Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Bikin Bos Besar Honda Terpukau di Thailand, Performa Sensasionalnya Disebut Bisa Ubah Masa Depan MotoGP

M. Helmi Nurhisam • Senin, 15 Juni 2026 | 19:16 WIB
Feda Ega Pratama bikin bos Honda terpukau di Thailand. Performa sensasionalnya disebut bisa mengubah masa depan MotoGP.(Pinterest)
Feda Ega Pratama bikin bos Honda terpukau di Thailand. Performa sensasionalnya disebut bisa mengubah masa depan MotoGP.(Pinterest)

Trenggalek Njelenggek - Nama Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan dunia balap motor internasional setelah penampilan impresifnya di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand. Pembalap muda Indonesia itu disebut sukses mencuri perhatian petinggi Honda Racing Corporation (HRC) berkat gaya balap agresif dan kemampuan teknis yang dinilai berada di atas rata-rata pembalap seusianya.

Performa Feda Ega Pratama di Thailand bahkan memunculkan spekulasi besar mengenai peluang promosi ke jenjang balap yang lebih tinggi. Di tengah ketatnya persaingan pembinaan talenta muda dunia, pembalap Indonesia tersebut mulai dianggap sebagai salah satu aset masa depan Honda.

Sorotan terhadap Feda tidak hanya datang dari penggemar balap Asia Tenggara, tetapi juga dari sejumlah petinggi dan pengamat internasional yang hadir langsung di Buriram.

Baca Juga: MotoGP Hungaria 2026 Berakhir Chaos! Marc Marquez Menang, Bezzecchi Tetap Pimpin Klasemen Meski Gagal Finis

Buriram Jadi Panggung Pembuktian Feda

Sirkuit Chang dikenal sebagai salah satu lintasan paling menantang dalam kalender balap. Suhu aspal yang dapat mencapai 50 derajat Celsius membuat balapan di Thailand menjadi ujian berat bagi motor maupun pembalap.

Namun kondisi ekstrem tersebut justru menjadi panggung bagi Feda untuk menunjukkan kemampuannya.

Sejak sesi latihan hingga balapan utama, pembalap muda Indonesia itu tampil kompetitif. Gaya pengereman agresif, kemampuan menjaga ritme, serta keberanian saat memasuki tikungan menjadi sorotan utama.

Beberapa laporan menyebut data telemetri menunjukkan kecepatan tikungan yang dicatat Feda berada di atas standar yang biasanya digunakan untuk menilai potensi pembalap muda di kelas Moto3.

Tidak hanya cepat, Feda juga dinilai memiliki pemahaman teknis yang sangat baik terhadap karakter motor yang digunakannya.

Baca Juga: Kisah Veda Ega Pratama Menuju Moto3, Juara Asia Talent Cup yang Kini Siap Wujudkan Mimpi Indonesia di MotoGP

Honda Dikabarkan Mulai Memberi Perhatian Khusus

Performa gemilang tersebut disebut menarik perhatian petinggi Honda Racing Corporation yang hadir di Thailand.

Menurut sejumlah spekulasi yang berkembang di paddock, beberapa pejabat penting Honda terlihat melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan Feda sepanjang akhir pekan balapan.

Kunjungan petinggi Honda ke area garasi tim Feda bahkan memunculkan berbagai dugaan mengenai masa depan pembalap asal Indonesia tersebut.

Meski belum ada pernyataan resmi, banyak pihak meyakini Honda mulai memasukkan nama Feda dalam proyek jangka panjang mereka untuk regenerasi pembalap di level internasional.

Bagi Honda, kehadiran talenta muda dari Asia memiliki nilai strategis yang besar, terutama untuk memperkuat posisi mereka di pasar otomotif kawasan Asia Pasifik.

Strategi Cerdas Berbuah Hasil

Balapan di Buriram tidak berjalan mudah bagi Feda. Pada fase awal lomba, ia sempat terlihat kesulitan mengikuti ritme terdepan.

Namun kondisi tersebut ternyata merupakan bagian dari strategi yang telah disiapkan tim.

Feda memilih menjaga kondisi ban dan menghindari penggunaan berlebihan pada putaran-putaran awal. Keputusan itu terbukti tepat ketika memasuki fase akhir balapan.

Saat para rival mulai mengalami penurunan performa akibat degradasi ban, Feda justru mampu meningkatkan kecepatan secara konsisten.

Aksi menyalip yang dilakukannya di sektor teknis Buriram menjadi salah satu momen paling menarik sepanjang akhir pekan. Manuver agresif namun tetap bersih menunjukkan kematangan yang jarang dimiliki pembalap muda.

Kemampuan mengatur strategi balapan inilah yang disebut menjadi salah satu alasan mengapa Honda mulai memberikan perhatian khusus.

Nilai Jual Feda Melonjak

Penampilan gemilang di Thailand diyakini memberikan dampak besar terhadap posisi Feda di dunia balap internasional.

Sejumlah pengamat menilai performanya telah meningkatkan nilai pasar sang pembalap secara signifikan. Bahkan muncul spekulasi bahwa beberapa tim mulai memantau perkembangan kontraknya untuk masa depan.

Keberhasilan Feda juga menjadi inspirasi bagi pembalap muda Asia lainnya. Selama ini, dominasi pembalap Eropa sering dianggap sebagai standar utama dalam balap motor dunia.

Namun kemunculan talenta seperti Feda menunjukkan bahwa pembalap Asia juga mampu bersaing di level tertinggi apabila mendapatkan kesempatan dan dukungan yang tepat.

Tantangan Sesungguhnya Baru Dimulai

Meski mendapatkan banyak pujian, tantangan terbesar bagi Feda justru diperkirakan akan datang setelah Thailand.

Status sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di mata Honda membuat ekspektasi terhadap dirinya meningkat drastis.

Kini Feda bukan lagi pembalap yang mengejar. Ia telah menjadi sosok yang diburu dan diperhatikan oleh banyak pihak.

Setiap penampilannya akan dianalisis lebih detail, sementara rival-rivalnya dipastikan mulai menyiapkan strategi khusus untuk menghentikan laju pembalap Indonesia tersebut.

Meski demikian, sikap tenang yang ditunjukkan Feda usai balapan memberikan kesan bahwa dirinya siap menghadapi tekanan tersebut.

Jika mampu mempertahankan konsistensi, bukan tidak mungkin Feda Ega Pratama akan menjadi salah satu nama besar yang mewarnai masa depan balap motor dunia dan membuka jalan lebih lebar bagi Indonesia di panggung internasional.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
#moto3 #Feda Ega Pratama #MotoGP Indonesia #Honda Racing Corporation #Buriram Thailand