Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pedro Acosta Bikin Marc Marquez Kewalahan di Mugello, Duel Sengit Calon Bintang MotoGP 2026 Jadi Sorotan

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 16 Juni 2026 | 18:00 WIB
Pedro Acosta tampil luar biasa di Mugello. Pembalap KTM itu sukses membuat Marc Marquez kewalahan dalam duel sengit sepanjang balapan.(Gemini AI)
Pedro Acosta tampil luar biasa di Mugello. Pembalap KTM itu sukses membuat Marc Marquez kewalahan dalam duel sengit sepanjang balapan.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Pedro Acosta kembali menunjukkan mengapa dirinya dianggap sebagai salah satu talenta terbesar MotoGP saat ini. Pada balapan MotoGP Mugello 2026, pembalap KTM tersebut menjadi pusat perhatian setelah terlibat duel panjang dan sengit melawan Marc Marquez sepanjang lomba.

Meski hanya finis di posisi keenam, Pedro Acosta justru menjadi salah satu pembalap yang paling banyak dibicarakan setelah balapan. Aksi agresifnya saat menantang Marc Marquez memperlihatkan bahwa dirinya semakin matang dan siap bersaing dengan para pembalap elite MotoGP.

Sejak lap-lap awal, Pedro Acosta tampil dengan kecepatan yang menjanjikan. Catatan waktunya bahkan sempat menjadi yang tercepat di lintasan. Dengan kepercayaan diri tinggi, pembalap muda asal Spanyol itu terus menempel Marc Marquez yang berada di depannya.

Baca Juga: Jalan Menuju Bendungan Ngepeh Rusak, Warga Harap Perbaikan Dilanjutkan

Tak Mau Lagi Menunggu

Acosta sempat menghabiskan beberapa lap di belakang Marquez. Namun saat melihat peluang terbuka, ia langsung melancarkan serangan.

Beberapa kali Acosta berhasil menyalip sang juara dunia di area pengereman San Donato. Namun setiap kali berhasil unggul, Marquez selalu mampu memberikan respons dan merebut kembali posisi.

Pertarungan keduanya berlangsung nyaris sepanjang balapan dan menjadi hiburan utama bagi para penonton di Mugello.

Salah satu momen terbaik terjadi ketika Acosta berhasil menyiapkan manuver sempurna di sektor Biondetti sebelum menyalip Marquez. Sayangnya, pengalaman Marquez membuat pembalap Ducati itu mampu langsung membalas di tikungan berikutnya.

Baca Juga: Penjaringan SD Sekolah Rakyat Tersendat dan Kuota Baru Terisi 19 dari Target 90 Siswa, Kesiapan Anak dan Orang Tua Tak Sejelan

Belajar dari Marc Marquez

Menariknya, Acosta mengaku tidak hanya fokus untuk menyalip Marquez. Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari gaya balap salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP.

Menurut Acosta, dirinya sengaja mengamati cara Marquez mengelola ban sepanjang balapan. Ia percaya pengalaman pembalap senior tersebut masih menjadi salah satu yang terbaik di paddock.

"Sangat menyenangkan bertarung dengan Marc. Saya menghabiskan banyak waktu di belakangnya untuk memahami pendekatan balapannya dan bagaimana dia mengelola ban," kata Acosta setelah balapan.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa meskipun tampil agresif di lintasan, Acosta tetap menghormati dan menjadikan Marquez sebagai referensi untuk meningkatkan kemampuannya.

Baca Juga: Situs Sendang Kamulyan di Desa Kamulan Jadi Kunci Sejarah, Warga dan Pemdes Kembali Gerakkan Bersih-Bersih

Menang Duel, Tapi Belum Puas

Pada akhirnya, Acosta berhasil memenangkan duel langsung melawan Marquez. Ia finis di depan rival senegaranya tersebut dan membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing dengan salah satu pembalap terbaik dunia.

Namun hasil tersebut belum membuat Acosta puas. Pembalap KTM itu menegaskan bahwa target utamanya bukan sekadar mengalahkan Marquez dalam duel posisi tengah, melainkan bersaing memperebutkan podium dan kemenangan.

Karena itu, finis di posisi keenam masih dianggap belum sesuai dengan ambisinya.

Masa Depan Cerah Acosta

Performa di Mugello kembali memperkuat keyakinan banyak pihak bahwa Pedro Acosta adalah salah satu kandidat kuat calon juara dunia MotoGP di masa depan.

Kecepatan, keberanian, dan kematangan balap yang ditunjukkannya dalam duel melawan Marc Marquez menjadi bukti bahwa ia terus berkembang dari musim ke musim.

Di usia yang masih sangat muda, Acosta sudah mampu bertarung setara dengan para pembalap terbaik di grid. Jika KTM mampu menyediakan motor yang lebih kompetitif, peluangnya untuk menjadi penantang gelar juara dunia akan semakin terbuka.

MotoGP Mugello 2026 mungkin tidak menghasilkan podium bagi Pedro Acosta. Namun balapan tersebut sekali lagi membuktikan bahwa masa depan MotoGP berada di tangan pembalap muda Spanyol itu. Dan jika performa seperti ini terus berlanjut, kemenangan besar tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Pedro Acosta #MotoGP Mugello #KTM MotoGP #Pedro Acosta KTM #marc marquez