Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Fabio Quartararo Dikabarkan Tinggalkan Yamaha dan Gabung Honda pada 2027, Hubungan dengan Manajemen Disebut Mulai Retak

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 16 Juni 2026 | 17:48 WIB
Fabio Quartararo dikabarkan tinggalkan Yamaha dan gabung Honda pada 2027. Hubungan dengan manajemen disebut jadi salah satu penyebab.
(Gemini AI)
Fabio Quartararo dikabarkan tinggalkan Yamaha dan gabung Honda pada 2027. Hubungan dengan manajemen disebut jadi salah satu penyebab. (Gemini AI)

 

TRENGGALEK NNJENGGALEK – Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer MotoGP. Fabio Quartararo dikabarkan semakin dekat meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan Honda mulai musim 2027. Rumor yang pertama kali mencuat dari laporan Motorsport ini langsung mengguncang paddock MotoGP karena melibatkan salah satu pembalap paling loyal terhadap pabrikan Jepang tersebut.

Nama Fabio Quartararo selama ini identik dengan Yamaha. Sejak menjalani debut MotoGP bersama tim satelit Petronas Yamaha SRT pada 2019, pembalap asal Prancis itu tumbuh menjadi ikon baru Yamaha dan berhasil mempersembahkan gelar juara dunia MotoGP 2021.

Namun, situasi tampaknya mulai berubah. Di tengah berlangsungnya sesi shakedown test MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, perhatian publik justru tertuju pada rumor yang menyebut Fabio Quartararo siap hengkang ke Honda pada saat regulasi baru MotoGP mulai diterapkan pada 2027.

Jika kabar tersebut menjadi kenyataan, maka musim 2026 akan menjadi tahun terakhir Quartararo membela Yamaha setelah hampir satu dekade bersama pabrikan asal Jepang tersebut.

Baca Juga: Situs Sendang Kamulyan di Desa Kamulan Jadi Kunci Sejarah, Warga dan Pemdes Kembali Gerakkan Bersih-Bersih

Fabio Quartararo Disebut Siap Memulai Tantangan Baru

Rumor kepindahan Quartararo menjadi kejutan besar karena selama ini ia dikenal sebagai wajah utama proyek kebangkitan Yamaha di MotoGP.

Bahkan, pembalap berjuluk El Diablo itu disebut sebagai salah satu rider dengan bayaran tertinggi di grid MotoGP saat ini. Nilai kontraknya bersama Yamaha dilaporkan melampaui sejumlah pembalap top lainnya, termasuk Marc Marquez.

Meski begitu, faktor finansial tampaknya bukan lagi menjadi pertimbangan utama. Sejumlah laporan menyebut keputusan Quartararo lebih dipengaruhi oleh kondisi internal Yamaha yang dinilai tidak lagi seharmonis beberapa tahun lalu.

Situasi tersebut membuat spekulasi mengenai masa depannya semakin kuat menjelang era baru MotoGP dengan mesin 850 cc pada 2027.

Baca Juga: Penjaringan SD Sekolah Rakyat Tersendat dan Kuota Baru Terisi 19 dari Target 90 Siswa, Kesiapan Anak dan Orang Tua Tak Sejelan

Hubungan dengan Manajemen Yamaha Jadi Sorotan

Salah satu alasan yang paling banyak dibahas adalah hubungan Quartararo dengan manajemen Yamaha saat ini.

Setelah era panjang kepemimpinan Lin Jarvis berakhir, posisi penting dalam struktur tim dipegang oleh Paolo Pavesio. Pergantian sosok yang menjadi penghubung antara pembalap dan pabrikan disebut membawa perubahan dalam pola komunikasi internal Yamaha.

Lin Jarvis selama bertahun-tahun dikenal sebagai figur yang mampu menjaga keseimbangan hubungan antara pembalap dan manajemen. Ia bahkan berhasil menangani berbagai konflik besar di Yamaha, termasuk rivalitas sengit antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Kini, muncul spekulasi bahwa komunikasi antara Quartararo dan manajemen baru tidak berjalan semulus sebelumnya. Kondisi tersebut diyakini menjadi salah satu faktor yang mendorong sang juara dunia mulai mempertimbangkan opsi lain untuk masa depannya.

Baca Juga: Jalan Menuju Bendungan Ngepeh Rusak, Warga Harap Perbaikan Dilanjutkan

Honda Siapkan Proyek Besar untuk 2027

Di sisi lain, Honda terus bergerak agresif menyambut perubahan regulasi MotoGP 2027.

Pabrikan asal Jepang itu dikabarkan siap melakukan investasi besar demi kembali menjadi kekuatan utama di MotoGP. Selain mengembangkan motor baru berkapasitas 850 cc, Honda juga memburu pembalap-pembalap terbaik di grid saat ini.

Fabio Quartararo dianggap sebagai kandidat ideal untuk memimpin proyek kebangkitan Honda. Pengalamannya sebagai juara dunia dan kemampuannya mengembangkan motor menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan HRC.

Jika transfer ini benar-benar terwujud, Quartararo berpotensi menjadi rekan setim Luca Marini. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai susunan pembalap Honda untuk musim 2027.

Masih Sebatas Rumor

Meski kabar kepindahan Fabio Quartararo terus menguat, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Yamaha maupun Honda.

Selain Quartararo, Honda juga masih dikaitkan dengan beberapa nama besar lain seperti Jorge Martin dan Pedro Acosta. Karena itu, segala kemungkinan masih terbuka lebar menjelang dimulainya era baru MotoGP.

Satu hal yang pasti, jika Fabio Quartararo benar-benar meninggalkan Yamaha, maka MotoGP akan menyaksikan salah satu transfer terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Kepindahan sang juara dunia berpotensi mengubah peta persaingan sekaligus membuka babak baru dalam karier salah satu talenta terbaik di ajang balap motor dunia tersebut.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#MotoGP 2027 #Yamaha MotoGP #Bursa Transfer MotoGP #Fabio Quartararo #Honda HRC