Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Akhirnya Buka Suara soal GP Hungaria, Sikap Tenangnya Usai Keputusan Kontroversial Bikin Publik Salut

M. Helmi Nurhisam • Senin, 15 Juni 2026 | 19:48 WIB
Feda Ega Pratama buka suara soal GP Hungaria yang kontroversial. Sikap tenangnya di tengah tekanan membuat publik salut.(pinterest)
Feda Ega Pratama buka suara soal GP Hungaria yang kontroversial. Sikap tenangnya di tengah tekanan membuat publik salut.(pinterest)

Trenggalek Njelenggek - Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan publik setelah memberikan pernyataan terkait balapan sulit yang ia jalani pada seri GP Hungaria Moto3 musim ini. Pembalap muda Indonesia tersebut mengungkapkan bahwa akhir pekan balapan di Hungaria menjadi salah satu momen paling berat yang pernah ia hadapi sepanjang musim.

Nama Feda Ega Pratama memang sedang naik daun berkat performa impresifnya di ajang Moto3. Konsistensinya bersaing di barisan depan membuat banyak penggemar menaruh harapan besar kepada rider muda asal Indonesia tersebut. Namun, GP Hungaria justru menghadirkan tantangan besar yang berdampak pada posisinya di klasemen.

Dalam wawancara setelah kembali ke Indonesia, Feda Ega Pratama mengaku mengalami berbagai kesulitan sejak awal pekan balapan. Mulai dari ritme motor yang belum sesuai harapan hingga situasi di lintasan yang membuat hasil akhir jauh dari target yang diinginkan.

Meski demikian, hal yang paling menarik perhatian publik bukanlah hasil balapannya, melainkan cara Feda menyikapi situasi tersebut. Tidak ada nada menyalahkan pihak lain, tidak ada kritik keras terhadap keputusan yang terjadi selama akhir pekan balapan. Sebaliknya, ia memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran berharga untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Sikap Dewasa di Tengah Kekecewaan

Banyak penggemar Moto3 Indonesia menilai Feda menunjukkan kedewasaan yang luar biasa. Di saat sejumlah pihak mempertanyakan berbagai keputusan yang terjadi selama GP Hungaria, pembalap muda itu justru memilih fokus pada evaluasi diri.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Bikin Bos Besar Honda Terpukau di Thailand, Performa Sensasionalnya Disebut Bisa Ubah Masa Depan MotoGP

Feda menjelaskan bahwa insiden bermula ketika dirinya keluar lintasan dan masuk ke area gravel saat sesi kualifikasi. Saat mencoba kembali ke trek, ia melihat dua pembalap lain berada di belakangnya dan menganggap situasi tersebut tidak akan menimbulkan masalah berarti.

Namun situasi tersebut kemudian berkembang menjadi perdebatan yang berujung pada konsekuensi besar terhadap jalannya akhir pekan balapan. Meski banyak pihak merasa keputusan yang diambil terlalu merugikan, Feda tetap menunjukkan sikap profesional dan menghormati seluruh proses yang berlangsung.

Sikap seperti ini dinilai cukup langka untuk pembalap muda yang sedang berada dalam tekanan besar. Ketika banyak atlet memilih meluapkan emosi kepada media, Feda justru tampil tenang dan berusaha mengambil sisi positif dari pengalaman tersebut.

Posisi Klasemen Turun Drastis

Sebelum GP Hungaria berlangsung, Feda tampil sebagai salah satu pembalap paling konsisten musim ini. Ia mampu bersaing di papan atas klasemen Moto3 dan bahkan sempat memimpin klasemen rookie.

Baca Juga: Kiandra Ramadhipa Juara Moto3 Junior 2026 di Estoril, Ducati Akui Aprilia Bikin Awal Musim MotoGP Jadi Mimpi Buruk

Performa tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan oleh para rival. Tidak sedikit pengamat yang mulai melihat potensi besar Feda sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Namun hasil di Hungaria membuat situasinya berubah. Posisi yang sebelumnya sangat kuat di papan atas klasemen mengalami penurunan cukup signifikan. Dari yang sempat berada di peringkat tiga klasemen umum dan memimpin klasemen rookie, Feda kini harus turun beberapa posisi.

Perubahan tersebut memicu beragam reaksi dari penggemar. Banyak yang mempertanyakan keputusan yang dianggap berdampak besar terhadap perjuangan pembalap Indonesia tersebut dalam perebutan posisi terbaik musim ini.

Dampak Besar untuk Popularitas Moto3

Terlepas dari kontroversi yang muncul, satu hal yang tidak bisa dibantah adalah besarnya pengaruh Feda terhadap popularitas Moto3 di Indonesia. Kehadirannya berhasil menarik perhatian publik Tanah Air untuk mengikuti perkembangan kelas ringan Kejuaraan Dunia Balap Motor tersebut.

Aktivitas di media sosial meningkat signifikan setiap kali Feda turun balapan. Video cuplikan race, hasil kualifikasi, hingga berita seputar Moto3 menjadi lebih ramai dibahas berkat kiprah pembalap muda Indonesia itu.

Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara dengan basis penggemar MotoGP terbesar di dunia. Karena itu, kehadiran rider seperti Feda memberikan nilai tambah bagi popularitas Moto3 secara global.

Meski sempat diterpa hasil mengecewakan di Hungaria, dukungan terhadap Feda justru semakin besar. Banyak penggemar mengaku semakin kagum dengan keteguhan mental dan sikap rendah hati yang ditunjukkannya.

Kini perhatian publik tertuju pada seri berikutnya. Para pendukung berharap Feda mampu bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya di lintasan. Dengan usia yang masih muda dan potensi yang terus berkembang, peluang untuk kembali bersaing di papan atas masih sangat terbuka.

Perjalanan Feda Ega Pratama menuju level tertinggi balap motor dunia memang masih panjang. Namun dengan kombinasi kemampuan balap, mental kuat, dan sikap profesional yang dimilikinya, banyak pihak percaya masa depan cerah masih menanti pembalap muda kebanggaan Indonesia tersebut.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#moto3 #Feda Ega Pratama #Klasemen Moto3 #GP Hungaria #pembalap indonesia