TRENGGALEK NJENGGALEK - Kabar mengejutkan datang dari dunia MotoGP. Pembalap Ducati, Marc Marquez, mengalami cedera serius setelah mengalami kecelakaan hebat pada Sprint Race MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Tak hanya mengalami patah tulang kaki kanan, Marc Marquez juga mengungkap rahasia besar terkait kondisi bahunya yang selama ini disembunyikan dari publik.
Cedera Marc Marquez langsung menjadi sorotan penggemar MotoGP di seluruh dunia. Pasalnya, insiden tersebut terjadi saat juara dunia berkebangsaan Spanyol itu masih berusaha mengejar ketertinggalan poin dari pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026, Marco Bezzecchi.
Kondisi Marc Marquez kini semakin sulit setelah dipastikan absen dalam beberapa balapan penting. Situasi tersebut membuat peluangnya mempertahankan gelar juara dunia MotoGP musim ini berada di ujung tanduk.
Baca Juga: Jalan Menuju Bendungan Ngepeh Rusak, Warga Harap Perbaikan Dilanjutkan
Kecelakaan Hebat di Le Mans
Insiden terjadi pada Sprint Race MotoGP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada 9 Mei 2026. Saat itu Marquez berada di posisi ketujuh dan masih berjuang meraih poin penting.
Namun petaka datang menjelang akhir balapan. Ducati yang dikendarainya mengalami kehilangan traksi di tikungan Racordement sehingga memicu high-side crash, salah satu jenis kecelakaan paling berbahaya dalam balap motor.
Dalam kecelakaan high-side, ban belakang kehilangan cengkeraman lalu kembali mendapatkan grip secara tiba-tiba. Kondisi tersebut membuat pembalap terlempar ke udara sebelum menghantam aspal dengan keras.
Akibat insiden tersebut, tim medis langsung menyatakan Marquez tidak fit untuk melanjutkan rangkaian MotoGP Prancis. Hasil pemeriksaan sinar-X menunjukkan adanya patah tulang pada kaki kanan pembalap berusia 33 tahun tersebut.
Tak lama setelah kecelakaan, Marquez diterbangkan ke Madrid untuk menjalani operasi yang telah dijadwalkan keesokan harinya.
Peluang Juara Dunia Semakin Berat
Sebelum kecelakaan di Le Mans terjadi, Marquez sebenarnya sudah menghadapi tantangan besar dalam perburuan gelar juara dunia.
Ia tertinggal 51 poin dari Marco Bezzecchi yang memimpin klasemen sementara. Dalam sistem poin MotoGP, kemenangan hanya menghasilkan 25 poin sehingga selisih tersebut sudah cukup sulit untuk dikejar.
Kondisi semakin rumit karena Marquez dipastikan melewatkan setidaknya dua seri balapan, termasuk balapan kandangnya di Barcelona. Absennya Marquez berpotensi membuat jarak poin semakin melebar hingga mendekati atau bahkan melampaui 100 poin.
Meski demikian, banyak pihak masih enggan mencoret nama Marquez dari persaingan. Rekam jejaknya yang kerap bangkit dari cedera berat membuat peluang comeback tetap terbuka.
Rahasia Cedera Bahu yang Disembunyikan
Di tengah kabar patah tulang kaki, publik MotoGP justru dikejutkan oleh pengakuan lain dari Marquez.
Pembalap asal Spanyol itu mengungkap bahwa dirinya sebenarnya sudah menjadwalkan operasi bahu kanan bahkan sebelum kecelakaan di Le Mans terjadi. Operasi tersebut awalnya direncanakan setelah seri Catalunya atau Barcelona.
Marquez mengaku mulai merasakan ada yang tidak beres sejak balapan di Jerez. Setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter menemukan sebuah sekrup lama hasil operasi sebelumnya telah bergeser dari posisi semula.
Meski struktur bahunya masih dinyatakan baik, posisi sekrup tersebut ternyata menekan saraf radial pada lengannya. Kondisi itu menyebabkan sensasi tidak normal saat mengendarai motor.
Menurut Marquez, gangguan tersebut membuatnya kesulitan mengendalikan motor secara konsisten. Hal itu pula yang diyakini menjadi penyebab sejumlah kesalahan dan kecelakaan yang dialaminya sepanjang musim.
Dua Operasi Sekaligus
Karena harus absen dari MotoGP Barcelona akibat cedera kaki, jadwal operasi bahu akhirnya dipercepat.
Marquez kini akan menjalani dua prosedur operasi dalam satu hari, yakni operasi patah tulang kaki kanan dan pengangkatan sekrup pada bahu kanan.
Kabar baiknya, kedua tindakan medis tersebut tidak tergolong operasi kompleks. Tim medis optimistis proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dibandingkan prediksi terburuk.
Jika operasi berjalan lancar, Marquez diyakini bisa kembali tampil dengan kondisi fisik yang jauh lebih baik. Hilangnya tekanan pada saraf radial diyakini akan membuatnya kembali merasakan kontrol motor secara maksimal.
Meski demikian, tantangan terbesar tetap berada pada klasemen. Dengan selisih poin yang terus membesar dan sejumlah balapan yang terlewat, perjuangan Marc Marquez untuk mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2026 akan membutuhkan keajaiban besar.
Namun dalam dunia MotoGP, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Terlebih jika nama yang dibicarakan adalah Marc Marquez, pembalap yang selama kariernya berkali-kali membungkam keraguan publik dengan comeback luar biasa.
Editor : Gita Dwi Nuraini