkuit Balaton Park disebut menjadi salah satu faktor sulitnya performa Feda. Trek teknikal dengan karakter stop-and-go, ditambah kondisi cuaca dan setup motor yang kurang optimal, membuatnya gagal mengumpulkan poin.

Meski begitu, performa konsisten di seri-seri sebelumnya tetap menjadi modal penting yang akhirnya membawanya kembali ke papan atas setelah keputusan Dorna diumumkan.

Rumor Teknis Honda vs KTM

Di tengah perubahan klasemen ini, kembali muncul perdebatan lama soal performa mesin. Motor Honda NSF250RW yang digunakan Feda disebut masih kalah tenaga di lintasan lurus dibandingkan KTM.

Beberapa pengamat menilai bahwa defisit top speed membuat pembalap Honda harus mengambil risiko lebih besar di tikungan. Namun di sisi lain, Honda masih unggul dalam hal kelincahan dan cornering speed, yang menjadi kunci di beberapa sirkuit teknikal.

Moto3 2026 Makin Panas

Dengan keputusan sanksi terhadap Uriarte dan naiknya Feda ke P3, Moto3 2026 kini memasuki fase yang semakin panas. Persaingan tidak hanya terjadi di lintasan, tetapi juga di meja regulasi dan ruang investigasi teknis.

Dorna dan FIM diperkirakan akan terus memperketat pengawasan teknis untuk mencegah kasus serupa terjadi di seri berikutnya. Setiap detail motor kini menjadi perhatian serius tim scrutineering.

Bagi Feda Ega Pratama, ini adalah momentum penting. Meski sempat tersandung hasil buruk di Hungaria, peluang untuk bersaing di papan atas kini kembali terbuka. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap peluang di sisa musim.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Moto3 2026 #Feda Ega Pratama #Klasemen Moto3 #Dorna FIM #Brian Uriarte