Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Moto3 2026 Bikin Bos Honda Takjub, Latihan Balapan Sendirian Sebelum Debut dan Catat Waktu Mengejutkan

Muhammad Rusdian Nuzula • Senin, 15 Juni 2026 | 15:20 WIB
Veda Ega Pratama Moto3 2026 bikin publik kagum usai latihan sendirian dan mencatat waktu mengejutkan jelang debut. (PINTEREST)
Veda Ega Pratama Moto3 2026 bikin publik kagum usai latihan sendirian dan mencatat waktu mengejutkan jelang debut. (PINTEREST)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Veda Ega Pratama Moto3 2026 menjadi topik hangat di kalangan pecinta balap Tanah Air setelah terungkap kisah perjuangannya menjelang debut di ajang Grand Prix dunia. Pembalap muda Indonesia tersebut memilih cara yang tidak biasa untuk mempersiapkan diri menghadapi musim pertamanya di kelas Moto3.

Di saat banyak pembalap muda memanfaatkan berbagai kesempatan untuk berlatih bersama rider lain, Veda Ega Pratama justru menjalani simulasi balapan seorang diri. Langkah itu dilakukan demi membangun ritme dan konsistensi yang dibutuhkan untuk menghadapi kerasnya persaingan Moto3 2026.

Persiapan Veda Ega Pratama Moto3 2026 bahkan disebut membuat petinggi Honda terkesan. Tekad dan kerja keras yang ditunjukkan rider asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut dinilai mencerminkan mentalitas seorang calon pembalap besar.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Mengintai Lima Besar Dunia, Moto3 Ceko 2026 Bisa Jadi Titik Balik Musim Debutnya

Jalan Terjal Menuju Moto3

Perjalanan Veda menuju Moto3 tidak berjalan semudah yang dibayangkan. Ia lahir pada 23 November, sehingga harus menunggu lebih lama dibanding sejumlah rival seusianya untuk mendapatkan kesempatan tampil di kejuaraan dunia.

Situasi tersebut membuat Veda datang ke Moto3 dengan pengalaman Grand Prix yang minim. Dari sembilan rookie yang akan tampil pada musim 2026, hanya Veda dan Rico Salmela yang belum memiliki pengalaman balapan di level tersebut.

Namun keterbatasan itu tidak menghentikan langkahnya. Berkat keberhasilan finis di posisi tiga besar Red Bull Rookies Cup 2025, Veda memperoleh kesempatan istimewa untuk naik kelas lebih cepat dari ketentuan normal.

Simulasi Balapan yang Mengejutkan

Saat mengikuti tes Moto3 di Sirkuit Jerez, Spanyol, Veda menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan debut.

Pada hari kedua pengujian, ia memilih menjalani simulasi balapan penuh tanpa bantuan slipstream dari pembalap lain. Strategi itu membuatnya harus mengandalkan kemampuan sendiri dalam menjaga kecepatan dan konsistensi.

Hasilnya cukup mengejutkan. Veda mampu mempertahankan catatan waktu di kisaran 1 menit 46 detik selama belasan lap berturut-turut. Bahkan ia sempat mencatatkan waktu terbaik 1 menit 45,9 detik.

Yang lebih menarik, total waktu simulasi balap yang dibukukan Veda disebut lebih cepat dibanding catatan pembalap yang finis posisi ke-15 pada balapan resmi Moto3 Spanyol.

Data tersebut menjadi sinyal bahwa pembalap Indonesia itu memiliki potensi untuk langsung bersaing di level dunia.

Target Realistis, Mentalitas Dewasa

Baca Juga: Veda Ega Pratama Mengintai Lima Besar Dunia, Moto3 Ceko 2026 Bisa Jadi Titik Balik Musim Debutnya

Meski menunjukkan performa menjanjikan, Veda tidak memasang target berlebihan.

Ia memahami bahwa Moto3 merupakan kompetisi yang dihuni pembalap-pembalap terbaik dari berbagai negara. Karena itu, fokus utamanya adalah beradaptasi dengan motor, memahami karakter sirkuit, serta meningkatkan kemampuan secara bertahap.

Target yang disampaikan pun cukup realistis, yakni mampu finis di 10 besar secara konsisten sepanjang musim.

Bagi seorang rookie, target tersebut bukan perkara mudah. Namun melihat hasil tes dan simulasi yang telah dilakukan, peluang untuk mewujudkannya terbuka cukup lebar.

Harapan Baru Balap Indonesia

Performa Veda selama tes pramusim memunculkan optimisme besar dari para penggemar balap Indonesia.

Banyak yang menilai pembalap muda tersebut tidak hanya datang untuk menambah jumlah peserta, tetapi benar-benar siap menjadi pesaing serius di Moto3.

Konsistensi, disiplin, dan sikap rendah hati yang diperlihatkan Veda menjadi kombinasi yang jarang dimiliki pembalap muda seusianya.

Musim Moto3 2026 memang belum dimulai, tetapi nama Veda Ega Pratama sudah mulai diperbincangkan. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat tes di Jerez, bukan tidak mungkin pembalap Indonesia ini akan menjadi salah satu kejutan terbesar pada musim debutnya.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Honda Team Asia #Red Bull Rookies Cup #Jerez Test