Trenggalek Njelenggek - Nama Feda Ega Pratama kembali menjadi pusat perhatian pecinta balap motor dunia. Bukan karena kemenangan spektakuler atau podium sensasional, melainkan karena sikap luar biasanya setelah mengalami akhir pekan yang penuh kontroversi di GP Hungaria Moto3.
Di tengah panasnya perdebatan yang masih berlangsung di kalangan penggemar, Feda Ega Pratama akhirnya memberikan penjelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi selama balapan di Hungaria. Menariknya, pembalap muda Indonesia itu tidak menunjukkan kemarahan sedikit pun meski banyak pihak menilai dirinya menjadi sosok yang paling dirugikan dalam seri tersebut.
Padahal sebelum GP Hungaria berlangsung, Feda Ega Pratama sedang berada dalam performa terbaiknya. Rider muda asal Indonesia itu tampil konsisten sepanjang musim dan sukses menembus papan atas klasemen Moto3. Bahkan, ia sempat memimpin klasemen rookie serta menjadi salah satu kandidat kuat pembalap debutan terbaik musim ini.
Namun semua berubah dalam satu akhir pekan.
Momen yang Mengubah Segalanya
Dalam wawancara yang dilakukan setelah kembali ke Indonesia, Feda mengakui bahwa GP Hungaria menjadi salah satu seri paling sulit yang pernah ia jalani musim ini.
Menurutnya, berbagai kendala sudah muncul sejak awal pekan. Mulai dari ritme motor yang belum maksimal hingga sejumlah situasi di lintasan yang membuat jalannya balapan jauh dari ekspektasi.
Salah satu momen penting terjadi saat sesi kualifikasi. Ketika itu Feda sempat keluar lintasan dan masuk ke area gravel. Ia kemudian berusaha kembali ke trek dan melihat ada dua pembalap lain di belakangnya.
Feda mengaku mengira kedua rider tersebut sedang tidak melaju dalam kecepatan tinggi sehingga ia merasa situasi masih aman. Namun insiden tersebut kemudian berkembang menjadi polemik yang berujung pada keputusan yang berdampak besar terhadap akhir pekan balapnya.
Meski banyak penggemar menilai keputusan tersebut sangat merugikan, Feda memilih untuk tidak memperpanjang perdebatan.
"Saya jadikan ini pelajaran untuk balapan berikutnya," kurang lebih itulah pesan yang ingin disampaikan rider muda Indonesia tersebut.
Dari Peringkat 3 Langsung Terlempar
Yang membuat para penggemar semakin kecewa adalah dampak besar yang ditimbulkan dari hasil GP Hungaria terhadap posisi Feda di klasemen.
Sebelum seri ini berlangsung, Feda berada dalam posisi yang sangat menjanjikan. Ia mampu bersaing di tiga besar klasemen dan memimpin persaingan rookie berkat performa luar biasanya sepanjang musim.
Namun setelah Hungaria, situasinya berubah drastis.
Posisi yang sebelumnya sangat kuat di papan atas langsung merosot. Feda kehilangan banyak poin penting yang seharusnya bisa menjadi modal besar dalam perebutan gelar rookie terbaik musim ini.
Tak heran jika media sosial langsung dipenuhi komentar dari penggemar yang mempertanyakan keputusan yang terjadi selama GP Hungaria.
Banyak yang merasa rider Indonesia itu kehilangan momentum penting saat kariernya sedang menanjak.
Sikap Feda Justru Bikin Publik Kagum
Di tengah derasnya kritik yang diarahkan kepada berbagai pihak, Feda justru menunjukkan sikap yang membuat banyak orang semakin menghormatinya.
Tidak ada pernyataan emosional.
Tidak ada tudingan kepada pihak tertentu.
Tidak ada upaya mencari kambing hitam.
Sebaliknya, Feda memilih melakukan introspeksi diri dan fokus mempersiapkan diri untuk balapan berikutnya.
Sikap inilah yang membuat dukungan terhadapnya semakin besar. Banyak penggemar menilai mentalitas seperti itu sangat jarang dimiliki pembalap muda seusianya.
Saat tekanan datang dari berbagai arah, Feda tetap mampu menjaga ketenangan dan profesionalismenya.
Moto3 Ikut Terangkat Berkat Feda
Tak bisa dipungkiri, kehadiran Feda telah membawa dampak besar bagi popularitas Moto3 di Indonesia.
Setiap akhir pekan balapan, nama Feda hampir selalu menjadi trending topic di berbagai platform media sosial. Ribuan penggemar Indonesia mulai mengikuti perkembangan Moto3 karena ingin melihat kiprah pembalap muda kebanggaan Tanah Air tersebut.
Engagement video balapan meningkat, pembahasan klasemen semakin ramai, dan perhatian publik Indonesia terhadap Moto3 berada pada level yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Karena itulah, banyak penggemar berharap Feda bisa segera bangkit pada seri berikutnya.
Musim masih panjang. Kesempatan masih terbuka.
Dan jika mampu melewati cobaan besar ini, bukan tidak mungkin Feda Ega Pratama akan tumbuh menjadi salah satu pembalap Indonesia terbesar yang pernah tampil di ajang balap motor dunia.
Editor : M. Helmi Nurhisam