TRENGGALEK NJENGGALEK – Kiandra Ramadipa kembali mengharumkan nama Indonesia di pentas balap internasional setelah meraih kemenangan dramatis pada ajang Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Estoril, Portugal. Pembalap muda binaan Astra Honda Racing Team itu tampil luar biasa sepanjang balapan sebelum akhirnya menyegel kemenangan lewat manuver berani pada lap terakhir.
Kemenangan Kiandra Ramadipa di Estoril menjadi salah satu momen paling membanggakan bagi dunia balap motor Indonesia musim ini. Selain memperdengarkan lagu Indonesia Raya di Portugal, hasil tersebut juga memperkuat posisinya dalam persaingan klasemen Moto3 Junior musim 2026.
Mengawali balapan dari posisi ketujuh, Ramadipa tidak langsung berada di barisan terdepan. Namun sejak lampu start padam, pembalap berusia 17 tahun itu menunjukkan agresivitas tinggi dengan segera merangsek ke posisi lima besar.
Start dari Posisi Ketujuh, Ramadipa Langsung Menyerang
Sejak lap-lap awal, persaingan di Estoril berlangsung sangat ketat. Beberapa pembalap silih berganti menempati posisi terdepan, sementara Ramadipa terus berusaha menjaga diri tetap berada dalam kelompok utama.
Pada beberapa kesempatan, ia berhasil naik ke posisi empat besar. Namun tekanan dari rival-rivalnya membuat posisinya kembali turun hingga urutan keenam. Meski demikian, pembalap Honda Asia Dream Racing Junior Team tersebut tidak panik.
Alih-alih memaksakan diri, Ramadipa memilih menjaga ritme balapan dan memastikan dirinya tidak tertinggal dari rombongan pemburu podium. Strategi itu terbukti efektif ketika memasuki pertengahan balapan.
Perlahan namun pasti, Ramadipa kembali merangsek ke depan. Ia berhasil merebut posisi kelima, kemudian naik ke posisi keempat sebelum akhirnya masuk ke tiga besar saat balapan memasuki fase krusial.
Duel Sengit di Grup Depan
Memasuki lap-lap akhir, ketegangan semakin meningkat. Sejumlah pembalap seperti Giulio Pugliese, Singha Pongsa, hingga Travis Borg terus bertarung memperebutkan posisi terdepan.
Ramadipa beberapa kali berhasil memimpin balapan. Namun Estoril dikenal sebagai sirkuit yang sulit untuk mempertahankan posisi karena panjangnya trek lurus dan peluang slipstream yang besar.
Akibatnya, posisi pertama terus berpindah tangan. Dalam beberapa lap terakhir, Ramadipa sempat kehilangan pimpinan balapan setelah disalip rival-rivalnya.
Bahkan saat lap terakhir dimulai, peluang kemenangan pembalap Indonesia itu terlihat semakin berat. Dua pembalap berhasil melewatinya sehingga ia turun ke posisi ketiga.
Namun di situlah mental juara Ramadipa terlihat.
Overtake Penentu di Lap Terakhir
Saat memasuki salah satu zona pengereman terberat di Estoril, Ramadipa melakukan manuver yang menjadi penentu kemenangan.
Dengan pengereman lebih dalam dan lebih berani dibanding rivalnya, ia berhasil menyalip satu pembalap untuk naik ke posisi kedua. Tak berhenti di situ, beberapa meter kemudian ia kembali menemukan celah dan langsung menyalip pemimpin lomba.
Dalam hitungan detik, Ramadipa melonjak dari posisi ketiga menjadi pemimpin balapan.
Setelah berhasil mengambil alih posisi pertama, ia langsung menutup racing line dan tidak memberikan kesempatan bagi lawan untuk melakukan serangan balasan. Beberapa tikungan terakhir dilaluinya dengan sempurna hingga akhirnya menyentuh garis finis di urutan pertama.
Bendera Merah Putih pun berkibar di podium Estoril, sementara lagu Indonesia Raya berkumandang di Portugal.
Kemenangan Bersejarah untuk Indonesia
Menurut pengamat MotoGP TMCBlog, kemenangan ini menjadi pencapaian luar biasa mengingat Ramadipa masih menjalani musim rookie di Moto3 Junior World Championship.
Sebelumnya, pembalap Indonesia yang pernah mencatatkan kemenangan di ajang serupa adalah Veda Ega Pratama. Kini Ramadipa mengikuti jejak tersebut dan bahkan langsung tampil kompetitif dalam musim debutnya.
Hasil di Estoril juga membuat peluangnya bersaing di papan atas klasemen semakin terbuka. Dengan usia yang masih sangat muda, performa konsisten Ramadipa mulai memunculkan harapan bahwa Indonesia kembali memiliki talenta yang berpotensi menembus Moto3 World Championship pada masa depan.
Yang membuat kemenangan ini semakin spesial bukan hanya hasil akhirnya, melainkan cara Ramadipa meraihnya. Dari start posisi ketujuh, sempat turun ke posisi keenam, terus bertarung di grup terdepan, hingga melakukan overtake penentu di lap terakhir, semuanya menunjukkan mentalitas pantang menyerah yang dimiliki pembalap muda Indonesia tersebut.
Editor : Gita Dwi Nuraini