Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama, Juara Asia Talent Cup dari Gunungkidul yang Digadang Jadi Harapan Baru Indonesia Menuju MotoGP, Ini Perjalanan dan Biodatanya

Muhammad Rusdian Nuzula • Senin, 15 Juni 2026 | 15:48 WIB
Veda Ega Pratama sukses jadi juara Asia Talent Cup dan digadang sebagai calon pembalap Indonesia di MotoGP. (PINTEREST)
Veda Ega Pratama sukses jadi juara Asia Talent Cup dan digadang sebagai calon pembalap Indonesia di MotoGP. (PINTEREST)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Nama Veda Ega Pratama semakin dikenal pecinta balap motor Indonesia setelah berhasil mencatatkan prestasi gemilang di ajang Asia Talent Cup. Pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut kini disebut-sebut sebagai salah satu talenta terbaik Indonesia yang berpeluang menembus level balap dunia hingga MotoGP.

Veda Ega Pratama sukses mencuri perhatian setelah menjadi juara Asia Talent Cup saat usianya masih sangat muda. Prestasi tersebut menjadikannya harapan baru Indonesia untuk mengikuti jejak para pembalap Asia yang sukses berkarier di kejuaraan Grand Prix.

Lahir di Wonosari pada 23 November 2008, Veda menunjukkan bakat balap sejak usia dini. Meski masih berusia belasan tahun, sederet pencapaian yang diraihnya sudah mendapat perhatian dari komunitas balap internasional.

Mengenal Sosok Veda Ega Pratama

Dunia balap bukan hal baru bagi Veda. Sejak berusia empat tahun, ia sudah mulai mengenal motor dan lintasan balap. Bakatnya berkembang berkat dukungan sang ayah, Sudarmono, yang merupakan mantan pembalap nasional.

Sudarmono menjadi sosok penting dalam perjalanan karier putranya. Ia mengarahkan Veda untuk berlatih secara serius di sekolah balap Mons 54. Dari sanalah kemampuan balap Veda mulai terasah dan berkembang secara konsisten.

Melihat potensinya yang besar, Veda kemudian bergabung dengan Astra Honda Racing School (AHRS) pada 2019. Program pembinaan yang digagas PT Astra Honda Motor tersebut dikenal sebagai salah satu jalur utama untuk mencetak pembalap muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Di AHRS, kemampuan Veda berkembang pesat. Ia mendapatkan pendidikan teknik balap, fisik, hingga mental bertanding yang menjadi modal penting untuk tampil di berbagai kejuaraan bergengsi.

Dominasi di Asia Talent Cup

Perjalanan Veda menuju puncak tidak berlangsung instan. Pada musim 2022, ia tampil sebagai salah satu pembalap termuda di ajang Idemitsu Asia Talent Cup.

Meski masih sangat muda, Veda mampu mengoleksi enam podium dari berbagai balapan yang dijalaninya. Tiga di antaranya berakhir dengan kemenangan. Statistik tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa untuk seorang pembalap debutan.

Performa impresif itu berlanjut pada musim 2023. Veda tampil semakin matang dan dominan sepanjang kompetisi. Dari 10 balapan yang digelar, ia berhasil mengamankan tujuh kemenangan dan satu podium kedua.

Catatan tersebut membuatnya mengunci gelar juara Asia Talent Cup 2023 bahkan sebelum seri terakhir di Qatar digelar. Keberhasilan tersebut menjadi sejarah baru bagi dunia balap Indonesia.

Torehkan Sejarah untuk Indonesia

Keberhasilan Veda menjadi juara Asia Talent Cup memiliki arti besar. Ia tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar juara umum dalam ajang pencarian bakat yang berada di bawah naungan Dorna, promotor WorldSBK dan MotoGP.

Asia Talent Cup sendiri merupakan kompetisi yang dirancang untuk menemukan calon pembalap masa depan yang berpotensi naik ke level lebih tinggi seperti JuniorGP, Moto3, Moto2 hingga MotoGP.

Sejumlah nama besar pernah mengukir prestasi di kejuaraan tersebut. Beberapa di antaranya bahkan berhasil tampil kompetitif di ajang Grand Prix dunia. Karena itu, keberhasilan Veda memunculkan optimisme baru bagi Indonesia.

Peluang Menuju MotoGP

Meski telah mengukir sejarah, perjalanan Veda masih panjang. Untuk bisa tampil di Moto3, pembalap harus memenuhi batas usia yang telah ditentukan dan bersaing mendapatkan kursi di tim yang kompetitif.

Karena itu, Veda masih harus terus mengembangkan kemampuan balapnya melalui berbagai kompetisi internasional. Pengalaman, konsistensi, dan dukungan tim yang tepat akan menjadi faktor penting dalam menentukan masa depannya.

Jika mampu menjaga perkembangan performa seperti saat ini, peluang Veda untuk menembus Moto3, Moto2, hingga MotoGP terbuka lebar. Banyak penggemar balap Indonesia berharap pembalap muda asal Gunungkidul tersebut mampu menciptakan sejarah baru di kancah dunia.

Biodata Singkat Veda Ega Pratama

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Veda Ega Pratama #Astra Honda Racing School #Asia Talent Cup #pembalap indonesia #motogp