TRENGGALEK NJENGGALEK - Francesco Bagnaia mengaku antusias menyambut MotoGP Ceko 2026 yang kembali digelar di Sirkuit Brno. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut berharap bisa melanjutkan tren positif sekaligus menantang dominasi rekan setimnya, Marc Marquez, yang tampil impresif dalam beberapa seri terakhir.
MotoGP Ceko 2026 menjadi salah satu seri yang paling dinantikan para pembalap dan penggemar. Setelah sempat absen dari kalender MotoGP, Sirkuit Brno kembali menjadi tuan rumah balapan dan mendapat sambutan hangat dari banyak rider, termasuk Francesco Bagnaia.
Pembalap yang akrab disapa Peco itu mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali balapan di Brno. Menurutnya, lintasan yang berada di Republik Ceko tersebut selalu menjadi salah satu trek favorit sepanjang kariernya di MotoGP.
"Berno selalu menjadi salah satu sirkuit favorit saya dan saya senang bisa kembali balapan di sini," ujar Bagnaia menjelang MotoGP Ceko 2026.
Baca Juga: Jalan Menuju Bendungan Ngepeh Rusak, Warga Harap Perbaikan Dilanjutkan
Brno Jadi Trek Favorit Bagnaia
Meski tidak terlalu sering membalap di Brno pada kelas MotoGP, Bagnaia memiliki kenangan positif dengan sirkuit tersebut. Karakter trek yang mengalir dengan kombinasi tikungan cepat dan perubahan elevasi dianggap cocok dengan gaya balap pembalap asal Italia itu.
Kembalinya MotoGP ke Brno juga disambut antusias oleh banyak pembalap karena sirkuit tersebut dikenal memiliki sejarah panjang dalam ajang balap motor paling bergengsi di dunia.
Bagi Bagnaia, kesempatan kembali tampil di Brno menjadi momentum penting untuk memperbaiki posisinya di klasemen sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan yang dialaminya dalam beberapa seri terakhir.
Ingin Hasil Lebih Baik dari Hungaria
Bagnaia datang ke MotoGP Ceko 2026 dengan modal podium ketiga pada seri sebelumnya di Hungaria. Meski berhasil naik podium, ia mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil tersebut.
Menurutnya, target utama adalah kembali bertarung untuk kemenangan dan finis di posisi yang lebih baik dibandingkan hasil yang diraih di Balaton Park pekan lalu.
Namun demikian, Bagnaia tetap bersyukur karena mampu membawa pulang poin penting di tengah berbagai kendala yang dihadapi Ducati selama akhir pekan balapan di Hungaria.
Ducati Masih Cari Solusi Masalah Ban Belakang
Salah satu fokus utama Ducati saat ini adalah meningkatkan performa motor GP26, khususnya dalam hal cengkeraman ban belakang. Bagnaia mengakui timnya masih menghadapi kesulitan pada aspek tersebut.
Masalah grip ban belakang menjadi salah satu faktor yang membuat performanya belum maksimal dalam beberapa balapan terakhir. Karena itu, Ducati terus bekerja keras mencari solusi agar motor dapat tampil lebih kompetitif di Brno.
"Kami akan terus bekerja keras, terutama untuk mendapatkan cengkeraman ban belakang yang lebih baik. Itu adalah sesuatu yang kami perjuangkan sepanjang akhir pekan lalu," kata Bagnaia.
Perbaikan pada sektor tersebut dinilai sangat penting jika Ducati ingin kembali bersaing memperebutkan kemenangan melawan para rival, terutama Marc Marquez yang sedang berada dalam performa terbaiknya.
Termotivasi Hentikan Dominasi Marc Marquez
Tantangan terbesar Bagnaia di MotoGP Ceko 2026 diperkirakan datang dari Marc Marquez. Pembalap Spanyol itu baru saja meraih kemenangan gemilang di MotoGP Hungaria dan kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia musim ini.
Kondisi tersebut menjadi motivasi tambahan bagi Bagnaia untuk tampil lebih agresif di Brno. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi dan kembali meraih kemenangan sebelum musim berakhir.
Dengan pengalaman, kualitas motor Ducati, serta motivasi besar yang dimilikinya, Bagnaia diyakini akan menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan pada MotoGP Ceko 2026.
Kini perhatian penggemar MotoGP tertuju ke Brno. Mampukah Francesco Bagnaia menghentikan laju Marc Marquez dan kembali berdiri di puncak podium? Jawabannya akan terungkap pada akhir pekan balapan nanti.
Editor : Gita Dwi Nuraini