Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pecco Bagnaia Tinggalkan Ducati? Awal Mula Hubungan dengan Marc Marquez Berubah hingga Dirumorkan Gabung Aprilia pada MotoGP 2027

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 16 Juni 2026 | 17:12 WIB
Pecco Bagnaia dirumorkan gabung Aprilia pada MotoGP 2027. Simak awal mula perubahan situasinya di Ducati hingga isu transfer besar.(Gemini AI)
Pecco Bagnaia dirumorkan gabung Aprilia pada MotoGP 2027. Simak awal mula perubahan situasinya di Ducati hingga isu transfer besar.(Gemini AI)

 

TRENNGGALEK NJENGGALEK - Nama Pecco Bagnaia kembali menjadi sorotan di tengah memanasnya bursa transfer MotoGP. Juara dunia asal Italia yang selama ini menjadi ikon Ducati itu kini santer dirumorkan bakal meninggalkan tim pabrikan asal Bologna dan bergabung dengan Aprilia Racing untuk musim 2027.

Rumor mengenai Pecco Bagnaia gabung Aprilia terus berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Berbagai laporan dari paddock MotoGP menyebut adanya komunikasi antara pihak Aprilia dan sang pembalap. Kabar tersebut langsung menarik perhatian karena Bagnaia merupakan salah satu sosok yang berperan besar dalam mengembalikan Ducati ke puncak kejayaan MotoGP.

Sebagai pembalap yang mempersembahkan gelar juara dunia bagi Ducati di era modern, Bagnaia selama bertahun-tahun menjadi pusat proyek tim. Namun perubahan dinamika di dalam garasi Ducati disebut menjadi salah satu alasan munculnya spekulasi mengenai masa depannya.

Baca Juga: Jalan Menuju Bendungan Ngepeh Rusak, Warga Harap Perbaikan Dilanjutkan

Musim 2025 Jadi Titik Awal Perubahan

Tahun 2025 menjadi periode penting dalam perjalanan karier Pecco Bagnaia. Setelah meraih kesuksesan besar pada musim-musim sebelumnya, ekspektasi terhadap dirinya berada di level tertinggi.

Saat itu Bagnaia bukan hanya berstatus pembalap utama Ducati, tetapi juga simbol dominasi pabrikan Italia tersebut di MotoGP. Namun situasi mulai berubah ketika persaingan internal dan eksternal semakin ketat.

Salah satu faktor yang banyak dibicarakan adalah meningkatnya perhatian terhadap Marc Marquez. Kehadiran pembalap asal Spanyol itu membuat sorotan media dan publik tidak lagi sepenuhnya tertuju kepada Bagnaia.

Meski demikian, Bagnaia tetap menunjukkan kualitasnya sebagai juara dunia. Ia masih mampu bersaing di barisan depan dan menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar.

Baca Juga: Penjaringan SD Sekolah Rakyat Tersendat dan Kuota Baru Terisi 19 dari Target 90 Siswa, Kesiapan Anak dan Orang Tua Tak Sejelan

Musim 2026 Berjalan Lebih Sulit

Memasuki musim 2026, tantangan yang dihadapi Bagnaia semakin besar. Ducati tidak lagi tampil sedominan beberapa musim sebelumnya, sementara para rival menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Salah satu tim yang mencuri perhatian adalah Aprilia Racing. Pabrikan asal Noale tersebut tampil lebih kompetitif dengan motor RS-GP yang terus berkembang dan mampu bersaing di papan atas.

Di sisi lain, Bagnaia beberapa kali terlihat mengalami kesulitan menemukan performa terbaiknya. Hasil balapan yang tidak konsisten membuat tekanan terhadap dirinya semakin meningkat.

Meski begitu, Ducati tetap berupaya membantu pembalap andalannya tersebut. Di bawah arahan Gigi Dall'Igna, tim melakukan berbagai evaluasi untuk mengembalikan kepercayaan diri Bagnaia.

Perubahan setelan motor, peningkatan komunikasi teknis, hingga dukungan yang lebih intens mulai memberikan hasil positif. Perlahan, performa Bagnaia kembali menunjukkan peningkatan.

Baca Juga: Situs Sendang Kamulyan di Desa Kamulan Jadi Kunci Sejarah, Warga dan Pemdes Kembali Gerakkan Bersih-Bersih

Aprilia Disebut Menawarkan Proyek Besar

Di tengah upaya Ducati mempertahankan sang pembalap, rumor mengenai kepindahan Bagnaia justru semakin menguat.

Sejumlah laporan menyebut Aprilia tengah menyiapkan proyek besar untuk musim 2027 dan melihat Bagnaia sebagai sosok ideal untuk memimpin proyek tersebut. Bukan hanya sebagai pembalap utama, tetapi juga sebagai figur sentral dalam upaya merebut gelar juara dunia.

Langkah itu dinilai masuk akal karena Aprilia saat ini tengah mengalami perkembangan pesat. Motor RS-GP dianggap semakin kompetitif dan mampu menantang dominasi pabrikan besar lainnya.

Bagi Bagnaia, peluang bergabung dengan Aprilia bisa menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa kesuksesannya tidak hanya bergantung pada Ducati. Ia berpeluang menunjukkan kemampuannya dalam membawa tim lain menuju level tertinggi MotoGP.

Ducati Mulai Menatap Masa Depan

Di saat yang sama, Ducati juga disebut mulai menyusun strategi jangka panjang untuk menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan.

Nama Pedro Acosta beberapa kali muncul dalam berbagai spekulasi sebagai salah satu pembalap yang masuk radar Ducati untuk proyek jangka panjang. Pembalap muda asal Spanyol tersebut dianggap sebagai salah satu talenta terbesar yang dimiliki MotoGP saat ini.

Jika rumor kepindahan Bagnaia benar-benar terwujud, maka MotoGP akan memasuki babak baru yang menarik. Bagnaia yang selama ini identik dengan Ducati bisa berubah menjadi rival utama mantan timnya bersama Aprilia.

Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak Ducati maupun Aprilia, isu transfer ini terus menjadi salah satu topik paling hangat di MotoGP. Para penggemar kini menunggu apakah Ducati berhasil mempertahankan sang juara dunia atau justru harus menyaksikannya memulai petualangan baru bersama Aprilia Racing pada musim 2027.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Ducati #Aprilia Racing #Pecco Bagnaia #MotoGP 2027 #marc marquez