TRENGGALEK NJENGGALEK - Kiandra Ramadipa kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah balap internasional setelah meraih kemenangan sensasional pada ajang European Talent Cup. Pembalap muda binaan Astra Honda Racing Team itu mencatatkan salah satu kemenangan paling dramatis musim ini usai menaklukkan rival-rivalnya dalam pertarungan sengit yang ditentukan hingga garis finis.
Kemenangan Kiandra Ramadipa terasa semakin spesial karena diraih dari posisi start yang jauh dari ideal. Pembalap Indonesia tersebut harus memulai balapan dari urutan ke-24 setelah mengalami hasil kurang memuaskan pada sesi kualifikasi.
Namun kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Sejak lampu start padam, Ramadipa langsung menunjukkan mental petarung dan perlahan merangsek ke barisan depan hingga akhirnya merebut kemenangan di lap terakhir.
Start dari Posisi 24, Ramadipa Tunjukkan Mental Juara
Balapan berlangsung sangat ketat sejak awal. Sejumlah pembalap silih berganti memimpin lomba, termasuk Carlos Cano, Bartolini, Alvaro Lucas, hingga Alvaro Longarella.
Di tengah persaingan sengit tersebut, Kiandra Ramadipa terus memperlihatkan konsistensi. Meski harus berjuang dari posisi belakang, ia mampu memanfaatkan setiap peluang untuk memangkas jarak dengan kelompok terdepan.
Beberapa insiden yang melibatkan pembalap lain turut mengubah dinamika balapan. Namun Ramadipa tetap fokus menjalankan strateginya dan terus menjaga peluang untuk bertarung memperebutkan kemenangan.
Memasuki fase akhir lomba, pembalap Indonesia itu mulai tampil semakin agresif. Ia beberapa kali berhasil merebut posisi terdepan meski kemudian kembali disalip rival-rivalnya di trek lurus.
Duel Sengit dengan Carlos Cano
Pertarungan paling menentukan terjadi pada dua lap terakhir. Ramadipa dan Carlos Cano silih berganti memimpin balapan dalam duel yang membuat penonton menahan napas.
Saat memasuki lap terakhir, Cano sempat memimpin lomba. Namun Ramadipa tidak menyerah. Dengan keberanian luar biasa, ia terus menempel ketat pembalap Spanyol tersebut hingga tikungan-tikungan terakhir.
Ketika balapan memasuki sektor penutup, Ramadipa menemukan momentum yang tepat untuk melakukan serangan terakhir. Ia berhasil keluar dari tikungan dengan akselerasi sempurna dan memanfaatkan slipstream untuk mendekati Cano.
Keduanya kemudian terlibat drag race menuju garis finis. Jarak antara kedua pembalap nyaris tidak terlihat oleh mata telanjang.
Hasil akhirnya baru bisa dipastikan setelah sistem pencatat waktu bekerja. Ramadipa dinyatakan sebagai pemenang dengan selisih hanya 0,007 detik atas Carlos Cano.
Margin kemenangan tersebut menjadi salah satu yang paling tipis dalam sejarah persaingan European Talent Cup musim ini.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 GP Ceko, Jorge Martinez Sebut Kemenangan Tinggal Soal Waktu
Indonesia Raya Berkumandang
Usai dipastikan menjadi pemenang, emosi langsung terlihat dari wajah Kiandra Ramadipa. Pembalap muda Indonesia itu tampak tidak percaya dengan hasil yang baru saja diraihnya.
Dalam wawancara setelah balapan, Ramadipa mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut.
"Saya merasa luar biasa sekarang. Saya masih tidak percaya dengan apa yang saya lakukan dalam balapan ini. Balapan yang sangat sulit dan sangat berat," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Astra Honda Racing Team, Junior Talent Team, sponsor, serta seluruh pihak yang mendukung perjuangannya sepanjang akhir pekan.
Ramadipa secara khusus mendedikasikan kemenangan tersebut untuk Indonesia, keluarganya, dan sang ayah.
"Saya membalas kesalahan saya kemarin saat kualifikasi. Saya harus start dari posisi 24, tetapi kemenangan hari ini untuk Indonesia," katanya.
Momen paling mengharukan terjadi saat bendera Merah Putih berkibar di podium juara. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di sirkuit, menandai keberhasilan besar pembalap muda Tanah Air di ajang balap Eropa.
Kemenangan ini menjadi bukti perkembangan pesat Kiandra Ramadipa sebagai salah satu talenta terbaik Indonesia. Selain menambah koleksi prestasinya musim ini, hasil tersebut juga memperkuat posisinya dalam persaingan klasemen European Talent Cup.
Dengan mental pantang menyerah dan kemampuan bertarung hingga tikungan terakhir, Ramadipa kembali menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan sebagai salah satu calon bintang masa depan balap motor Indonesia di level dunia.
Editor : Gita Dwi Nuraini