Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Rumor Fabio Quartararo ke Honda Makin Kencang, Yamaha V4 Justru Bersinar di Tes Sepang 2026

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 16 Juni 2026 | 17:52 WIB
Rumor Fabio Quartararo ke Honda memanas jelang MotoGP 2026. Yamaha V4 justru tampil impresif dan pimpin tes Sepang.(Gemini AI)
Rumor Fabio Quartararo ke Honda memanas jelang MotoGP 2026. Yamaha V4 justru tampil impresif dan pimpin tes Sepang.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Rumor Fabio Quartararo ke Honda semakin menjadi perbincangan hangat di paddock MotoGP menjelang musim 2026. Kabar yang menyebut juara dunia MotoGP 2021 itu telah mencapai kesepakatan dengan Honda untuk musim 2027 membuat suasana tes pramusim di Sepang memanas.

Rumor Fabio Quartararo ke Honda pertama kali mencuat setelah laporan dari media internasional yang menyebut pembalap asal Prancis tersebut siap meninggalkan Yamaha setelah bertahun-tahun menjadi ikon pabrikan asal Iwata itu. Namun, Quartararo langsung memberikan respons ketika menghadiri hari kedua sesi shakedown test MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Pembalap berjuluk El Diablo tersebut terlihat tidak nyaman ketika ditanya mengenai rumor Fabio Quartararo ke Honda. Ia memilih memberikan jawaban singkat dan mengalihkan fokus pada pekerjaannya bersama Yamaha selama tes berlangsung.

"Terlalu banyak bicara. Lebih baik fokus kepada apa yang bisa kita lakukan," ujar Quartararo saat dimintai tanggapan terkait isu kepindahannya.

Baca Juga: Jalan Menuju Bendungan Ngepeh Rusak, Warga Harap Perbaikan Dilanjutkan

Manajer Quartararo Bantah Sudah Ada Kesepakatan

Spekulasi yang semakin liar akhirnya membuat manajer pribadi Quartararo, Thomas Mauban, turun tangan. Dalam keterangannya kepada media Prancis, Mauban membantah adanya kontrak yang telah ditandatangani dengan Honda.

Menurutnya, memang ada komunikasi dengan beberapa pabrikan MotoGP, baik dari Jepang maupun Eropa. Namun hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi yang dicapai.

"Benar ada pembicaraan dengan beberapa pabrikan, tetapi tidak ada tanda tangan apa pun. Saat ini semuanya masih dalam tahap diskusi awal," kata Mauban.

Ia juga menegaskan bahwa masa depan Quartararo masih terbuka lebar. Selain bertahan di Yamaha, peluang bergabung dengan Aprilia maupun Ducati juga masih memungkinkan.

Pernyataan tersebut semakin memperjelas bahwa bursa transfer MotoGP untuk musim 2027 diprediksi akan berlangsung sangat menarik. Bahkan sejumlah pengamat mulai membayangkan kemungkinan duet Fabio Quartararo dengan Marc Marquez di Ducati, sebuah kombinasi yang berpotensi mengguncang persaingan MotoGP.

Yamaha Fokus pada Pengembangan Mesin V4

Di tengah derasnya rumor transfer, Quartararo memilih menjawab semuanya melalui performa di lintasan. Pada hari kedua tes shakedown Sepang, ia berhasil masuk jajaran pembalap tercepat menggunakan prototipe terbaru Yamaha yang telah mengadopsi mesin V4.

Proyek Yamaha V4 menjadi perhatian besar karena menandai perubahan filosofi terbesar yang dilakukan Yamaha dalam beberapa tahun terakhir. Selama ini Yamaha identik dengan mesin inline-four, namun kini mereka mulai mengejar kompetitor dengan konsep baru yang dianggap lebih kompetitif.

Hasil awalnya cukup menjanjikan. Yamaha mampu menempatkan beberapa pembalap di papan atas catatan waktu dan menunjukkan peningkatan signifikan dibanding musim sebelumnya.

Baca Juga: Penjaringan SD Sekolah Rakyat Tersendat dan Kuota Baru Terisi 19 dari Target 90 Siswa, Kesiapan Anak dan Orang Tua Tak Sejelan

KTM Uji Motor Misterius untuk Regulasi 2027

Selain isu Quartararo, perhatian paddock juga tertuju pada langkah unik KTM. Pabrikan Austria tersebut terlihat menguji motor yang berbeda dari spesifikasi MotoGP saat ini.

Motor yang dikendarai pembalap penguji Mika Kallio tidak menggunakan perangkat ride-height device maupun holeshot device. Kedua teknologi tersebut masih digunakan sebagian besar pabrikan, namun akan dilarang dalam regulasi MotoGP 2027.

Langkah KTM memunculkan dugaan bahwa mereka sudah mulai mengembangkan motor untuk era mesin 850 cc yang akan mulai digunakan pada 2027.

Pengamatan di lintasan menunjukkan motor Kallio memiliki karakteristik berbeda. Saat simulasi start, motor mengalami wheelie lebih besar karena tidak dibantu perangkat penurun suspensi seperti motor MotoGP saat ini.

Meski KTM tidak secara terbuka mengakui sedang menguji motor 850 cc, sejumlah pihak menilai langkah tersebut menunjukkan kesiapan mereka menghadapi perubahan regulasi yang akan datang.

Baca Juga: Situs Sendang Kamulyan di Desa Kamulan Jadi Kunci Sejarah, Warga dan Pemdes Kembali Gerakkan Bersih-Bersih

Jack Miller Bawa Yamaha ke Puncak

Sementara itu, hasil hari kedua shakedown MotoGP Sepang 2026 menghadirkan kejutan. Pembalap Pramac Yamaha, Jack Miller, sukses menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 57,908 detik.

Prestasi tersebut menjadi tonggak penting bagi Yamaha karena untuk pertama kalinya proyek mesin V4 mereka mampu memimpin daftar waktu pengujian MotoGP.

Paul Espargaro dari KTM menempati posisi kedua, sedangkan Aleix Espargaro berada di posisi ketiga. Fabio Quartararo dan Alex Rins juga berhasil masuk lima besar sehingga memperlihatkan kekuatan kolektif Yamaha.

Hasil tersebut memunculkan optimisme baru bagi Yamaha yang dalam beberapa musim terakhir kesulitan bersaing di barisan depan. Performa mesin V4 dinilai mulai menunjukkan potensi besar, terutama dalam aspek tenaga dan akselerasi keluar tikungan.

Meski masih sebatas tes pramusim, pencapaian ini menjadi sinyal bahwa Yamaha mulai menemukan arah yang tepat untuk kembali bersaing memperebutkan kemenangan. Di sisi lain, rumor masa depan Fabio Quartararo masih akan terus menjadi sorotan hingga ada keputusan resmi dari sang pembalap maupun pabrikan terkait.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#MotoGP 2026 #Fabio Quartararo ke Honda #Yamaha V4 #Tes Sepang 2026 #Jack Miller Yamaha