Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Brian Uriarte Didiskualifikasi Moto3, Poin Hangus Gara-Gara Oli Tak Sesuai Spesifikasi, Fadillah Arbi Aditama Naik Posisi dan Pimpin Rookie of The Year

Gita Dwi Nuraini • Rabu, 17 Juni 2026 | 15:35 WIB
Brian Uriarte didiskualifikasi Moto3 akibat oli tak sesuai spesifikasi. Fadillah Arbi Aditama naik posisi dan pimpin Rookie of The Year.(Gemini AI)
Brian Uriarte didiskualifikasi Moto3 akibat oli tak sesuai spesifikasi. Fadillah Arbi Aditama naik posisi dan pimpin Rookie of The Year.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Kabar mengejutkan datang dari ajang Moto3 jelang seri Hungaria. Pembalap muda Spanyol Brian Uriarte resmi didiskualifikasi oleh pengawas MotoGP setelah ditemukan penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi teknis dalam pemeriksaan laboratorium pascabalapan.

Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut. Selain kehilangan hasil kualifikasi dan balapan, Brian Uriarte didiskualifikasi Moto3 sehingga seluruh poin yang diperolehnya di seri Catalunya resmi dihapus dari klasemen.

Informasi tersebut diumumkan langsung melalui kanal resmi MotoGP. Dalam keterangannya, pengawas teknis menemukan bahwa sampel oli dari motor Uriarte berada di luar spesifikasi yang telah ditetapkan regulasi Moto3 musim 2026.

Diskualifikasi ini sekaligus membawa berkah bagi pembalap Indonesia Fadillah Arbi Aditama yang mendapatkan tambahan posisi dan poin penting dalam perebutan gelar Rookie of The Year.

Baca Juga: Intip Tren Fashion 2026 Wanita Modern untuk Lebaran: Gamis Rompi Lepas dan Nuansa Melayu Jadi Primadona yang Bikin Tampilan Makin Anggun!

Hasil Uji Laboratorium Jadi Dasar Diskualifikasi

MotoGP menjelaskan bahwa keputusan dijatuhkan setelah sampel oli yang diambil dari motor Brian Uriarte menjalani pemeriksaan laboratorium. Hasilnya menunjukkan adanya kandungan yang tidak sesuai dengan spesifikasi resmi yang diwajibkan dalam kejuaraan Moto3.

Musim 2026, seluruh tim Moto3 diwajibkan menggunakan oli dari pemasok tunggal demi menjaga kesetaraan performa dan mencegah modifikasi kimia yang dapat memberikan keuntungan tertentu.

Dalam setiap seri balapan, petugas teknis FIM secara rutin mengambil sampel bahan bakar dan oli dari sejumlah motor pembalap, terutama yang finis di posisi terdepan. Ketika sampel motor Uriarte diuji, ditemukan ketidaksesuaian yang kemudian memicu investigasi lebih lanjut.

Meski belum ada pernyataan resmi yang menyebut adanya unsur kesengajaan, regulasi teknis MotoGP menyatakan bahwa setiap ketidaksesuaian spesifikasi merupakan pelanggaran serius yang berujung pada diskualifikasi.

Baca Juga: Prediksi Tren Fashion 2026 Wanita Modern: Dominasi Warna Navy hingga Motif Kotak-Kotak yang Bakal Jadi Primadona Lebaran Tahun Depan!

Mengapa Pengumuman Baru Keluar Sekarang?

Banyak penggemar mempertanyakan alasan keputusan baru diumumkan beberapa pekan setelah balapan Catalunya berakhir.

Berdasarkan informasi yang beredar di paddock Moto3, indikasi pelanggaran sebenarnya sudah ditemukan sejak pemeriksaan awal menggunakan sampel pertama atau sampel A. Namun, pihak Red Bull KTM Ajo mengajukan banding dan meminta dilakukan pengujian ulang menggunakan sampel B.

Pengujian kedua tersebut dilakukan pada akhir pekan balapan Mugello. Setelah proses analisis selesai, hasilnya tetap menunjukkan bahwa oli yang digunakan tidak memenuhi spesifikasi regulasi.

Karena hasil sampel B identik dengan sampel pertama, panel pengawas MotoGP akhirnya mengesahkan hukuman diskualifikasi terhadap Brian Uriarte.

Baca Juga: Review Samsung S26 Ultra Setelah 2 Bulan Dipakai: Fitur Privasi Canggih, Video Juara, Tapi Kamera dan Baterai Masih Jadi Catatan

Dugaan Penyebab Pelanggaran

Hingga saat ini belum ada penjelasan rinci mengenai penyebab pasti ketidaksesuaian oli tersebut. Namun sejumlah analis paddock menilai ada beberapa kemungkinan.

Pertama, kemungkinan adanya kontaminasi zat aditif tertentu yang secara tidak sengaja mengubah komposisi kimia oli resmi. Kedua, adanya residu atau sisa pelumas nonregulasi yang masih tertinggal di dalam komponen mesin atau transmisi saat proses perakitan dan perawatan motor.

Meski demikian, banyak pihak meragukan adanya unsur kecurangan yang disengaja. Sebab, Red Bull KTM Ajo merupakan salah satu tim besar di Moto3 yang sangat memahami risiko penggunaan komponen di luar regulasi.

Terlepas dari penyebabnya, regulasi MotoGP tidak membedakan antara kesengajaan maupun kelalaian. Jika hasil laboratorium menunjukkan spesifikasi tidak sesuai, maka sanksi tetap diberlakukan.

Fadillah Arbi Raih Keuntungan Besar

Diskualifikasi Uriarte berdampak langsung terhadap klasemen sementara Moto3. Posisi keempat yang sebelumnya diraih pembalap Spanyol itu di Catalunya resmi dicabut.

Kondisi tersebut membuat para pembalap di belakangnya naik satu peringkat, termasuk pembalap Indonesia Fadillah Arbi Aditama.

Arbi yang sebelumnya finis di posisi kedelapan kini naik ke posisi ketujuh dan memperoleh tambahan satu poin. Total poinnya meningkat menjadi 67 angka.

Tambahan tersebut membuat Arbi berhasil mengambil alih posisi teratas klasemen Rookie of The Year Moto3 2026. Sementara Brian Uriarte harus turun dari puncak klasemen rookie akibat kehilangan seluruh poin dari seri Catalunya.

Jelang balapan Hungaria, persaingan rookie Moto3 pun semakin menarik. Arbi kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk mempertahankan status sebagai rookie terbaik musim ini.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Rookie of the Year #Brian Uriarte #Fadillah Arbi Aditama #Red Bull KTM Ajo #Diskualifikasi Moto3