Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jorge Martin Bangkit Bersama Aprilia di MotoGP Brasil 2026, Raih Podium Perdana Setelah Cedera dan Masa Sulit yang Panjang

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 16 Juni 2026 | 17:36 WIB
Jorge Martin bangkit di MotoGP Brasil 2026 dengan podium perdana bersama Aprilia setelah melewati cedera dan masa sulit.
(Gemini AI)
Jorge Martin bangkit di MotoGP Brasil 2026 dengan podium perdana bersama Aprilia setelah melewati cedera dan masa sulit. (Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Jorge Martin akhirnya menunjukkan bahwa dirinya masih layak disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia MotoGP. Pembalap Aprilia Racing itu berhasil meraih podium perdana bersama tim barunya pada MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Goiania, sekaligus menandai kebangkitan setelah melewati periode cedera dan hasil buruk yang panjang.

Akhir pekan di Brasil menjadi momen spesial bagi Jorge Martin. Setelah mengalami berbagai kesulitan sejak bergabung dengan Aprilia, juara dunia MotoGP 2024 tersebut tampil kompetitif sejak Sprint Race hingga balapan utama. Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Martin untuk kembali berdiri di podium Grand Prix.

Pada Sprint Race, Martin memulai balapan dari posisi kelima. Pembalap asal Spanyol itu langsung tampil agresif sejak lampu start padam dan berhasil menyalip beberapa rivalnya, termasuk Fabio Quartararo dan Marco Bezzecchi.

Penampilan impresif tersebut membawanya finis di posisi ketiga. Hasil itu menjadi podium sprint pertama Martin sejak akhir musim 2024 ketika ia memastikan gelar juara dunia MotoGP bersama Pramac Ducati.

Baca Juga: Jalan Menuju Bendungan Ngepeh Rusak, Warga Harap Perbaikan Dilanjutkan

Podium Pertama Bersama Aprilia

Momentum positif berlanjut pada balapan utama MotoGP Brasil. Martin kembali menunjukkan kecepatan yang selama ini membuatnya menjadi salah satu pembalap paling ditakuti di grid.

Sejak lap-lap awal, ia mampu bersaing di kelompok terdepan dan memanfaatkan berbagai peluang untuk terus menempel para rival. Konsistensi yang ditunjukkannya sepanjang balapan akhirnya menghasilkan finis di posisi kedua.

Hasil tersebut menjadi podium Grand Prix pertama Martin bersama Aprilia sekaligus podium MotoGP pertamanya dalam hampir 500 hari terakhir.

Lebih istimewa lagi, Aprilia berhasil mengamankan finis satu-dua dalam balapan tersebut. Rekan setimnya, Marco Bezzecchi, tampil sebagai pemenang, sementara Martin melengkapi pesta Aprilia dengan finis di posisi kedua.

Keberhasilan itu menegaskan perkembangan pesat motor RS-GP yang musim ini tampil sangat kompetitif di berbagai sirkuit.

Baca Juga: Penjaringan SD Sekolah Rakyat Tersendat dan Kuota Baru Terisi 19 dari Target 90 Siswa, Kesiapan Anak dan Orang Tua Tak Sejelan

Perjalanan Sulit Setelah Gelar Juara Dunia

Pencapaian Martin di Brasil terasa semakin spesial jika melihat perjalanan berat yang harus dilaluinya sejak meraih gelar juara dunia MotoGP 2024.

Setelah mengukir sejarah bersama Pramac Ducati di Barcelona, karier Martin justru diwarnai berbagai masalah. Cedera serius yang dialaminya saat tes pramusim di Sepang membuat persiapannya terganggu.

Belum pulih sepenuhnya, Martin kembali mengalami sejumlah cedera tambahan yang memaksanya menjalani proses rehabilitasi panjang sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Selain masalah fisik, Martin juga beberapa kali mengalami kecelakaan hebat saat mencoba kembali menemukan performa terbaiknya di atas motor Aprilia.

Salah satu insiden paling mengkhawatirkan terjadi ketika ia terlibat kecelakaan keras bersama Marco Bezzecchi. Kecelakaan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran besar karena benturan yang dialami kedua pembalap terjadi dalam kecepatan tinggi.

Namun, Martin berhasil bangkit dari berbagai kesulitan tersebut dan perlahan mulai menemukan kembali ritme balapnya.

Baca Juga: Situs Sendang Kamulyan di Desa Kamulan Jadi Kunci Sejarah, Warga dan Pemdes Kembali Gerakkan Bersih-Bersih

Puji Dukungan Aprilia dan Marco Bezzecchi

Usai balapan, Martin mengaku sangat bahagia dengan hasil yang diraih di Brasil. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh tim Aprilia yang terus mendukungnya selama masa sulit.

Menurut Martin, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh kru yang terus membantunya beradaptasi dengan motor RS-GP.

Ia juga secara khusus memuji Marco Bezzecchi yang dinilainya berperan besar dalam membantu proses pengembangannya di Aprilia.

Martin menyebut hubungan mereka sangat baik dan yakin duet keduanya mampu membawa Aprilia meraih hasil lebih besar sepanjang musim 2026.

Kembali Masuk Persaingan Gelar

Podium di Brasil menjadi sinyal kuat bahwa Jorge Martin kembali ke jalur persaingan papan atas MotoGP. Performa konsisten sepanjang akhir pekan menunjukkan bahwa ia mulai menemukan kembali kepercayaan diri yang sempat hilang akibat cedera dan hasil buruk.

Dengan Aprilia yang kini memimpin klasemen konstruktor serta memiliki dua pembalap kompetitif di barisan depan, Martin berpeluang menjadi salah satu penantang serius dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2026.

Meski perjalanan musim masih panjang, hasil di Goiania membuktikan satu hal penting: Jorge Martin telah kembali. Dan setelah melewati masa-masa terberat dalam kariernya, sang juara dunia kini siap menulis babak baru bersama Aprilia Racing.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#MotoGP 2026 #Marco Bezzecchi #Jorge Martin #Aprilia Racing #MotoGP Brasil 2026